Indonesian English

Program Studi S1 Biomedik FK Unand

BRAND2021
 

 

 

Sejarah Program Studi S1 Biomedik FK Unand

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas merupakan institusi pendidikan dokter yang oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi kembali memperoleh Akreditasi A (SK: 022/BAN-PT/AkXIV/S1/VIII/2011). Akreditasi A diperoleh melalui jalan yang panjang yaitu dengan dimulainya perkuliahan pertama pada Bulan Juli 1955, bertempat di Taman Kanak-kanak Birugo (sekarang SD di sebelah Polresta Bukittinggi) dan RSU Bukittinggi, sedangkan praktikum dilaksanakan di SMU PSM Atas Ngarai. Jumlah mahasiswa angkatan pertama adalah 70 orang yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Tengah. Pada tanggal 7 September 1955 Fakultas Kedokteran diresmikan oleh Wakil Presiden Drs. Mohd. Hatta yang didampingi oleh menteri PP&K waktu itu, Prof. Ir. Soewandi.Proses pendidikan dilakukan oleh Staf pengajar yang 70% berasal dari luar negeri dengan bantuan UNESCO melalui program Colombo Plan. Pada tanggal 2 Oktober 1958 ditandatangani kerjasama Internasional denganNew South Wales University,Australian National University, danAdelaide University, namun kerjasama tersebut tidak dapat terlaksana karena konflik daerah. Pada tahun 1959 Fakultas Kedokteran pindah ke Padang.Wisuda pertama sebanyak 10 orang dokter baru, terlaksana tahun pada 1966.

Pada awalnya Fakultas yang bermula dari satu Program studi yaitu Pendidikan Dokter dengan kurikulum pendidikan berorientasi klinik. Setelah adanya Kurikulum Inti Pendidikan Dokter Indonesia (KIPDI I dan KIPDI II ), maka kurikulum pendidikan dokter berbasis kompetensi menggunakan strategi student center learning ( SCL) dengan pendekatan Problem based learning (PBL). Seiring dengan berkembangnya Fakultas kedokteran, saat ini di Fakultas Kedokteran terdapat beberapa Program studi yaitu : Pendidikan Dokter, Kebidanan,  Psikologi dan Ilmu Biomedis. Saat ini kurikulum pendidikan di FK berbasis kompetensi menggunakan strategi student center learning  SCL) dengan pendekatan Problem based learning (PBL) digunakan oleh Prodi S1 Pendidikan Dokter dan S1 Kebidanan. Sedangkan S1 Psikologi dan S1 Ilmu Biomedis masih menjalankan metoda TCL (Teacher Centre Learning).

Pada Program Studi Sarjana S1 Biomedik penyusunan rancangan kurikulum dilakukan oleh tim pendirian S1 ilmu Biomedis bersama divisi kurikulum Medical Education Unit (MEU) Fakultas Kedokteran Unand. Rancangan kurikulum tersebut disusun dengan mengacu pada  Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). KKNI merupakan pernyataan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang penjenjangan kualifikasinya didasarkan pada tingkat kemampuan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran (learning outcomes).   

Deskripsi capaian pembelajaran dalam KKNI, mengandung empat unsur, yaitu unsur sikap dan tata nilai, unsur kemampuan kerja, unsur penguasaan keilmuan, dan unsur kewenangan dan tanggung jawab. Dengan telah terbitnya Standar Nasional Pendidikan Tinggi rumusan capaian pembelajaran tercakup dalam salah satu standar yaitu Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Pasal 35 ayat 2 UU Dikti 12/2012 tentang Kurikulum menyatakan bahwa Kurikulum Pendidikan Tinggi dikembangkan oleh setiap perguruan tinggi dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap program studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, danketerampilan.

Ide pendirian prodi S1 Ilmu Biomedis berdasarkan gambaran peluang dan kebutuhan pasar akan lulusan ilmu biomedis. Kemajuan penelitian biomedis dan pengembangan metode serta teknik diagnostik dan terapeutik yang baru, telah menyebabkan perubahan yang radikal dalam bidang kesehatan. Saat ini pengobatan sangat bergantung pada teknologi. Prosedur kesehatan lanjutan lebih banyak dilakukan oleh tim, bukan oleh klinisi secara individu. Tenaga ahli biomedis merupakan motor penggerak dalam evolusi sistem kesehatan yang luar biasa ini yang difasilitasi oleh ribuan Lembaga penelitian dan pengembangan kesehatan, industri, Pemasok bahan, Otoritas kesehatan nasional dan daerah, unit kesehatan, Universitas dan institusi Pendidikan lainnya. Dalam lima puluh tahun penggunaan alat kesehatan (medical devices) berkembang menjadi peralatan personal yang menyebabkan jutaan perangkat dibutuhkan setiap hari di seluruh dunia. Teknologi baru terus dikembangkan dan diterapkan di bidang seperti robotika, e-health, perangkat implan, teknologi nano. Pasar alat kesehatan secara global diperkirakan lebih dari 300 Miliar Euro pada tahun 2016, dengan lebih dari 500.000 teknologi medis terdaftar. Aplikasi mobile terus berkembang dan ribuan terabyte data dihasilkan setiap harinya. Spesialisasi baru muncul untuk menganalisis sejumlah besar data ini dan mengubahnya menjadi informasi yang berguna.

Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi keempat terbanyak di dunia yaitu 258 juta jiwa masih belum optimal memanfaatkan bidang biomedis sebagai salah satu sektor potensial penghasil pendapatan negara. Saat ini Indonesia baru memiliki 3 Universitas Negeri yang menyelenggarakan pendidikan tingkat sarjana terkait bidang biomedik. Namun itu semua lebih ke teknik biomedik yaitu ITB, ITS, UNAIR. Dan 3 2 universitas swasta yaitu Universitas Dian Nuswantoro dan I3L Jakarta menyelenggarakan prodi Biomedis. . Sekitar 20 prodi S2 ilmu biomedik dan 10 prodi S3 Biomedik yang diselenggarakan oleh PTN dan PTS di Indonesia. Angka ini masih jauh kecil dibandingkan dengan negara lainnya untuk dapat menghasilkan tenaga-tenaga ahli biomedik yang handal.

Menilik kepada perkembangan ilmu biomedis yang pesat dimasa sekarang dan masa depan maka Fakultas kedokteran Universitas Andalas terpanggil untuk menyelenggarakan pendidikan tingkat sarjana ilmu biomedis. Pendidikan ini diharapkan dapat menghasilkan tenaga-tenaga ahli biomedis yang mampu mengisi dan menggerakan roda-roda industri dan pelayanan kesehatan ke tingkat yang lebih baik lagi di Indonesia.

Struktur Organisasi Program Studi S1 Biomedik FK Unand

Ketua               : Dr. Dessy Arisanty, S.Si. M.Sc

Sekretaris        : Dr. dr. Noza Hilbertina, M.Biomed, SpPA

Staff Pengajar :

  1. Prof. Dr. dr. Eryati Darwin, PA
  2. Prof. Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB(K)Onk
  3. Prof. Dr. dr. Aisyah Ellyanti, M.Kes, SpKN
  4. Prof. Dr. Arni Amir, MS
  5. Prof. Dr. Dra. Eti Yerizel, MS
  6. Dr. dr. Roni Eka Syahputra, SpOT(K)
  7. Dr. dr. Yuniar Lestari, M.Kes
  8. Dr. Siti Nurhajjah, MS.i, Med
  9. Dr. Rauza Sukma Rita, PhD
  10. Dr. Endrinaldi, MS
  11. Dr. Almurdi, M.Kes
  12. Dr. rer.net. Ikhwan Resmala Sudji
  13. Dr. dr. Husnil Kadri, M.Kes
  14. Dr. Elly Usman, MS. Apt
  15. Dr. Yusticia Katar, Apt
  16. Dr. Dessy Arisanty, MSc
  17. Dr. Gusti Revilla, M.Kes
  18. Dr. Arrival Rince Putri
  19. Dr. Syafrizal, SE, ME
  20. Dr. Dian Bhakti Setiawan, SH, MH
  21. dr. Hirowati Ali, Ph.D
  22. dr. Nur Afraininsyah, M.Mrd.Ed,PhD
  23. dr. Muhammad Reza, PhD
  24. dr. Lili Irawati, M.Biomed
  25. dr. Miftah Irrahmah, M.Biomed
  26. dr. Djusmaini Ismail
  27. dr. Setia Budi Zein
  28. dr. Afdal, Sp.A
  29. dr. Nita Afriani, M. Biomed
  30. dr. Biomechy Oktomalio P, M. Biomed
  31. Dra. Elmatris SY, MS
  32. Drs. Julizar, M.Kes
  33. Dra. Asterina, MS
  34. Dra. Dian Pertiwi, MS
  35. Dra. Elmatris SY, MS
  36. Dra. Dian Pertiwi,MS
  37. Dra. Julifni, M.A
  38. Dra. Erlina Rustam, MS, Apt
  39. Dra. Yustini Alioes, Msi, Apt

Visi Program Studi S1 Biomedik FK Unand

Menjadi program studi pendidikan sarjana kesehatan S1 ilmu biomedik yang terkemuka di Indonesia pada tahun 2028

Misi Program Studi S1 Biomedik FK Unand

Misi dari Program Pendidikan Biomedik Ilmu S1 ilmu biomedik :

  1. Menyelenggarakan pendidikan S1 ilmu biomedik untuk menghasilkan lulusan biomedik S1 ilmu biomedik yang memiliki integritas dan etika keilmuan yang tinggi sesuai dengan standar pendidikan biomedik yang ditetapkan oleh Kolegium Ilmu Biomedik Indonesia, yang berkualitas dan berkesinambungan.
  2. Menyelenggarakan penelitian dan publikasi hasil riset yang dapat menunjang pengembangan kompetensi ilmu biomedik untuk menunjang pembangunan dan pengembangan IPTEK yang mendukung penelitian dan diagnosis penyakit tidak menular (NCD).
  3. Menyelenggarakan pengabdian terhadap masyarakat yang berbasis pada pelayanan melalui proses pendidikan para peserta didik di rumah sakit pusat pendidikan beserta jejaringnya.
  4. Mengembangkan program studi s1 ilmu biomedik dengan tata kelola yang baik (good faculty governance) dan mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dengan melaksanakan manajemen pendidikan S1 ilmu biomedik berdasarkan prinsip penjaminan mutu dengan menerapkan sistem manajemen pendidikan profesional yang berbasis transparansi dan akuntabilitas.
  5. Menjalin hubungan kerja sama secara berkesinambungan dengan berbagai pihak baik nasional maupun internasional dengan menerapkan prinsip kesetaraan dan kemitraan dalam bidang ilmu biomedik.

 

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 
Read 1877 times