Indonesian English
Items filtered by date: Rabu, 06 Maret 2019
06 Maret 2019 In Berita

BEM KM FK UNAND

Pada tanggal 10 Februari 2019 telah dilaksanakan acara forum mahasiswa bicara BEM KM FK Unand di Aula Student Center Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.  Dengan 50 orang panitia yang berasal dari program studi kedokteran, psikologi dan S1 kebidanan , serta dihadiri oleh  70 orang peserta yang berasal dari mahasiswa se-Sumatera Barat, 12 orang pembicara, dan 4 orang narasumber. Kegiatan ini merupakan wadah yang disajikan oleh Departemen Kajian Strategis BEM KM FK Unand dalam menyalurkan aspirasi kritis mahasiswa se-Sumbar. FMB memberikan tempat bagi mahasiswa yang memiliki pandangan dan solusi bagi permasalahan yang sedang berkembang.Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan bibit-bibit pejuang yang mampu memperjuangkan kejayaan dan hak bangsa Indonesia untuk merdeka sepenuhnya dan terbebas dari segala bentuk permasalahan yang terjadi. Acara FMB tidak hanya diikuti oleh mahasiswa kesehatan saja, tetapi juga mahasiswa dari luar bidang kesehatan. Hal ini bertujuan agar mahasiswa kesehatan memandang permasalahan kesehatan tidak hanya dari satu sisi saja tetapi dari berbagai sisi.

Tema forum mahasiswa bicara 2019 yaitu “BPJS terkuras, kesehatan terampas”.  BPJS merupakan lembaga pemerintah yang bertanggungjawab atas jaminan kesehatan nasional. Badan ini bertanggungjawab atas kesejahteraan masyarakat Indonesia sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945. Namun belakangan ini banyak keresahan yang terjadi dikalangan masyarakat baik dari segi pelayanan maupun tenaga kesehatan. Hal ini yang menjadi dasar pemikiran diangkatkannya tema BPJS pada kegiatan FMB guna menjawab keresahan tersebut dan juga bentuk peduli mahasiswa kesehatan terhadap permasalahan kesehatan yang terjadi.

FMB terdiri dari dua sesi yaitu diskusi mahasiswa dan pemberian materi oleh beberapa narasumber. Pada sesi pertama dilaksanakan diskusi oleh beberapa mahasiswa yang berasal dari beberapa lembaga kampus. Diskusi ini dilaksanakan oleh perwakilan dari BEM KM FK Unand, CIMSA BEM KM FK Unand, BEM KM Unand serta BEM Hukum Unand yang kemudian disebut sebagai pembicara dari FMB. Para pembicara akan berdiskusi terkait topik yang dibahas berdasarkan bidang masing-masing, serta memberikan pandangan terkait permasalahan tersebut.

Pada sesi kedua yaitu sesi pemberian materi oleh narasumber yang berkompeten dibidangnya. Pada FMB tahun ini dihadirkan 4 orang narasumber yang mewakili institusi masing-masing , yaitu dr. Thomas Darwin (dirut RS Bedah Ropanasuri ), Ali Akbar,SKM, MKes ( Dinas Kesehatan Sumatera Barat), Asyraf Mursalina ( Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang),  Dr. Fery Andrianus, SE, M.Kes ( dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas). Narasumber tersebut memaparkan materi terkait BPJS sesuai bidangnya masing-masing sekaligus mengklarifikasi hasil diskusi pembicara pada sesi pertama. Pada sesi ini mahasiswa mengetahui lebih dalam terkait permasalahan BPJS, serta disampaikan beberapa solusi dari permasalahan tersebut baik dari narasumber maupun mahasiswa. 

Dari kegiatan FMB ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan Indonesia. Mahasiswa sebagai agent of change, sosial control dan iron stock harus terus peduli dengan lingkungan. Tidak hanya mahir diruangan tetapi juga raja dilapangan. Mahasiswa merupakan motor penggerak bangsa, harus terus kritis terhadap permasalahan yang sedang berkembang. Terutama mahasiswa kesehatan yang sangat dekat dengan masyarakat harus menumbuhkan jiwa peduli dan jiwa sejati (karakter Andalasian) sejak dari sekarang agar menjadi dokter, bidan dan psikolog idaman masyarakat serta peduli dengan bangsa dan negara.

 

Pebriyantoson,SS

06 Maret 2019 In Berita

 Foto Tim Futsal FK Unand terhenti di Perempat Final Solo Medical Cup 2019

 

Surakarta - Minggu (10/02/2019) kegiatan Solo Medical Cup (SMC) 2019 yang menjadi agenda tahunan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret (FK UNS) dimulai. Kegiatan yang bertemakan Neuro ini bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahim dan menumbuhkan jiwa kompetitif semangat sportifitas antar mahasiswa Kedokteran se-Indonesia. Cabang perlombaan Solo Medical Cup (SMC) 2019 adalah kompetisi futsal dan basket antar FK dan FKG se-Indonesia, Kompetisi basket antar pelajar SMA se- Surakarta dan Yogyakarta serta Kompetisi futsal antar pelajar SMA se-Kerisidenan Surakarta. Pada kompetisi yang diikuti oleh 16 tim dari berbagai universitas di Indonesia ini, tim futsal FK UNAND ditempatkan di grup B bersama FK Universitas Tadulako, FK Universitas Muslim Indonesia dan FKG Muhammadiyah Surakarta.

Pada SMC 2019 kali ini FK UNAND mengirimkan 2 tim yaitu tim futsal putra dan tim basket putra. Tim futsal putra FK UNAND mengutus 10 orang delegasi, 1 pelatih, dan 1 official yaitu Faldo Anshari Irza, M. Tsani Mudzakir, Faris Maulana Irfan, Rezeki Penta Decroli, Windy Syafutra, M. Harisul Haq Yarlon, Fadel Westin Kurniawan, M. Rafky Alfi Putra, M. Firas Riselo dan Hafizh Dzaki Muzhaffar serta dr. Roby Putrama sebagai coach dan Alfindy Perdinan sebagai official. Pada pertandingan pertama, FK UNAND harus puas berbagi satu poin menyusul hasil imbang dengan skor 0-0 dengan FK Universitas Tadulako dari Palu, Sulawesi Tengah.

Di pertandingan selanjutnya melawan runner-up tahun 2018, FK UNAND harus mengakui keunggulan tim futsal FK Universitas Muslim Indonesia dari Makassar dengan skor 0-1.

Pada pertandingan terakhir di fase grup, FK UNAND berhasil meraih poin penuh saat melawan FKG Universitas Muhammadiyah Solo dengan skor 3-0. Gol gol tersebut diciptakan oleh Faldo Anshari Irza, Windy Syafutra dan Hafizh Dzaki Muzhaffar. Dengan hasil ini tim futsal FK Universitas Andalas berhak lolos ke fase knock out sebagai runner up grup B dengan perolehan 4 poin.

Di perempat final, FK UNAND dipertemukan dengan FK Universitas Muhammadiyah Semarang. Jual beli serangan disajikan pada pertandingan ini. Pada pertengahan babak pertama FK UNAND berhasil memimpin terlebih dahulu. Melalui tendangan jarak jauh, Fadel Westin Kurniawan memberikan keunggulan 1-0 untuk FK Universitas Andalas. Pada penghujung babak pertama, FK Universitas Muhammadiyah Semarang berhasil menyamakan kedudukan, melalui tendangan pemain dengan nomor punggung 2, skor sementara 1-1. Pertandingan berlangsung sengit di babak kedua, FK Universitas Muhammadiyah Semarang berbalik unggul melalui tendangan keras ke sudut kiri bawah gawang, skor 2-1 untuk keunggulan FK Universitas Muhammadiyah Semarang. Hingga pluit akhir ditiupkan tidak ada gol tambahan yang tercipta sehingga tim futsal FK UNAND harus mengakui keunggulan tim futsal FK Universitas Muhammadiyah Semarang. Dengan hasil ini langkah FK Universitas Andalas harus terhenti di Solo Medical Cup 2019 cabang Futsal.

Laga  ini diakhiri dengan FK Universitas Pattimura sebagai juara setelah mengalahkan FK Universitas Islam Indonesia dengan skor 4-0 di partai puncak. Tetap optimis, walau sampai di perempat final, kemenangan tertunda di kesempatan yang berbeda di masa mendatang, masih menunggu!

 

 

Pebriyantoson