Indonesian English
Items filtered by date: Senin, 07 Januari 2019
07 Januari 2019 In Berita

 

FSKI Seminar Nasional 2018

IMF (Islamic Medical Fair) adalah acara tingkat Nasional yang diangkatkan oleh FSKI BEM KM FK UNAND, terdiri dari beberapa rangkaian acara yaitu Seminar Nasional, Daurah Kemuslimahan, Lomba Dakwah Kreatif, dan Lomba ISMI ALI VIII. Seminar Nasional adalah acara seminar dan talkshow sekaligus pembukaan secara resmi acara Islamic Medical Fair oleh Wakil Dekan III oleh yang mewakili yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 3 November 2018. Seminar Nasional kali ini bertajuk "Membangun Generasi Bangsa yang Cerdas dan Bermoral dengan Keajaiban Al-Qur'an" dengan pemateri nasional Muzammil Hasballah seorang Hafizh Qur'an sekaligus Qori Muda Indonesia dan seminar ini juga diisi oleh Dr. dr. Hj. Arina Widya Murni FK UNAND sekaligus Kepala Sub Bagian Psikosomatik Bagian Penyakit Dalam FK Unand. Acara ini berlangsung dengan lancar dan tertib dengan dihadiri lebih kurang 200 orang peserta seminar dan undangan pimpinan KM FK UNAND.

Acara ini dimulai dengan seminar dari Dr. dr. Arina Widya Murni tentang hubungan Al-Quran dengan Psikologi Manusia. Dilanjutkan dengan seminar oleh Muzammil Hasballah tentang Keajaiban Al-Quran dalam membentuk generasi yang cerdas dan bermoral. Setelah itu dilanjutkan dengan acara Talkshow yang dimoderatori oleh Robby Alfadli. Setelah acara selesai dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan foto bersama peserta VIP. Acara diakhiri dengan sholat Maghrib berjamaah bersama Muzammil Hasballah di Mesjid Dawa'ul Ilmi FK Unand.
Daurah Kemuslimahan atau yang disingkat dengan DANDAN adalah acara seminar yang diadakan khusus muslimah dengan tajuk "Muslimah Productive and Inspirative" Acara ini diisi oleh dua orang pemateri luar biasa yaitu Bunda Elya Devita seorang Founder Adzikra Foundation sekaligus seorang trainer dan motivator, dan Afnesha Noveriana Chang,S.Pd.M.A. seorang Co-founder dan CPO Blajar.id. Seminar berlangsung dengan lancar dan tertib serta peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan oleh pengisi seminar. Seminar ini berakhir dengan sesi Talkshow dan foto bersama di penghujung acara.

Lomba Dakwah Kreatif adalah Lomba dakwah media visual yang bisa disalurkan dalam bentuk Video, desain poster dan islamic cover song. Karena dakwah merupakan kewajiban setiap umat muslim dan teknologi menjadi salah satu media dakwah tersebut maka dari itu lomba ini diangkatkan dalam upaya meningkatkan minat Dakwah. Lomba ini terdiai dari Islamic Cover Song, Islamic Design Competition, dan Islamic Video Education. Lomba ini bertingkat Nasional dan sangat diminati oleh banyak mahasiswa mahasiswi di Indonesia karena lomba ini tidak memungut biaya alias gratis dengan hadiah Jutaan Rupiah. Pengumpulan karya Dakwah Kreatif sudah dimulai sejak tanggal 1 September 2018 sampai 30 Oktober 2018. Pengumuman pemenang lomba pada tanggal 17 November 2018 dengan pemenang lomba sebagai berikut :

• Islamic Video Education

Juara 1 (Tim M. Fadillah Nussatim Rustian - Universitas Andalas)

Juara 2 (Tim M. Ikhsan Nurdin - STMM "MMTC" Yogyakarta)

Juara 3 (M. Fadli Robby - Universitas Andalas)

• Islamic Cover Song

Juara 1 (Muhammad Ibkar - Universitas Andalas)

Juara 2 (Hifnie Zaidan Wafi A - PKN STAN)

• Islamic Design Competition

Juara 1 (Mutiara Rahmah A - Universitas Padjadjaran)

Juara 2 (Putri Habci Amran - Universitas Andalas)

Juara 3 (Fitta Fiyan Erika - Unissula Semarang)

Ismi Ali (Islamic Scientific Competition of Andalas University Faculty of Medicine) adalah Lomba Essay Ilmiah dan poster publik tingkat Nasional yang bertema "Islamic Medicine in Prevention of Disease". Lomba ini diikuti oleh kalangan mahasiswa se-Indonesia dimana pengumpulan Karya dibagi menjadi gelombang 1 dan 2 yang dimulai pada tanggal 21 September 2018 dengan insert Rp 30.000,-/karya pada gelombang 1 dan Rp 35.000,-/Karya pada gelombang 2. Cabang Lomba Poster publik dilakukan voting like terbanyak pada social media IMF untuk penentuan Juara Favoritnya. Pengumuman pemenang lomba pada tanggal 26 November 2018 dengan pemenang lomba sebagai berikut :

• Poster Publik

Juara 1 
Mardelia Nur Fatana- Universitas Diponegoro

Juara 2
Muhammad Rafuf Helery - Universitas Andalas

Juara 3 
Mutiara Rahmah - Univeraitas Padjadjaran

Juara Favorit
Afifah Naila Nabila - Universitas Indonesia

• Essay Ilmiah

Juara 1
Karina Julita - Universitas Andalas

Juara 2
Muhammad Irsan - Universitas Gajah Mada

Juara 3
Silvi Alifah Hilmida - Universitas Gajah Mada

 

FK UNAND 

Pebriyantoson,SS

 

 
 
 
07 Januari 2019 In Berita

 

Padang (Unand) - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang memicu terjadinya tsunami di Selat Sunda menyebabkan setidaknya 430 korban tewas di kawasan pantai Banten dan Lampung pada 22 Desember 2018.

Indikasi aktivitas Anak Krakatau sebagai penyebab gelombang pasang dahsyat tersebut ditunjukkan oleh perubahan tubuh Anak Krakatau akibat erupsi ini. Sebelum tsunami tinggi Anak Krakatau mencapai 338 meter, setelah tsunami tinggal 110 m. Volume Anak Krakatau berkurang sekitar 70-80%.(https://bit.ly/2Qo6veh)

Di luar urusan bencana tersebut, gunung Anak Krakatau, yang terletak di tengah lautan, merupakan lokasi penelitian yang sangat menarik bagi para peneliti internasional. Area Anak Krakatau menjadi laboratorium hidup dan saksi dimulainya proses kehidupan. Pertumbuhan gunung baru dan dimulainya siklus flora dan fauna di sana menarik minat para peneliti botani, biologi, zoologi, geologi, ekologi, dan pedologi (geologi tanah).(https://bit.ly/2Qo6veh)

Aktivitas vulkanik Krakatau Purba dapat ditelusuri hingga pada 416 Masehi yang dipercaya memicu gempa vulkanik dan tsunami. Erupsi Krakatau yang begitu dahsyat pada 1883 telah memusnahkan seluruh biodiversitas di Pulau Rakata, Panjang, Sertung, bahkan Pulau Sibesi, Lampung, yang berada 19 kilometer di utara. Saat itu permukaan tanah di pulau-pulau tersebut tertutup abu vulkanis dan mencapai 3 meter di Sibesi. Abu vulkanis Krakatau melapisi pesisir barat laut dan selatan Lampung. (https://bit.ly/2GZbsdU)

Kala itu, volume material vulkanis yang dikeluarkan mencapai 25 kilometer kubik yang menutupi kawasan seluas 1,1 juta kilometer persegi. Ini termasuk material vulkanis yang menumpuk setinggi 40 meter di dasar laut. Terlempar dan jatuhnya kembali material vulkanis ini menyebabkan tsunami di Selat Sunda pada masa itu. (https://bit.ly/2GZbsdU)

Walau erupsi kala itu terjadi di kawasan tropis, dampaknya dirasakan seluruh dunia, berupa turunnya suhu global dan kegelapan melanda hingga Eropa. Beberapa tahun berikutnya, terjadi anomali cuaca seperti turunnya salju di Cina pada musim panas. Redupnya sinar matahari menyebabkan laju foto sintesis tanaman pertanian terhambat yang berakibat gagal panen di Eropa.( https://bit.ly/2GZbsdU)

Kondisi tanah

Kepulauan Krakatau di Selat Sunda merupakan puncak-puncak dari gunung api yang kakinya menapak di dasar laut. Ada Pulau Rakata, Sertung, dan Panjang yang dulu dipercaya merupakan satu kesatuan di sana. Kemudian Gunung Anak Krakatau lahir pada 1930. Gunung tersebut mengalami siklus lahir, tumbuh, hancur, tumbuh dan begitu seterusnya. (https://bit.ly/2GZbsdU)

Pada April 2015, saya memimpin para peneliti ilmu tanah dari Universitas Andalas mengadakan survei di Pulau Rakata, Panjang, Anak Krakatau, dan Sibesi. Di tiap lokasi, kami mengambil tanah sampai kedalaman tertentu dan dianalisis tanahnya di laboratorium. Ternyata kadar SiO2 (silika) dari sampel yang diambil berkisar antara 52-75% dan kadar SiO2 tertinggi ditemukan pada sampel Rakata dan Sibesi. Silika termasuk unsur hara mikro dan dibutuhkan untuk membantu metabolisme tanaman dan membantu tanaman mengatasi keadaan kekeringan.( https://bit.ly/2GZbsdU)

Silahkan Klik   ( https://bit.ly/2GZbsdU)

                       dan ( https://bit.ly/2Qo6veh)

 

 

Sumber : http://theconversation.com

                http://nationalgeographic.grid.id