Indonesian English

Yudisium Program Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) FK Unand Periode II Tahun 2020

13 Mei 2020

YUDISIUM PPDS

Padang (FK Unand) - Fakultas Kedokteran Universitas Andalas melaksanakan Yudisium Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Periode II Tahun 2020 pada Senin (11/5) secara live teleconference via zoom meeting sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

Sebanyak 28 orang PPDS FK Unand mengikuti prosesi yudisium yang dilaksanakan secara live teleconference via zoom meeting di tempat mereka masing-masing dengan didampingi oleh keluarga. Peserta yudisium Periode II Tahun 2020 ini berasal dari beberapa Program Studi diantaranya

  • Prodi PPDS Ilmu Penyakit Dalam (5 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Bedah (3 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Obstetri Ginekologi (6 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Kesehatan Mata (4 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Ilmu Kesehatan Anak (3 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Neurologi (2 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu THT-KL (1 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah (4 Mahasiswa)

Yudisium ini dihadiri oleh Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H, Dekan FK Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K), Wakil Dekan 1 FK Unand Dr. dr. Efrida, Sp.PK (K), M.Kes, Wakil Dekan II FK Unand Dr. Adrial, M.Kes, Wakil Dekan III FK Unand Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes, Dirut RS Unand Dr. dr. Yevri Zulfiqar, Sp.B, Sp.U dan Dirut SDM RSUP M. Djamil.

Lulusan terbaik pada Yudisium kali ini diraih oleh :

  • Terbaik 1 : dr. Meidianaser Putra dari Prodi PPDS Ilmu Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah, prediket lulus Dengan Pujian
  • Terbaik 2 : dr. Dede Jumatri Tito dari Prodi PPDS Ilmu Penyakit Jantung Dan Pembuluh Darah, prediket lulus Dengan Pujian
  • Terbaik 3 : dr. Dyhan Purna Setia dari Prodi PPDS Ilmu Obstetri Ginekologi, prediket lulus Dengan Pujian

Dekan FK Unand berpesan bahwa adanya Pandemi COVID-19 ini bukanlah halangan bagi kita untuk berkarya maupun beraktivitas, FK Unand sendiri telah membutikan bahwa meskipun dalam masa pandemi, namun segala hak dan kewajiban setiap civitas akademika tetap berjalan sebagaimana mestinya salah satunya pelaksanaan yudisium Program Sarjana, Yudisium dan Sumpak Dokter serta Yudisium PPDS. 

Alumni PPDS yang berasal dari FK Unand saat ini berjumlah 1137 orang, ini artinya telah mencukupi kebutuhan Dokter Spesialis bagi masyarakat di Indonesia yang mana berdasarkan data dari PPSDM bahwa target jumlah dokter spesialis di Indonesia adala 11/100.000 penduduk, namun saat ini sebaran dokter spesialis tersebut tidaklah merata di seluruh Indonesia. Oleh karena ini Dekan FK Unand menyampaikan bahwa bagi para Dokter Spesialis baru yang telah diyudisium dan berasal dari daerah agar bersedia dikembalikan ke daerah asal.

Rektor FK Unand dalam kata sambutannya menyampaikan selamat kepada para dokter spesialis yang telah di yudisium, beliau juga mengatakan bahwa untuk menjadi seoarng lulusan dokter spesialis tidaklah mudah karena haru melalui banyak tahapan ujian akademis, namun ujian yang sesungguhnya baru akan dimulai setelah menyandang gelar Dokter Spesialis dan bagaimana ilmu yang telah dipelajari selama pendidikan dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak.

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

Read 536 times