Indonesian English
Items filtered by date: September 2018
27 September 2018 In Berita

 

 

rektor itb

 

Padang (Unand) – Rektor Institute Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA berbagi pengalaman mengenai pengelolaan universitas dihadapan civitas akademika Universitas Andalas dalam bentuk kuliah umum pada Rabu (26/9) di gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

Kuliah umum ini mengusung tema Teaching University, Research University and Entrepreneurial University.

Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA mengatakan topic ini sangat revelan bagi Universitas Andalas dalam menuju Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).

Diungkapkannya salah satu syarat yang belum terpenuhi oleh Universitas Andalas yaitu harus memeiliki Income Generating 100 Milyar diluar dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Maka dalam kesempatan ini, ia mendatangkan Rektor ITB yang telah berpengalaman dalam mengelola universitas baik sebagai Teaching University, Research University, Entrepreneur University disamping itu, juga telah mendeclearkan ITB menuju Entrepreneurial University.

Untuk Teaching University sendiri disampaikannya Universitas Andalas hal yang sudah biasa yaitu transfer ilmu kepada anak didik, sedangkan untuk Research University Universitas Andalas sudah menuju kesana karena banyaknya hasil-hasil penelitian dari dosen.

Lebih lanjut ia mengatakan Universitas Andalas juga telah mengambil beberapa kebijakan dalam penelitian yaitu penelitian percepatan guru besar yang dimulai tahun sekarang dan sebelumnya juga ada yaitu penelitian riset untuk guru besar yang alokasi dana penelitian 10-15% PNBP masing-masing fakultas untuk memberikan penilitian bagi dosen.

Diharapkan dengan semakin banyak penelitian akan muncul artikel publish minimal di jurnal terindeks scopus dan prosiding terindeks scopus serta juga hilirisasi inovasi dan produk-produk penelitian dengan bekerjasama dengan dunia industry.

Ia juga mensyukuri saat ini Kemenristekdikti memberikan bantuan untuk pendirian Science Techno Park (STP) untuk Universitas Andalas walaupun tahun sekarang pembangunan hanya untuk lantai satu dan tahun depan akan ada kelanjutan dari pembangunannya.

Keberadaan STP ini nantinya diharapkan dapat menghasilkan produk-produk unggulan Sumatera Barat, tenaga kerja yang kompeten, pengusaha-pengusaha mandiri, pasar produk unggulan dan lainnya.

Sementara itu, Rektor ITB menyampaikan saat ini ITB ada 12 fakultas atau sekolah dengan 1.400 dosen yang dikelompokkan kedalam 102 kelompok keahlian atau riset group, jadi kelompok keahlianlah yang memajukan riset ITB dan memajukan penelitian.

“102 kelompok keahlian inilah yang mengkomandoi ITB untuk menakselerasikan proses Research  University maupun Enterprenerial University,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bagaimana awalnya ITB menjadi PTN berbadan hokum yang dimulai dari Agustus 2012 dengan muncullah UU pendidikan tinggi dan salah satu pasalnya menyebut adanya PTN BH untuk 7 PTN yaitu ITB, Universitas Sumatera Utara, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada, Universitas Airlangga dan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

“Ditahun 2013 muncul PP 65 ITB menjadi PTN BH sehingga berubah status yang awalnya dari dari Badan Layanan Umum (BLU) menjadi berbadan hukum sejak akhir 2013,” ungkapnya.

Diawal kepemimpinannya yaitu 20 Januari 2015 ia mendeklarasikan agar menjadikan ITB sebagai Enterprenearial University atau universitas generasi ketiga.

Disampaikannya bahwa hari ini ada tiga generasi universitas yang awal mulanya sekitar tahun 1.200 ketika universitas secara formal didirikan di italia maka universitas dianggap super kebernaran karena yang mengajar para filosof-filosof dan generasi pertama ini disebut sebagai Teaching University karena pekerjaannya hanya mengajar, mendidik supaya orang menjadi pintar, orang yang ada di universitas dianggap orang paling benar karena diajar oleh filosof.

Kemudian sekitar tahun 1.800 ada orang jerman mengatakan kebenaran universitas bisa dikoreksi oleh fakta dan fenomena alam maka muncullah explorasi dan riset alam yang disebut Research University.

Research University menimbulkan dua hal yang pertama pendidikan dan pengajaran dan kedua penelitian.

Di tahun 1.800 sudah ada Research University maka orang belomba-lomba melakukan penelitian tetapi syaratnya tidak boleh meninggalkan teaching and learning, sehingga terbangunlah keyakinan disini yaitu suatu bangsa akan dihormati oleh bangsa-bangsa lain didunia kalau ilmunya berkembang.

Peran utama Research University dikataknnya adalah harus meningkatkan nama baik bangsa dan Negara sehingga kalau menghasilkan publikasi internasional akan dikenal oleh bangsa lain di dunia.

Sekitar tahun 2.000 publik bertanya apakah dengan melakukan riset ada manfaatnya maka dituntutlah saat itu bahwa riset boleh ditulis dalam jurnal tetapi bisa juga sebagian menjadi paten, prototype, jadi produk yang dipakai oleh masyarakat banyak, memberikan nilai tambah baik ekonomi maupun sosial maka muncullah perguruan tinggi generasi ketiga yaitu Enterprenerial University.

Kenapa ITB mendeklasikan dari Research University menjadi Enterprenerial University karena ia menyadari bahwa masyarakat menunggu karya-karya dari perguruan tinggi agar masyarakat ikut mendapatkan manfaatnya.

 

Sumber : Humas Unand

26 September 2018 In Berita

Siswa SMA Se Sumatera Ikuti Pekan Konstitusi XI PUSaKO Unand

 

Padang (Unand) – Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas menggelar Pekan Konstitusi yang ke XI yang diikuti oleh siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas dan sederajat se Sumatera yang dimulai semenjak 23-26 September dengan mengusung tema “Menabur Nilai-Nilai Konstitusi”.

“Pekan Konstitusi XI ini meliputi berbagai acara interaktif yang dapat membangun suasana berbagi informasi dan pengetahuan mengenai hukum dan konstitusi serta mengkampanyekan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada peran dari institusi-institusi lokal maupun nasional dalam membumikan nilai-nilai konstitusi dan kesadaran berkonstitusi,” ucap ketua pelaksana Hemi Lavour Fernandez pada Selasa (25/9) di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

Menurutnya kegiatan ini dilakukan dalam rangka membangun budaya yang sadar berkonstitusi terutama bagi generasi muda. 

“Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan sumbangan positif bagi akselerasi semua organ negara dan juga warga negara dalam menjaga agar nilai-nilai konstitusi dapat tetap hidup dalam semua aspek kehidupan yang ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan ada lima perlombaan yang diadakan diantaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat SMA/Sederajat, lomba ini merupakan seruan bagi siswa maupun siswi agar menuangkan buah pikir dalam sebentuk karya tulis yang diharapkan menjadi rekomendasi untuk membangun Indonesia dalam rangka memaknai konstitusi. 

Lomba ini diadakan bagi Pelajar SMA/sederajat se Sumatera dengan tema mengenai “Hak Menjadi Kandidat dalam Pemilihan Umum bagi Mantan Terpidana”

Kemudian, Lomba Debat Konstitusi Tingkat SMA/Sederajat, lomba ini dikatakannya sebagai sarana bagi siswa dan siswi dalam mempertahankan argumentasi ilmiah yang dikemas dalam debat yang terdiri dari dua regu untuk membahas terkait isu-isu hukum dan konstitusi.

Selanjutnya, Lomba Cerdas Cermat Tingkat SMA/Sederajat yang merupakan wadah untuk menguji pengetahuan dan pemahaman Siswa/i yang dimilikinya terkait dengan kehidupan berbangsa dan bernegara yang termaktub dalam konstitusi. Lomba ini diadakan bagi siswa SMA/sederajat se-Sumatera.

Setelah itu, lomba Pidato Berbahasa Inggris Tingkat SMA/Sederajat, sebagai ajang kompetisi bagi Siswa/i dalam menuangkan keilmuannya melalui pidato berbahasa inggris dengan tema: “Political Party Reform for Advancement of Constitutional Democracy in Indonesia” yang bertujuan untuk menggali potensi-potensi generasi muda untuk kebaikan bangsa Indonesia khususnya pemahaman terkait hukum dan konstitusi. 

Terakhir, lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) bagi Guru PKn dan IPS, lomba ini dijelaskannya karya tulis antar guru PKn dan IPS SMA/sederajat se-Sumatera untuk merangsang semangat menulis para guru sekaligus menyediakan sarana bagi para guru agar mempublikasikan karyanya kepada khalayak. 

Adapun tema yang diangkat adalah “Pemindahan Kewenangan Penyelenggaraan Pendidikan Menengah Atas dari Pemerintahan Kabupaten/Kota kepada Pemerintahan Provinsi”.

“Dalam pekan konstitusi ini berasal dari berbagai SMA di sumatera seperti dari Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Bengkalis dan Sumatera Barat sendiri,” ujarnya.

Ditambahkannya untuk pengumuman pemenang akan di adakan di hotel Grand Inna Muara Padang dihari terakhir kegiatan sekaligus sebagai acara penutupan.

 

Sumber : Humas Unand

25 September 2018 In Berita

 

PHOTO 2018 09 14 21 23 10 PA

               

                  Pada Jumat ( 14/9) pukul 09.00 WIB- Selesai, Dalam rangka menjalankan amanat UU no 20 pasal 5 tahun 2003 terkait bahwa setiap warganegara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu, FK Unand gelar pertemuan Akademik bersama Wakil Dekan I DR.dr.Rika Susanti, Sp.F  dengan para Dosen dilingkungan FK Unand di gedung  H FK Unand, Jati, Padang, dengan di hadiri oleh sekitar 50 orang  Dosen dan tendik bagian Akademik dengan menghadirkan narasumber  seorang konselor  Prof. DR.Mudjiran,MS,Kons, sosok yang pernah menjabat sebagai  Ketua Ikatan Konselor Indonesia tahun 2016silam.

 

                Dalam paparan nya Prof.Dr. Mudjiran menjelaskan Peranan PA membantu mahasiswa agar dapat mencapai perkembangan yang optimal, baik akademik, Psikologis, maupun sosial. Selain itu tugas PA memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk membicarakan masalah yang dialaminya, baik masalah akademik  maupun non-akademik. Selain itu peranan PA sangat membantu dalam memberikan masukan menentukan paket KRS dan jumlah SKS yang diambil. Selain menjelaskan hak mahasiswa, juga menerangkan kewajiban yang  mesti dilaksanakan oleh mahasiswa terhadap dosen pembimbing nya (PA) seperti berikan laporan perkembangan studi nya selama proses pendidikan itu berjalan.  Dosen PA berhak memberikan rekomendasi bagi  mahasiswa yang notabene nya sering bermasalah dalam hal akademik dan non-akademik. Dosen PA memberikan rekomendasi bagi mahasiswa bimbingannya untuk mendapatkan beasiswa atau keterangan lainnya yang mereka butuhkan. Masa tugas pembimbing Akademik / Dosen Wali untuk setiap mahasiswa adalah sama dengan masa studi mahasiswa yang dibimbing tersebut (dari masuk kuliah-selesai  masa studi nya).

 

                Dalam hal kode etik antara PA selaku Dosen dan mahasiswa sebagai  pelaku dalam melaksanakan proses PBM di sebuah institusi  mempunyai kode etik : saling menghormati agama dan kepercayaan, budaya, dan adat-istiadat, serta tidak bersikap diskriminatif kepada mahasiswa yang dibimbingnya, sebaliknya, mahasiswa juga seperti itu. Bersikap jujur, sopan, santun,ramah dan bertutur kata yang baik, serta tidak melanggar kesusilaan, berpenampilan sopan dan rapi saat memberikan pelayanan(PA) dan mahasiswa pun juga harus berprilaku sama. Memberikan pelayanan kepada mahasiswa dengan tulus (PA), sedangkan mahasiswa menerima materi tersebut penuh semangat serta sungguh-sungguh.

 

                Semoga dengan pelaksanaan evaluasi pembelajaran bisa terus dilaksanakan dan terkontrol demi menuju kualitas pembelajaran tersebut menjadi lebih baik demi kejayaan bangsa sesuai dengan motto lembaga ini. Di harapkan dengan kegiatan positif ini terus dikembangkan untuk kontrol terhadap  Dosen PA dalam memberikan pelayanan dan mahasiswa sebagai recipient ilmu yang di transfer dari Dosen nya. Optimal nya peranan PA akan menjadi tolok ukur untuk sebuah keberhasilan  studi anak didik di sebuah lembaga. Early Warning bisa di sikapi  dan  jadi kontrol yang baik jika peranan dari PA dan hubungan dua arah terlaksana dengan baik.

 

 

Pebriyantoson,SS

21 September 2018 In Berita

Pengumuman Seleksi CPNS Universitas Andalas Tahun 2018

 

 PENGUMUMAN

Nomor : 11952/UN16.R/KP/2018

TENTANG

SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS)

DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS ANDALAS

TAHUN 2018

Berdasarkan Pengumuman Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 4105/A.A2/KP/2018 tanggal 19 September 2018 tentang Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Tahun 2018, Universitas Andalas akan menerima CPNS Formasi Dosen sebanyak 175.  

Terkait dengan alokasi formasi yang dibutuhkan, persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat dilihat pada laman https://cpns.ristekdikti.go.id/ .

Pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi terkait seleksi CPNS pada laman https://cpns.ristekdikti.go.id/ dan http://www.unand.ac.id/ . 

Demikian pengumuman ini disampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Padang, 20 September 2018

Rektor

ttd

Prof. Dr. Tafdil Husni, SE., MBA  

NIP. 196211201987021002