FK UNAND Luluskan 41 Dokter Spesialis dan Subspesialis Baru, Perkuat Sebaran Tenaga Pakar Nasional

FK UNAND Luluskan 41 Dokter Spesialis dan Subspesialis Baru, Perkuat Sebaran Tenaga Pakar Nasional

PADANG– Setelah sukses menyelenggarakan yudisium dokter baru pada pagi hari, Aula Prof. dr. M. Syaaf kembali menjadi saksi sejarah pada Rabu siang (11/2). Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) secara resmi melepas 41 lulusan baru dari Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Subspesialis.

Prosesi ini menandai lahirnya para pakar medis baru yang telah menyelesaikan pendidikan spesialisasi mereka di berbagai bidang klinis. Yudisium ini menjadi momen krusial bagi FK UNAND dalam kontribusinya memenuhi kebutuhan tenaga dokter spesialis di seluruh pelosok tanah air.

Lulusan periode ini tersebar di berbagai disiplin ilmu dengan rincian sebagai berikut:

  • Obstetri dan Ginekologi: 7 Spesialis & 1 Subspesialis
  • Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi: 6 Spesialis
  • Bedah: 5 Spesialis
  • Patologi Klinis: 5 Spesialis
  • Dermatologi, Venereologi, dan Estetika: 3 Spesialis
  • Patologi Anatomi: 3 Spesialis
  • Jantung dan Pembuluh Darah: 3 Spesialis
  • Penyakit Dalam: 2 Spesialis
  • Kesehatan Anak: 2 Spesialis
  • Ilmu Kesehatan Mata: 1 Spesialis
  • Neurologi: 1 Spesialis
  • THT-KL: 1 Spesialis
  • Orthopedi dan Traumatologi: 1 Spesialis

 

Pimpinan fakultas dalam sambutannya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para dokter spesialis baru yang telah berhasil melewati masa residensi panjang dengan penuh dedikasi dan tantangan. Ditekankan bahwa menjadi seorang spesialis bukan hanya soal penguasaan keahlian teknis yang lebih tinggi, tetapi juga mengenai kematangan dalam pengambilan keputusan klinis yang kompleks. Dalam momen penuh kebanggaan tersebut, pimpinan fakultas turut memberikan penghargaan khusus atas pencapaian luar biasa dr. Dwi Yanti Fiona Putri, Sp.PA dari Program Studi Patologi Anatomi, yang sukses meraih IPK sempurna 4,00 dengan masa studi efisien selama 3 tahun 11 bulan.

Para lulusan diharapkan segera berintegrasi dengan jejaring layanan kesehatan nasional, membawa inovasi, serta menjaga etika profesionalisme sebagai pakar di bidangnya masing-masing. Yudisium ini ditutup dengan suasana penuh kebanggaan, mempertegas posisi FK UNAND sebagai institusi pencetak tenaga medis spesialis terkemuka di Indonesia.

Languages »