Indonesian English
Items filtered by date: Desember 2019
26 Desember 2019 In Berita dan Peristiwa

 

Pengumuman Tentang Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 (Formasi Pendidikan Tinggi)

 

Meneruskan Pengumuman Sekretaris Jenderal Kemdikbud Nomor: 150331/A.A3/KP/2019 tentang Hasil Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 (Termasuk Untuk Formasi Pendidikan Tinggi) sebagai berikut:

  1. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemdikbud TA 2019

(URL: http://arsip.sdm.kemdikbud.go.id/arsip/upload/arsip01/20191221/169842.pdf)

  1. Lampiran II Hasil Seleksi Administrasi Kemendikbud-Dikti

       (URL: http://arsip.sdm.kemdikbud.go.id/arsip/upload/arsip01/20191221/169843.pdf)

Bagi Pelamar yang nama dan nomor registrasinya tidak tercantum dalam Lampiran II pengumuman ini dinyatakan TIDAK MEMENUHI PERSYARATAN (TMP) Seleksi Administrasi. Keterangan lebih lanjut terkait alasan ketidaklulusan dapat dilihat melalui akun SSCASN masing-masing pelamar. Pelamar yang dinyatakan TMP Seleksi Administrasi berhak melakukan sanggahan terhadap hasil seleksi administrasi selama 3 x 24 jam setelah pengumuman, yaitu sampai dengan tanggal 23 Desember 2019 melalui portal SSCASN dengan cara login menggunakan akun masing-masing pelamar. Masa sanggah agar dimanfaatkan untuk menyanggah hasil verifikasi, bukan untuk melakukan perbaikan data/pilihan formasi jabatan/unggah dokumen. Panitia Seleksi CPNS akan melakukan verifikasi/memberikan jawaban terhadap sanggahan pelamar maksimal sampai dengan tanggal 30 Desember 2019. Hasil sanggah akan diumumkan pada tanggal 2 Januari 2020.

Pelamar yang dinyatakan MEMENUHI PERSYARATAN (MP) pada Lampiran II, berhak mengikuti seleksi tahap selanjutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Informasi lebih lanjut terkait waktu dan lokasi SKD akan diumumkan lebih lanjut di laman: cpns.kemdikbud.go.id.

 

Humas

20 Desember 2019 In Berita dan Peristiwa

 SPRING 2

 

SPRING (Spirit of Social Care to Improve the Number of Great Things) merupakan rangkaian kegiatan  tahunan berupa pengabdian masyarakat berupa sirkumsisi (sunatan) massal yang digelar oleh SCOPH CIMSA-BEM KM FK UNAND di Puskesmas Pemancungan, Kecamatan Padang Selatan pada hari Minggu, 15 Desember 2019 dari pukul 10.00WIB-12.00 WIB.

Acara sunatan massal ini diawali dengan registrasi dan anamnesis serta pemeriksaan fisik peserta yang akan disirkumsisi. Setelah registrasi dan anamnesis serta pemeriksaan fisik, acara dilanjutkan dengan acara pembukaan yang dibuka langsung Saudara Fuji Astomi (Camat Padang Selatan), yang diwakili oleh Sekretaris Camat Padang Selatan serta dr. Sari Ramadhani (Kepala Puskesmas Pemancungan).

Pembukaan dilakukan secara simbolis dengan pemberian bingkisan berupa sarung dan alat tulis kepada peserta sirkumsisi. Setelah acara pembukaan, acara langsung dilanjutkan dengan acara inti yaitu sunatan massal gratis. Sunatan massal pada kali ini membuka 8 bed operasi yang disupervisi langsung oleh dokter-dokter residen bedah RSUP dr. M. Djamil. Member SCOPH bertindak sebagai operator, co-operator, dan runner dalam tindakan operasi ini. Setelah 21 peserta berhasil disirkumsisi, peserta dibawa ke ruang observasi untuk dilakukan observasi post-sirkumsisi selama 30 menit. Di ruang ini peserta diberi bingkisan dan orang tua yang mendampingi diberikan obat dan leaflet yang menjelaskan perawatan luka post-sirkumsisi dan nutrisi. Orang tua juga di jelaskan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan perawatan luka dan pemahaman terkait tidak adanya pantangan terhadap makanan serta follow up ke Puskesmas Pemancungan.

SPRING 2019

Sirkumsisi merupakan keahlian yang harus dikuasai dokter umum karena merupakan kompetensi 4A (SKDI, 2016). SPRING ini juga mendukung SDGs Point 3, “Good Health and Well-being” Poin 3.3. “Pada 2030, mengakhiri epidemi AIDS…” dan Poin 3.7. “Pada 2030, menjamin akses semesta kepada pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi…”. SPRING terdiri dari 2 rangkaian kegiatan, yaitu training kepada member dan sunatan massal itu sendiri. Training member merupakan kegiatan pengenalan sunatan massal dan pengenalan alat dan bahan yang digunakan dalam sunatan massal serta untuk mempelajari teknik sirkumsisi, pelatihan dengan media video, dan simulasi dengan alat peraga. Training diadakan sebanyak 3 kali. Training pertama dilaksanakan pada tanggal 23 November 2019 di Gedung S2 Kebidanan Jati FK UNAND  dengan pemateri dr.Adrian Erindra  (alumni CIMSA-BEM KM FK UNAND). Training kedua adalah kegiatan untuk melakukan review training sebelumnya, member SCOPH CIMSA-BEM KM FK UNAND berlatih secara mandiri.Training ini dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2019 di gedung S2 Kebidanan Jati FK UNAND. Training ketiga adalah training yang diberikan oleh dokter residen bedah RSUP dr. M DJamil Padang yaitu dr. Romi Haruta. Training ini dilaksanakan pada tanggal 7 Desember 2019 di gedung S2 Kebidanan Jati FK UNAND. Ketiga rangkaian training ini bertujuan agar member lebih siap secara ilmu dan skill untuk melakukan sirkumsisi massal nantinya. Acara ini berlangsung sukses dan diharapkan dapat meningkatkan kesehatan reproduksi anak laki-laki di Kecamatan Padang Selatan. 

 

ICT FK UA

18 Desember 2019 In Berita dan Peristiwa

Rektor Unand Lantik BAK dan BUSD

 

Padang (Unand) - Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH melantik Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) serta Biro Umum dan Sumber Daya (BUSD) Universitas Andalas.

Pelantikan, pengambilan sumpah dan serah terima jabatan ini berlangsung pada Selasa (17/12) di Ruang Rapat Senat Gedung Rektorat Lantai IV Kampus Unand Limau Manis Padang yang dihadiri oleh segenap unsur pimpinan, mitra kerja dan undangan lainnya.

Adapun yang dilantik menjadi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan yakni Drs. Imrizal, MM yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum dan Sumber Daya sedangkan yang menjadi Kepala Biro Umum dan Sumber Daya yakni Syafwardi, SE, MPd sebelumnya menjabat Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Andalas.

Rektor mengucapkan selamat kepada Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan dan Kepala Biro Umum dan Sumber Daya yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan sumpah dan janji yang telah diucapkan dengan kata-kata demi Allah artinya sumpah dan janji tersebut harus ditepati dalam keadaan dan suasana apapun.

Disampaikannya prosesi pelantikan dan rotasi jajaran pejabat disetiap instansi pemerintah adalah bagian dari kehidupan dan kebutuhan organisasi dalam rangka penigkatan kapasitas karir pegawai.

Pelantikan pejabat ini dimaksudkan untuk lebih memperlancar pelaksanaan tugas-tugas dalam pelayanan publik.

Pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu.

“Pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal. Pertimbangan utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan adalah kompetensi, pengabdian dan komitmen terhadap tugas serta tanggung jawab universitas,” ungkapnya.

Diharapkan para pejabat menjadi roda penggerak untuk kemajuan Universitas Andalas agar segera menyusun program kerja agar meningkatkan kualitas kinerja dengan mempedomani Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Ia juga akan terus melakukan evaluasi terhadap tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan untuk melakukan penilaian atas kerja dan dedikasi.

“Selama tiga sampai enam bulan kedepan akan menjadi proses monitoring dan evaluasi bagi kita semua terkait program dan target yang telah dicapai tidak ada lagi alasan mengenai masa toleransi,” tekannya.

Disamping itu, ia juga mengajak untuk bergerak cepat mewujudkan berbagai program pembangunan untuk kemajuan Universitas Andalas baik dibidang pendidikan, infrastruktur maupun bidang lainnya.

Ia berpesan kepada yang baru dilantik agar dapat meningkatkan kapasitas sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja serta harus cepat memahami dan melaksanakan tugas sesuai dengan tantangan yang dihadapi sesuai dengan tuntunan organisasi.(*)

 

Humas Tim

13 Desember 2019 In Berita dan Peristiwa

 

Unand Tuan Rumah Raker SPI PTN dan LL-DIKTI Se Indonesia

 

Padang  (Unand) – Universitas Andalas menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Rapat Kerja (Raker) Satuan Pengawas Internal (SPI) Perguruan Tinggi Negeri dan Lembaga Layanan Perdidikan Tinggi se Indonesia yang berlangsung di Grand Inna Muara Padang dari 8-11 Desember.

Raker yang dihadiri oleh sekitar 530 peserta dari 96 Perguruan Tinggi se Indonesia dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH, MH yang ditandai dengan pemukulan gong.

Ketua Forum SPI PTN Dr. Witarsa, MSi mengatakan perubahan organisasi kementerian saat ini tentu akan memberikan perubahan terhadap peraturan perguruan tinggi.  

"Sehingga SPI harus merespon perubahan tersebut dengan cepat agar tujuan organisasi di perguruan tinggi bisa berjalan baik," ujarnya.

Ia berharap kegiatan yang berlangsung selama tiga hari kedepan dapat berjalan lancar dan tujuan yang ingin dicapai bisa terlaksana.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri, SH, MH mengatakan keberadaan SPI termasuk salah satu pilar utama dalam mewujudkan wilayah bebas korupsi di perguruan tinggi.  

"Sebagaimana yang dikutip dari himne SPI yakni mewujudkan wilayah bebas korupsi dan diharapkan benar-benar terealisasikan di perguruan tinggi," ujarnya.  

Menurutnya, secara organisasi SPI memiliki peran penting di semua lembaga pendidikan perguruan tinggi yakni berperan penting dalam proses pengembangan sumber daya manusia, aset-aset, dokumen dan anggaran organisasi. “Peran SPI sangat menentukan sekali," sebutnya.

Ia juga mengatakan SPI merupakan perpanjangan tangan dari Itjen Ristekdikti sehingga apapun tugas yang diemban oleh SPI harus meningkatkan semua kemampuan melalui rapat kerja ini.

“Tanggung jawab yang diberikan Itjen Ristekdikti ke SPI harus dioptimalkan sehingga semua harapan ke depannya harus diwujudkan," ungkapnya.  

Ia juga menambahkan ke depannya tindakan pencegahan untuk mengantisipasi terjadi penyimpangan wajib dilakukan SPI agar perguruan tinggi lebih baik lagi.  

Ia berharap kegiatan Raker SPI dapat memberikan keputusan yang lebih baik lagi ke depannya demi kemajuan Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Dr Yurniwati mengatakan jumlah peserta dalam kegiatan tersebut mencapai 530 orang dari 96 perguruan tinggi dan LL DIKTI se-Indonesia.

Selain itu, ia juga mengunggkapkan SPI berperan penting sebagai early warning system dalam mengawal organisasi. (*)

 

 Humas 

Halaman 1 dari 2