Ujian Terbuka FK UNAND: Yuhendri Putra, S.Si., M.Biomed Teliti Efektivitas Kelor pada Model Tikus Diabetes
[PADANG, JATI] – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) kembali menggelar sidang akademik tertinggi dalam rangka melahirkan pakar baru di bidang ilmu biomedis. Pada Rabu (1/7/2026), telah sukses dilaksanakan Ujian Terbuka Program Studi Ilmu Biomedis Program Doktor atas nama Yuhendri Putra, S.Si., M.Biomed. Prosesi ujian tersebut berlangsung secara khidmat di Ruang Aula Dr. M. Syaaf, Kampus FK UNAND Jati, Padang.
Di hadapan dewan penguji, promotor, dan sejawat akademisi, Bapak Yuhendri Putra berhasil memaparkan dan mempertahankan hasil penelitian disertasi doktoralnya dengan sangat baik.
Penelitian mendalam yang diangkat oleh Dr. Yuhendri Putra, S.Si., M.Biomed ini berfokus pada pemanfaatan bahan alam lokal yang potensial dalam memodulasi dampak komplikasi diabetes. Disertasi beliau berjudul “Uji Efektivitas Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Kadar 8-oxoguanine DNA glycosylase-1 (OGG1), Kadar 8-hydroxy-2′-deoxyguanosine (8-OHdG) dan Malondialdehyde (MDA) pada Tikus (Rattus Norvegicus) Diabetes Mellitus”.
Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bagaimana pemberian intervensi daun kelor (Moringa oleifera) dievaluasi pengaruhnya terhadap parameter kerusakan DNA seluler dan peroksidasi lipid akibat kondisi hiperglikemia kronis. Melalui pengukuran kadar OGG1, 8-OHdG, dan MDA pada hewan coba tikus (Rattus Norvegicus), riset biomedis ini memberikan basis data ilmiah yang kuat mengenai potensi antioksidan dan protektif dari daun kelor dalam menekan stres oksidatif yang lazim menyertai penyandang Diabetes Mellitus.
Keberhasilan promosi doktor ini semakin memperkaya khazanah riset berbasis herbal dan molekuler di lingkungan FK UNAND, sejalan dengan visi institusi untuk terus mendorong inovasi kesehatan yang bersumber dari kekayaan alam. Acara sidang terbuka ini diakhiri dengan pembacaan hasil kelulusan, penyerahan map yudisium, serta sesi foto bersama antara doktor baru dengan jajaran pimpinan dan dewan penguji.




