Pengembangan Model Edukasi Pernikahan Dini di Kota Medan Antarkan Ida Lestari Tampubolon Raih Gelar Doktor di FK UNAND
PADANG, JATI – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) kembali menyelenggarakan sidang akademik penting dalam jenjang pendidikan tertinggi. Pada hari Senin (4/5), telah dilaksanakan Ujian Terbuka Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Doktor atas nama Ida Lestari Tampubolon. Acara ini berlangsung khidmat di Gedung IJ FK UNAND, Kampus Jati, mulai pukul 10.00 WIB.
Dalam ujian terbuka tersebut, Ida Lestari Tampubolon memaparkan disertasi yang berjudul “Pengembangan Model Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di Kota Medan”. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan edukatif yang terstruktur dalam menekan angka pernikahan dini, khususnya dengan mengambil lokus penelitian di Kota Medan.
Model edukasi yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi referensi kebijakan bagi pemerintah daerah maupun praktisi kesehatan masyarakat dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada remaja dan orang tua mengenai dampak serta risiko pernikahan di usia dini.
Sidang ini turut menghadirkan pakar di bidangnya sebagai penguji eksternal, yakni Prof. Drs. Heru Santosa, MS. PhD. Kehadiran penguji eksternal ini merupakan bagian dari komitmen FK UNAND dalam menjaga kualitas dan objektivitas penilaian terhadap karya ilmiah di tingkat doktoral.
Ujian terbuka ini dihadiri oleh jajaran promotor, penguji internal, serta keluarga dan kolega dari promovenda. Penyelenggaraan ujian di Gedung IJ Kampus Jati ini berjalan lancar dengan sesi tanya jawab yang mendalam mengenai kontribusi praktis dari model yang telah dikembangkan.
Dengan terselenggaranya ujian ini, FK UNAND kembali mempertegas perannya dalam melahirkan pakar-pakar kesehatan masyarakat yang mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan sosial dan kesehatan di Indonesia.






