Print this page

ORCHESTRA (Objective Structured Clinical Examination Training).

08 Februari 2021

Padang (FK Unand) - Setiap akhir semester, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas melakukan ujian  yang disebut OSCE (Objective Clinical Examination Training). Pemeriksaan ini adalah parameter untuk menilai kemampuan keterampilan mahasiswa dalam satu semester. Ada 6 stase di OSCE. Setiap stase memiliki skenario yang berbeda dan mahasiswa memiliki waktu 5 menit untuk menyelesaikan kasus pada skenario tersebut.

SCOME CIMSA-BEM KM FK Unand menyediakan wadah bagi mahasiswa tahun pertama untuk belajar mengenai OSCE yang bernama ORCHESTRA (Objective Structured Clinical Examination Training). SCOME CIMSA-BEM KM FK Unand membuka pendaftaran untuk mahasiswa tahun pertama dan mempromosikannya melalui aplikasi ZOOM Meeting. Dari hasil promosi tersebut, ORCHESTRA memiliki lebih dari 150 pendaftar, yang lebih dari setengah jumlah semua mahasiswa tahun pertama. Selain simulasi dan pelatihan, SCOME CIMSA-BEM KM FK Unand juga menawarkan mahasiswa modul tentang semua keterampilan klinis di tahun pertama. Modul ini berisi ringkasan setiap keterampilan klinis, daftar periksa, dan tips. Karena itu dari apa yang di tawarkan, pendaftar harus membayar sebanyak Rp. 10.000.

SCOME CIMSA-BEM KM FK Unand memperkenalkan OSCE kepada siswa tahun pertama dan belajar bersama mengenai semua materi skills lab semester pertama. Pelatihan dan simulasi OSCE ini dibuat agar mahasiswa tahun pertama dapat memahami apa yang harus dan tidak seharusnya mereka lakukan saat OSCE.

Pada hari pertama, kami melakukan pelatihan dengan pihak INGENIO Indonesia pada hari Sabtu, 12 Desember 2020 melalui ZOOM. Dalam pelatihan ini, pihak INGENIO Indonesia mengajarkan setiap materi skills lab semester pertama, tanya jawab, memberi tips dan trick saat OSCE, dan berbagi pengalaman kepada para peserta ORCHESTRA. Di sela-sela pembelajaran juga diadakan beberapa kuis dan ice breaking yang memeriahkan suasana meskipun kegiatan dilakukan melalui daring. Kami membahas modul bersama, lalu kami mempelajari setiap keterampilan dengan alat dan bahan. Kami juga berbagi tips dan trik selama OSCE, apa yang harus kami lakukan di OSCE, dan banyak hal lainnya. Di akhir pelatihan OSCE, seluruh peserta mengulang kembali materi yang sudah diberikan bersama-sama

Pada hari kedua, diadakan simulasi OSCE pada hari Sabtu, 19 Desember 2020 melalui ZOOM. Para peserta sangat antusias, dan tidak sabar untuk memulai simulasi. Kami menggunakan 10 breakout room melalui aplikasi ZOOM Meeting. Sedikit berbeda dengan OSCE, simulasi ini memiliki 5 stase dengan 1 stase untuk beristirahat. Setiap stase mahasiswa memiliki 6 menit untuk menyelesaikan kasus dari skenario yang diberikan. Terdapat 165 mahasiswa Jurusan Pendidikan Dokter yang mendaftar untuk mengikuti simulasi, tetapi yang bisa hadir pada simulasi hanya 53 peserta.Oleh karena itu, kami akan memfasilitasi, memberikan gambaran, dan meningkatkan pengetahuan kepada 112 peserta yang tidak bisa hadir simulasi dengan cara melakukan pengisian kasus skenario melalui GoogleForm dimana kasus skenario tersebut adalah soal saat simulasi. Pada pelaksanaan simulasi hari Sabtu, 19 Desember 2020, ketika mereka ingin memulai tes, mereka harus mengatakan nomor pendaftaran mereka kepada evaluator, seperti OSCE sesungguhnya. Kami juga menyediakan time keeper untuk simulasi. Kami bekerja sama dengan alumni CIMSA-BEM KM FK Unand sebagai penilai untuk simulasi dan INGENIO Indonesia sebagai pemateri pada pelatihan. Ketika simulasi selesai, kami berfoto bersama dengan anggota SCOME, peserta, alumni dan pengurus CIMSA-BEM KM FK Unand.

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

Read 8408 times