Indonesian English

Bagian Radiologi FK Unand

BRAND2021
 

 

Sejarah Bagian Radiologi FK Unand

Bermula dengan sebuah pesawat Roentgen, dikerjakan oleh seorang penata Roentgen di tahun 1950-an, pemeriksaan Roentgen sudah mulai berjalan, seiring dengan berdirinya rumah sakit dengan nama RSU Megawati di Jalan Gereja, Padang (SMP Santa Maria sekarang). Hasilnya sudah bisa memenuhi permintaan dokter yang memerlukan pemeriksaan Roentgen (akhir-akhir ini kata “Roentgen” seakan hilang dari khazanah kata kedokteran, berganti dengan kata “ radiologi “ bahkan dengan kata “imejing“). Lalu berangsur-angsur, sesuai dengan perjalanan waktu, jenis pemeriksaan makin beragam dengan berbagai jenis pesawat dan mesin Roentgen, kalau sebelumnya orang hanya kenal dengan nama “Pak Ramli“ sebagai tenaga “ahli“ di bagian Roentgen, maka sejak tahun 1967 dengan kedatangan dr. Darwin Arsyad, (waktu itu pertengahan tahun 1960-an) pelayanan radiologi yang dapat diberikan makin banyak dan makin beragam sehingga dengan sendirinya kepercayaan akan hasil kerja Roentgen makin terbangun.

Apalagi sejak jajaran dokter spesialis radiologi diperkuat dengan kedatangan dr. Khaidir Kasim di tahun 1970-an, maka kemampuan bagian atau unit radiologi makin tertantang untuk berkembang, baik sebagai instusi pendidikan maupun sebagai institusi pelayanan kedokteran. Maklum saja karena unit radiologi rumah sakit ini berada di bawah dua kendali induk yaitu rumah sakit umum Departemen Kesehatan, dan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Kini unit radiologi disebut sebagai SMF dan Instalasi Radiodiagnostik Radioterapi dilihat dari sisi RSUP Dr. M. Djamil, dan disebut Bagian Radiologi bila dilihat dari sisi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Itu dilihat dari status, administrasi unit radiologi dan FK, bagaimana SDM dan teknologi?

Juga terjadi perkembangan yang berarti, terutama dari sisi kwantitas pesawat diagnostik dan terapi. Sampai sekarang ini, Instalasi Radiodiagnostik-Radioterapi (disingkat saja Instalasi RDRT) belum mempunyai pesawat Angiografi, yang seharusnya sebagai “ teaching hospital “ dengan akreditasi A, sudah punya fasilitas radiologi tersebut.

Sampai tahun 2015 ini unit diagnostik sudah memiliki pesawat CT Scan 6 slice, pesawat mammografi, panoramik dan beberapa unit pesawat USG, BW maupun Color Doopler. Alat terbaru yang dimiliki unit diagnostik adalah MRI 1.5 T dan CT scan 128 slice yang insyaAllah akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2015.

Sementara itu unit radioterapi juga melengkapi diri, dengan pesawat – pesawat Cobalt 60, dilengkapi dengan pesawat Simulator dan TPS.

Dengan keberagaman fasilitas sarana, diagnostik dan terapi di Instalasi Radiodiagnostik-Radioterapi sudah lengkap, sehingga mestinya tidak perlu lagi penderita di Sumatera Bagian Tengah ini dirujuk ke Jakarta atau lari mencari pertolongan ke Johor atau ke Singapura.

Sejak akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an, SDM radiologi diperkuat oleh dua orang spesialis radiologi lagi, yaitu dr. Mukhtazar Sp. Rad untuk diagnostik, dan dr. Risman Khamas, Sp.Rad, Onk yang bertanggung jawab mengelola unit radioterapi. Tenaga madya juga mulai lengkap, bahkan di antara mereka ada yang sudah mendapat pelatihan khusus di dalam maupun di luar negeri. Sedangkan pada tahun 2000 bertambah lagi dokter spesialis radiologi yaitu dr. Sylvia Rachman, Sp.Rad(K), pada tahun 2002 dr. Rozetti, SpRad dan pada tahun 2003 dr.Yanuel Aziz, SpRad (Bukittinggi).

Sejak meninggalnya Prof. dr. H. Darwin Arsyad (tahun 2000) dan dr. H. Khaidir Kasim (tahun 2001), dr. Muchtazar, SpRad (tahun 2006) tenaga medis dokter spesialis yang ada bertambah dengan dr. Lila Indrati, SpRad (2009), dr.Tuti Handayani, SpRad (2014) dan pada akhir 2015 ini bertambah satu orang lagi di unit radiologi diagnostik yaitu dr. Dina Afriani Rusdi, SpRad. Di unit radioterapi, dr. Risman Khamas, Sp.Rad, Onk telah pensiun sejak tahun 2009 yang kemudian digantikan oleh dr. Enrico, SpRad,Onk (tahun 2011-2015), saat ini terdapat satu dokter spesialis yaitu dr. Novita Ariani. SpRad, Onk (2015). Sedangkan untuk Kedokteran Nuklir, SDM Radiologi diperkuat dengan Dr. dr. Aisyah Elliyanti, SpKN, M.Kes.

Saat ini di bagian radiologi menerima stase PPDS dari bagian lain seperti PPDS neurologi, PPDS THT-KL, PPDS anak dan PPDS paru Unand.

Struktur Organisasi Bagian Radiologi FK Unand

Ketua                                                : dr. Lila Indrati, Sp.Rad

Sekretaris                                         : dr. Dina Arfiani Rusjdi, Sp.Rad

Staff Pengajar :

  1. Prof. Dr. dr. Aisyah Ellyanti, Sp.KN, M.Kes
  2. dr. Sylvia Rahman, Sp.Rad(K)
  3. dr. Rozetti, Sp.Rad
  4. dr. Lila Indrati, Sp.Rad
  5. dr. Tuti Handayani, Sp.Rad
  6. dr. Dina Afriani Rusjdi, Sp.Rad
  7. dr. Fathiya Juwita Hanum, Sp.Onk, Rad
  8. dr. Novita Ariani, Sp.Onk.Rad
 

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 
Read 1727 times