Indonesian English

Webinar Seri I : Public Health's Perspective on COVID-19

10 Jun 2020

Lab Diagnostik

Padang (FK Unand) – Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat/Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Andalas melaksanakan Webinar Seri I secara live teleconference via zoom meeting serta live streaming melalui Youtube dan Facebook pada Sabtu (06/6).

Webinar ini diikuti lebih dari 500 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta merupakan masyarakat umum dari berbagai golongan mulai dari pemerintah, akademisi, petugas kesehatan, perangkat daerah, mahasiwa/pelajar dan golongan lainnya. Webinar menghadirkan Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H, Dekan FK Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K) dan Wakil Dekan II FK Unand Dr. Adrial, M.Kes. 
 
Webinar ini mengangkat tema mengenai kebijakan “New Normal”. Webinar ini dibagi menjadi 2 sesi dengan topik yang pertama ialah “Langkah Mempersiapkan Sumatera Barat menuju ‘The New Normal’” yang disampaikan oleh Irwan Prayitno, Prof., Dr., Psi, Msc (Gubernur Sumatera Barat) dengan pembahas oleh Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, M.Kes (Guru Besar IKM/IKK FK UNAND). Topik kedua membahas tentang “Upaya yang Harus Dilakukan Masyarakat di Luar Rumah untuk Menghindari Covid-19” yang disampaikan oleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc (Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK UNAND) dengan Pembahas oleh dr. Firdawati, M.Kes, Ph.D (Kepala Bagian IKM/IKK FK UNAND).

Gubernur Sumatera Barat berpesan bahwa masyarakat jangan panik dan risau. Untuk mengatasi COVID-19, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merencanakan kebijakan dengan professional dan realistis berdasarkan data yang akurat. Data tersebut didapatkan dari UNAND melalui Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK UNAND yang dikelola oleh Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc dan juga Rumah Sakit Universitas Andalas yang dipercaya menjadi salah satu tempat pelayanan COVID-19. Oleh karena itu langkah selanjutnya dalam menyikapi COVID-19 ini adalah melalui pemeriksaan yang terus berjalan yang dilakukan di Laboratorium FK UNAND, isolasi mandiri dan karantina PDP. Selain itu tracking yang baik di setiap daerah akan membantu mempercepat pemutusan penyebaran COVID-19. Adapun terkait New Normal, berdasarkan persyaratan dari WHO untuk New Normal yang tercantum pada SK Mendagri 2020, untuk poin kajian epidemiologi berupa terkendalinya transmisi lokal dan terkendalinya import case dari luar menurut Gubernur, Sumatera Barat telah melakukannya dengan baik.
 
Adapun untuk sistem kesehatan berupa rumah sakit dan laboratorium yang tersedia sudah kuat dan baik. Sedangkan dari segi masyarakat, Pemprov telah membantu dalam pembuatan kebijakan dan sosialisasi masyarakat. Oleh karena itu diperlukannya kedisiplinan dari masyarakat untuk membantu memberantas COVID-19. Yang terakhir Gubernur kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk menggunakan selalu menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak.
 

Klipping MOU Malaysia Psikologi

Read 353 times