Sukses Pertahankan Disertasi di Ruang Sidang Pascasarjana Jati, Yanti Rahayu Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Biomedis
PADANG – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) kembali melahirkan pakar di bidang sains medis. Hari ini (30/1/2026), Dr. Yanti Rahayu, S.Tr.Kes., M.Biomed., resmi menyelesaikan Ujian Tertutup dan Verifikasi Jurnal pada Program Studi Ilmu Biomedis Program Doktor yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2, Gedung Pascasarjana FK UNAND Jati.
Dalam disertasinya, Dr. Yanti Rahayu mengangkat penelitian mendalam mengenai potensi alamiah tanaman Mimosa pudica (putri malu). Judul penelitian yang dipaparkan adalah:
“Pengaruh Nanopartikel Perak Mimosa pudica terhadap Jumlah Blastocystis sp, Ekspresi Gen Tumor Necrosis Factor-α dan Heat Shock Protein 60 serta Gambaran Histopatologi Usus pada Tikus Model Diare Akut.”
Dalam risetnya yang menggunakan tikus sebagai model percobaan, Dr. Yanti menguji efektivitas nanopartikel tersebut melalui beberapa indikator krusial:
- Penekanan Parasit: Mengukur sejauh mana jumlah Blastocystis sp berkurang setelah pemberian terapi.
- Respon Genetik & Seluler: Meneliti ekspresi gen Tumor Necrosis Factor-α (penanda peradangan) dan Heat Shock Protein 60 (penanda stres sel).
- Pemulihan Jaringan: Mengamati gambaran histopatologi atau perbaikan struktur jaringan usus yang sebelumnya rusak akibat diare.
Proses ujian yang berlangsung di Gedung Pascasarjana tersebut berjalan dengan khidmat. Dr. Yanti Rahayu berhasil mempertahankan hasil risetnya di hadapan dewan penguji dan membuktikan bahwa verifikasi jurnalnya telah memenuhi standar kualifikasi program doktor Ilmu Biomedis.
Dengan selesainya ujian tertutup ini, Dr. Yanti Rahayu menambah deretan ilmuwan biomedis yang diharapkan mampu memajukan riset berbasis bahan alam di Indonesia. Integrasi antara kekayaan hayati lokal seperti Mimosa pudica dengan teknologi tinggi nanopartikel menjadi bukti bahwa inovasi medis masa depan bisa berakar dari kearifan lokal.





