FK UNAND Siap Lahirkan Dokter Hewan Baru Melalui Prodi Kedokteran Hewan
PADANG, LIMAU MANIS – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) semakin memantapkan langkah dalam memperluas cakupan keilmuan melalui pendirian program studi baru. Pada hari ini, Kamis (12/3), telah dilaksanakan agenda krusial yakni Visitasi Pendirian Program Studi Kedokteran Hewan dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan yang bertempat di Ruang Sidang Prof. dr. A. Roesma, Kampus FK UNAND Limau Manis.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi Universitas Andalas, di antaranya Wakil Rektor II UNAND Dr. Hefrizal Handra, M.Soc.Sc, Dekan FK UNAND Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BL, Subsp.Onk (K), serta Wakil Dekan I dan II. Turut hadir pula para Manajer dan Kepala Kantor fakultas Kedokteran UNAND. Agenda visitasi ini menjadi sangat istimewa dengan kehadiran langsung Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI), Dr. drh. H. Muhammad Munawaroh, M.M., dan drh. Andi Wijanarko, M.M., sebagai tim visitator ahli. Momen ini juga menjadi ajang pengenalan bagi jajaran calon dosen yang akan memperkuat prodi Kedokteran Hewan tersebut.
Proses pendirian prodi ini bukanlah perjalanan singkat. Tahapan diawali dengan penyelenggaraan Lokakarya Pendirian pada 18 November 2025, yang kemudian dilanjutkan dengan visitasi pertama pada 19-20 November 2025. Dari hasil visitasi awal tersebut, FK UNAND menerima evaluasi komprehensif berupa kritik dan saran yang membangun dari PB PDHI.
Menanggapi masukan tersebut, tim percepatan pendirian prodi telah melakukan berbagai langkah strategis, antara lain:
- Penyempurnaan Kurikulum: Melengkapi proposal dan menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) secara mendalam untuk empat semester awal.
- Legalitas SDM: Menyelesaikan perjanjian kerja sama dengan para tenaga pendidik (dosen) yang kini telah resmi mengantongi Surat Keputusan (SK), dan juga PKS dengan Mitra serta Wahana Praktik.
- Optimasi Sarana dan Prasarana: Melakukan pengawasan ketat serta perbaikan infrastruktur laboratorium dan ruang kelas guna memenuhi standar pendidikan kedokteran hewan nasional.
Dengan progres yang sangat positif dari visitasi hari ini, Program Studi Kedokteran Hewan FK UNAND diharapkan dapat segera beroperasi dan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik ini. Pada angkatan pertama, prodi ini direncanakan akan menerima maksimal 50 orang mahasiswa untuk memastikan rasio pembelajaran yang ideal dan kualitas lulusan yang kompeten.
Kehadiran prodi ini merupakan jawaban atas kebutuhan dokter hewan yang sangat tinggi di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera. FK UNAND berkomitmen untuk mencetak dokter hewan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga memiliki integritas dalam menjaga kesehatan hewan dan manusia melalui prinsip One Health.






