Tingkatkan Literasi Digital Medis, FK UNAND Sosialisasikan Platform "Access Medicine" bagi Dosen dan Mahasiswa
PADANG – Dalam upaya mewujudkan visi menjadi institusi pendidikan kedokteran yang unggul dan inovatif, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK UNAND) terus berkomitmen menyediakan fasilitas pembelajaran terbaik bagi seluruh civitas akademikanya. Pada hari ini, Jumat (13/2), FK UNAND melalui Bidang Kerjasama secara resmi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan aktivasi platform digital Access Medicine yang berlokasi di Gedung F, Kampus Limau Manis pada sesi pertama di pagi hari. Kemudian di lanjutkan pada sesi kedua siang hari di Gedung Aula Prof. M. Syaaf, kampus Jati.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Manajer SDM, TI dan Kerjasama, Dr. dr. Gestina Aliska, Sp.FK. Kehadiran stand sosialisasi di tengah-tengah lingkungan kampus bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa tingkat pra-klinik dan para dosen agar dapat mengakses referensi medis internasional secara lebih mudah dan efektif.
Access Medicine merupakan salah satu platform perpustakaan digital medis terkemuka di dunia yang dikembangkan oleh McGraw-Hill Medical. Platform ini menyediakan akses tanpa batas ke berbagai buku teks (textbook) kedokteran yang menjadi standar emas dunia, seperti Harrison’s Principles of Internal Medicine, Schwartz’s Principles of Surgery, hingga The Pharmacological Basis of Therapeutics.
Tidak hanya berupa teks, platform ini juga dilengkapi dengan fitur multimedia interaktif, termasuk video prosedur klinis, tutorial pemeriksaan fisik, studi kasus komprehensif, serta modul kuis untuk mengasah kemampuan diagnosis mahasiswa. Dengan adanya fasilitas ini, FK UNAND berharap tidak ada lagi kendala bagi mahasiswa dalam mencari referensi bahan ajar yang valid, kredibel, dan mutakhir.
Dalam arahannya di sela-sela kegiatan, Dr. dr. Gestina Aliska, Sp.FK menekankan bahwa investasi universitas dalam melanggan platform digital ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Beliau menjelaskan bahwa platform ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, namun juga menjadi instrumen penting bagi dosen dalam memperkaya bahan ajar serta mendukung data riset di bidang klinis.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap dosen dan mahasiswa di lingkungan FK UNAND, khususnya yang beraktivitas di Kampus Limau Manis, memiliki akses penuh terhadap literatur medis kelas dunia. Di era digital saat ini, kemudahan akses terhadap informasi yang akurat adalah kunci utama dalam keberhasilan proses belajar-mengajar di fakultas kedokteran,” ujar dr. Aliska.
Selama kegiatan berlangsung di Gedung F, dr. Aliska, memberikan bimbingan teknis secara langsung kepada para pengunjung stand. Sosialisasi mencakup tata cara pendaftaran akun institusi, cara melakukan navigasi pada website, hingga teknik mengunduh materi yang dapat diakses secara offline.
Antusiasme mahasiswa terlihat cukup tinggi, mengingat kemudahan yang ditawarkan oleh Access Medicine dalam mendukung kegiatan praktikum dan persiapan ujian. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FK UNAND berharap budaya literasi digital dan penggunaan sumber belajar berbasis bukti (evidence-based) semakin meningkat di lingkungan kampus, demi mencetak calon-calon dokter yang berwawasan luas dan kompeten di masa depan.






