Indonesian English
23 Desember 2020

YUDISIUM DOKTER III

Padang (FK Unand) - Sebanyak 38 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Andalas mengikuti prosesi Yudisium dan Pengucapan Lafal Sumpah Dokter Periode III Tahun 2020 . pada Rabu (23/12). Prosesi ini, berlangsung secara semi Virtual melalui Aplikasi Zoom dan dapat disaksiskan secara live streaming melalu channel YouTube FK Unand.

Yudisium ini dihadiri oleh Dekan FK Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K), Wakil Dekan I FK Unand Dr. dr. Efrida, Sp.PK (K), M.Kes, Wakil Dekan III FK Unand Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes, Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Umum RSUP M. Djamil Padang serta Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi Pendidikan Profesi Dokter FK Unand.

Tiga lulusan terbaik dalam Yudisium Periode IV Tahun 2020 ini yaitu itu yakni Terbaik I dengan IPK 3.79 Predikat Dengan Pujian atas nama dr. Nurul Ramadhani, Terbaik II dengan IPK 3.75 Predikat Sangat Memuaskan atas nama dr. Mhd Igo Pratama dan Terbaik III IPK 3.74 Predikat Sangat Memuaskan atas nama dr. Dwi Ramadhani.

Pengalungan medali Yudisium, secara simbolis kepada beberapa peserta yudisium yang merupakan perwakilan masing-masing agama di Gedung Prof.dr. M. Syaaf, Sp.M (Aula Student Center, FK Unand Kampus Jati. Lalu Diikuti oleh seluruh peserta yudisium yang mengikuti acara secara virtual.

Direktur Sumber Daya Manusia, Pendidikan dan Umum RSUP M. Djamil Padang menyampaikan bahwa dengan dilantiknya para peserta yudisium hari ini diharapkan kepada para dokter baru dapat mengabdikan ilmu dan keterampilan yang didapat selama melaksanakan pendidikan di FK Unand maupun di RS Jejaring dengan mengutamakan unsur sosial dan penuh tanggung jawab.

Dekan FK Unand, Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K) menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan menuntaskan pembelajarannya di FK Unand. Dekan berpesan kepada para dokter baru agar tidak berhenti dalam menimba ilmu karena ada banyak kesempatan dan peluang bagi para dfokter baru untuk menempuh pendidikan ke tingkat yang tinggi tanpa harus membebani orang tua sembari memulai karir sebagai seorang dokter. 

Meski dilakukan secara daring, kegiatan Yudisium ini berlangsung khidmat. Pada acara yudisium tersebut juga dilakukan penyerahan dokter baru kepada Ketua Alumni FK Unand cabang Padang, dr. M. Hidayat, Sp.M (K) dan penyerahan kenang-kenangan dari dokter baru kepada FK Unand yang diwakilkan oleh dr. M. Faturrahman Sjahroel.

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

12 Desember 2020

Prebiothics

Padang (FK Unand) - COVID-19 saat ini mewabah di seluruh dunia, perhatian global difokuskan untuk mencegah penularan dan pengobatan lebih lanjut terhadap orang yang terinfeksi. Namun bencana alam masih bisa terjadi kapan saja. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat sepanjang 2019 kawasan itu dilanda 777 bencana alam. Data tahun 2020 telah terjadi 79 kali bencana alam yang pernah terjadi di Sumatera Barat, dimana jenis bencana bervariasi mulai dari pusaran air, banjir, tanah longsor hingga kebakaran hutan.

Karena itu SCORP CIMSA-BEM KM FK Unand mengadakan kegiatan yang dinamakan MANAPI (Menghadapi Bencana di Masa Pandemi). MANAPI merupakan sebuah kegiatan dalam bentuk campaign dalam memperingati International Day of Disaster Risk Reduction yang jatuh pada tanggal 13 Oktober 2020. Dalam kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya penanggulangan bencana di tengah pandemi COVID-19.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan 50 peserta mengenai kesiapsiagaan bencana alam saat menghadapi pandemi COVID-19 melalui webinar 2 jam dan meningkatkan nilai pre test dan post test menjadi 75 yang dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2020 yang mana tujuan ini berhasil dipenuhi.

Kegiatan ini memiliki 3 bagian acara. Yang pertama adalah training bagi anggota SCORP CIMSA-BEM KM FK Unand tentang penanggulangan bencana yang diberikan oleh KOGAMI (Komunitas Siaga Tsunami) dan CHRT (CIMSA’s Humanitarian Response Team) yang dilaksanakan pada tanggal 2-3 Oktober 2020.

Acara kedua adalah media social campaign yang menggunakan akun instagram CIMSA Unand untuk mempromosikan tentang penanggulangan bencana, dengan bantuan akun member SCORP juga. Campaign diadakan pada tanggal 22-24 Oktober 2020.

Acara ketiga adalah Webinar yang diadakan pada tanggal 15 November 2020, dengan Pembicara dari MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) membahas tentang mitigasi bencana yang mencakup masyarakat rentan. Sedangkan moderatornya berasal dari alumni SCORP CIMSA-BEM KM FK Unand. Webinar berjalan dengan baik, dengan bantuan member dan juga peserta yang dengan senang hati mengikuti webinar dan juga aktif mengikuti Q&A Session di akhir webinar.

Semoga MANAPI bermanfaat bagi anggota dan juga masyarakat dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang penanggulangan bencana, khususnya di tengah Pandemi COVID-19.

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

12 Desember 2020

Prebiothics

Padang (FK Unand) - Hari Diabetes Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 November, dirayakan pada tahun 2020 oleh SCOPH CIMSA-BEM KM FK Unand melalui serangkaian kegiatan berjudul LOLIPOPS: Let’s DO Healthy Habits to Prevent Diabetes. Latar belakang diangkatkannya acara ini adalah ditemukannya peningkatan kasus diabetes selama pandemi COVID-19, yang sebagian besar disebabkan karena perubahan gaya hidup yang menjadi sedentari serta pemasukan yang tidak menetap bagi sebagian masyarakat. Untuk itu, LOLIPOPS mengambil tema besar tentang bagaimana menjaga pola hidup sehat untuk mencegah diabetes, terutama di saat pandemi.

LOLIPOPS memiliki beberapa rangkaian kegiatan, mulai dari training, air campaign, ground campaign, siaran radio, hingga webinar. Pada tanggal 7 November 2020 kami mengadakan training kepada member SCOPH terkait dengan diabetes bersama alumni CIMSA, dr. Ninda Septia Yuspar Sp.PD. Training ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan member terkait diabetes, pencegahan diabetes, hingga skrinning awal diabetes. Dengan diangkatkannya training ini, kami berharap seluruh member SCOPH dapat membantu memberikan edukasi bagi masyarakat, mulai dari diri mereka sendiri, keluarga, dan orang-orang terdekat.

Pada tanggal 14 November 2020, kami melakukan air campaign dan ground campaign. Pada air campaign, kami menggunakan platform Instagram Story untuk menyebarluaskan informasi tentang diabetes serta melakukan permainan kecil terkait diabetes melalui akun Instagram masing - masing member. Pada ground campaign, member mengedukasi keluarga mereka dan orang-orang terdekat melalui virtual meeting ataupun video call. Besar harapan kami, dengan dilakukannya campaign ini, edukasi tentang diabetes dan prevensinya terutama di masa pandemi dapat menyebar luas ke seluruh keluarga di Indonesia.

Lolipops 2

SCOPH CIMSA - BEM KM FK Unand pada 15 November 2020, melaksanakan siaran radio dengan media partner CIMSA Unand, Star Radio Padang. Menghadirkan alumni CIMSA, dr. Harlin Farhani, dan member kami, M. Rayhan Abiyyu J. Pada siaran ini kami membicarakan rekomendasi penanganan diabetes mellitus di era Pandemi COVID-19.

Lolipops 3

Rangkaian terakhir dari LOLIPOPS adalah Webinar dengan judul Dietary Habits of Diabetes Patients During COVID-19 Pandemic: Variety and Frequency of Food Intake, yang dilaksanakan pada 21 November 2020. Narasumber kali ini adalah Angel Jovi Burhanuddin, seorang Nutritionist Specializing in Diabetic Patient and Clinical Human Nation, dan dimoderatori oleh dr. Rizi Juanevi, alumna CIMSA-BEM KM FK Unand 2013. Webinar ini membicarakan tentang bagaimana mengatur pola makan yang baik, yang berkaitan dengan kebutuhan yang spesifik bagi masing-masing individu, untuk mencegah diabetes.

Lolipops 4

Kami berharap, setelah kami melaksanakan webinar dan seluruh rangkaian kegiatan LOLIPOPS seluruh partisipan memperoleh pengetahuian tentang nutrisi yang baik, dan setidaknya menjadi lebih sadar tentang apa yang mereka makan dan berusaha untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih baik. Karena kami yakin dan percaya, mencegah jadi selalu lebih penting daripada mengobati.

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

12 Desember 2020

Prebiothics

Padang (FK Unand) - Hingga saat ini masalah etika merupakan hal yang penting dalam dunia kedokteran sehingga World Medical Association (WMA) telah menetapkan kebijakan terkait dengan etika itu sendiri.

Meski bioetika sudah masuk dalam kurikulum berbasis kompetensi, wujud riilnya dalam keseharian masih belum terwujud. Dalam melaksanakan program pertukaran pelajar, masih banyak mahasiswa kedokteran dari negara berkembang seperti Indonesia yang kurang memperhatikan masalah etika. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pemaparan informasi tentang etika dan penerapannya kepada mahasiswa kedokteran, serta perbedaan yang luas dalam sistem bioetika di setiap negara.

Deklarasi Helsinki tahun 1964 merupakan titik awal dimana bioetika sangat penting untuk dijunjung. Melihat pada era perang dunia ke II banyak ilmuwan yang melakukan penelitian yang tidak sesuai dengan norma manusia. Peraturan bioetika dan hukum sebenarnya tercantum dalam standar kualitas Good Clinical Practice (GCP) yang diterbitkan oleh International Conference on Harmonization of Technical Requirements for Registration of Pharmaceuticals for Human Use (ICH) serta integrasi pemeriksa etika lokal. Namun penerapan bioetika yang benar masih sangat minim di negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Berdasarkan penelitian Avian Influenza tahun 2007 oleh The Southeast Asian Influenza Clinical Research Network, banyak terdapat permasalahan etika yang mengindikasikan kurangnya perhatian terhadap pentingnya etika dalam penelitian.

Di Indonesia, masih banyak kasus pelanggaran bioetika. Dilansir dari BBC News Indonesia, pada tahun 2018 terjadi penganiayaan yang dilakukan oleh seorang dokter kepada salah satu perawat di Rumah Sakit Nasional, Surabaya, Jawa Timur, dimana sebelumnya terjadi penganiayaan oleh perawat terhadap pasien. Kemudian pada Februari 2010 terjadi kasus malpraktek yang menimpa seorang perempuan bernama Siti Chomsatun saat menjalani operasi tiroidektomi di sebuah rumah sakit di pulau Jawa. (sumber: www.bantuanhukum.or.id)

PREBIOTHICS merupakan salah satu project dalam bentuk event dan air campaign yang diangkat oleh SCOPE X SCORE CIMSA-BEM KM FK Unand dengan tema “bioetika” yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kepedulian mahasiswa kesehatan dan hukum di kota Padang tentang prinsip dan peran bioetika di bidang praktik klinis, penelitian, dan hukum. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk webinar dan diskusi terbuka melalui aplikasi zoom meeting, serta air campaign “Bioethics’ Day” melalui media sosial CIMSA Unand dan mitra eksternal.

Kegiatan ini mendukung salah satu fokus CIMSA pada SDG ke-4, yaitu: "Menjamin pendidikan yang inklusif dan berkeadilan serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua orang". Serta mendukung Program CIMSA: "Sumber Daya Manusia untuk Kesehatan", serta Pernyataan Kebijakan CIMSA Indonesia 2019 tentang "Bioetika".

PREBIOTHICS terdiri dari 2 webinar yang masing-masing mengundang narasumber yang berbeda dan diharapkan dapat menambah pengetahuan mahasiswa kesehatan dan hukum di kota Padang mengenai prinsip dan peran bioetika dalam bidang praktek klinik, penelitian dan hukum.

Pada tanggal 7 November 2020, SCOPE & SCORE CIMSA-BEM KM FK Unand telah menyelenggarakan webinar pertamanya. Webinar kali ini mengangkat tema “The Importance of Bioethics in Clinical Practice, Research, and Law”, yang dibawakan oleh narasumber yang merupakan anggota dari Majelis Etik Kedokteran Indonesia (MKEK) PB IDI, dr. Bahtiar Husain Sp.p, MH. Kes, serta dosen hukum bidang Hukum Pidana dan Kesehatan, Dr. Siska Elvandari, SH., MH., dan dimoderatori oleh dr. Fitri Sakinah yang merupakan Alumni CIMSA-BEM KM FK Unand tahun 2013.

Pada tanggal 14 November 2020, SCOPE & SCORE CIMSA-BEM KM FK Unand juga telah menyelenggarakan webinar kedua yang bertemakan “Reinforcing the Knowledge of Bioethics to Improve Equity and Justice”. Materi ini dibawakan oleh Bapak Nur Azid Mahardinata, MD selaku Co-Principal Investigator of UNESCO Chair Bioethics, dan dimoderatori oleh dr. Rismita Saldeni yang merupakan Alumni CIMSA-BEM KM FK Unand 2013.

SCOPE dan SCORE CIMSA-BEM KM FK Unand juga menjalin kerjasama dengan mitra eksternal, Star Radio, dalam memperluas kampanye mengenai “Bioethics Day” berupa penyiaran langsung materi yang mengangkatkan tema “World’s Bioethics Day” dengan mengundang M. Gilang Dwiputra yang merupakan salah satu Dokter Muda di RSUP M. Djamil Padang dan Projects Development Assistant SCORE IFMSA 20/21, sebagai pembicara dan dimoderatori oleh Khairfani Swandi yang merupakan salah satu member SCORE CIMSA-BEM KM FK Unand 2019.

Semoga semua materi yang disampaikan oleh pemateri, serta kampanye yang diadakan oleh seluruh member SCOPE dan SCORE CIMSA-BEM KM FK Unand dapat diterima dan diimplemetasikan dengan baik oleh para peserta khususnya mahasiswa kesehatan dan hukum, serta dapat menjadi bekal dalam menjalankan profesinya dimasa yang akan datang. 

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

19 November 2020

HDN

Padang (FK Unand) -  Indonesia merayakan Hari Dokter Nasional (HDN) setiap tahunnya pada tanggal 24 Oktober untuk mengapresiasi para dokter yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat, terutama pada saat pandemi COVID-19 ini. Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sampai dengan bulan Oktober 2020, setidaknya 136 dokter telah kehilangan nyawanya karena COVID-19 di Indonesia sejak pandemi ini dimulai.

Jumlah dokter yang meninggal karena COVID-19 ini dalam beberapa bulan terakhir juga mengalami peningkatan yang berarti. Selain itu, menurut Databoks 2020, rasio dokter di Indonesia adalah 0,4 per 1.000 penduduk, artinya Indonesia hanya memiliki 4 dokter yang melayani 10.000 penduduknya, angka ini merupakan yang terendah kedua di Asia Tenggara.

Selain memperingati Hari Dokter Nasional, HDN juga bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa kedokteran mengenai isu-isu kedokteran terkini dengan melibatkannya dalam setiap rangkaian kegiatan project. Selain itu, dengan dilaksanakannya project ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang masalah kesehatan terkini dan sejarah HDN.

Project ini terdiri dari 4 program utama, yaitu air campaign, lomba menulis artikel, siaran radio, dan video apresiasi. Program yang pertama adalah air campaign melalui IG post ataupun IG story untuk seluruh mahasiswa kedokteran Universitas Andalas yang dilaksanakan selama bulan Oktober 2020.

 

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

17 November 2020

YUDISIUM SKED III

Padang (FK Unand) - Sebanyak 37 Mahasiswa Sarjana Fakultas Kedokteran Universitas Andalas mengikuti prosesi Yudisium Program Sarjana Periode IV Tahun 2020 . pada Rabu (18/11). Prosesi ini, berlangsung secara Virtual melalui Aplikasi Zoom dan dapat disaksiskan secara live streaming melalu channel YouTube FK Unand..

Mahasisa yang mengikuti yudisium kali ini berasal dari beberapa Program Studi Sarjana yang ada dilingkungan FK Unand yakni Prodi Pendidikan Dokter dengan gelar sarjana Kedokteran (S.Ked), Prodi Psikologi dengan gelar Sarjana Psikologi (S.Psi) dan Prodi Kebidanan dengan gelar Sarjana Kebidanan (S.Keb).

Yudisium ini dihadiri oleh Dekan FK Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K), Wakil Dekan 1 FK Unand Dr. dr. Efrida, Sp.PK (K), M.Kes, Direktur Pelayanan Medik RSUP M. Djamil Padang serta Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi S1 Pendidikan Dokter, S1 Kebidanan dan S1 Psikologis.

Tiga lulusan terbaik dalam Yudisium Periode IV Tahun 2020 ini yaitu itu yakni Terbaik I dengan IPK 3.52 Predikat Sangat Memuaskan atas nama Salsabila Muslim, Terbaik II dengan IPK 3.52 Predikat Sangat Memuaskan atas nama Fadilla Esmeralda Muslim dan Terbaik III IPK 3.46 Predikat Sangat Memuaskan atas nama  Asa Mutra Ma'Isya.

Pengalungan medali Yudisium, secara simbolis kepada tiga peserta yudisium yang merupakan perwakilan masing-masing prodi di Ruang Sidang Prof. Dr. A. Roesma, FK Unand Kampus Limau Manis. Lalu Diikuti oleh seluruh peserta yudisium secara virtual.

Direktur Pelayanan Medik RSUP M. Djamil Padang menyampaikan bahwa momentum ini merupakan langkah awal bagi seluruh lulusan sarjana kedokteran dan sarjana kebidanan dalam mengimplementasikan seluruh ilmu yang telah dipelajari selama menjadi mahasiswa Pendidikan Kedokteran.

Dekan FK Unand, Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K) menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan menuntaskan pembelajarannya di FK Unand. Dekan berpesan kepada mahasiswa agar tetap semangat dan pantang menyerah meski berada pada situasi pandemi Covid-19 dan pengucapan janji serta sumpah yang telah diikrarkan oleh para lulusan hari ini tentunya harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Bagi lulusan sarjana kedokteran dan sarjana kebidanan akan melanjutkan pendidikan pada tahap profesi selama 4 semester untuk menjalani siklus di berbagai Puskesmas dan RS Jejaring FK Unand untuk meraih gelar Dokter dimana suasana belajar yang akan dilalui sangat berbeda dengan tahap Pendidikan karena setiap mahasiswa akan ditempatkan di RS Jejaring.Hal yang suma juga berlaku bagi Sarjana Kebidanan (S.Keb) yang akan melanjutkan pendidikannya ke tahap Profesi Bidan selama 3 semester untuk menjalani siklus di berbagai Puskesmas dan RS Jejaring FK Unand untuk meraih gelar Bidan. Sedangkan untuk lulusan Sarjana Psikologi (S.Psi) dapat melanjutkan karir atau melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. 

Selama masa pandemi Covid-19 ini, ada sedikit perubahan dalam pelaksanaan Pendidikan tahap profesi, dimana pelaksanaan siklus ada yang bersifat daring dan ada yang bersifat hands on tergantung situasi dan kondisi RS Jejaring terkait perkembangan kasus Covid-19.

Meski dilakuka secara daring, kegiatan Yudisium ini berlangsung khidmat. Pada acara yudisium tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada mahasiswa yang memiliki IPK tertinggi dari masing-masing jurusan.

 

NEW LOGO 2020 ORI BLACK

 

11 November 2020

YUDISIUM PPDS PERIODE IV

Padang (FK Unand) - Fakultas Kedokteran Universitas Andalas melaksanakan Yudisium Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Periode IV Tahun 2020 pada Rabu (11/11) secara daring.

Sebanyak 8 orang PPDS FK Unand mengikuti prosesi yudisium yang dilaksanakan secara live teleconference via zoom meeting di tempat mereka masing-masing dengan didampingi oleh keluarga. Peserta yudisium Periode IV Tahun 2020 ini berasal dari beberapa Program Studi diantaranya

  • Prodi PPDS Ilmu Penyakit Dalam (2 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Bedah (2 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Ilmu Kesehatan Mata (1 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS THT-KL (1 Mahasiswa)
  • Prodi PPDS Patologi Anatomi (2 Mahasiswa)

Yudisium ini dihadiri oleh Dekan FK Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K), Wakil Dekan 1 FK Unand Dr. dr. Efrida, Sp.PK (K), M.Kes, Wakil Dekan II FK Unand Dr. Adrial, M.Kes, Wakil Dekan III FK Unand Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes, Dirut SDM, Pendidikan dan Umum RSUP M. Djamil Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG (K), Dirut RS Unand Dr. dr. Yevri Zulfiqar, Sp.B, Sp.U dan Ketua TKP PPDS FK Unand Prof. Dr. dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD, FINASIM.

Lulusan terbaik pada Yudisium kali ini diraih oleh :

  • Terbaik 1 : dr.Zulda Musyarifah dari Prodi PPDS Patologi Anatomi, prediket lulus Sangat Memuaskan
  • Terbaik 2 : dr.Dutia Gestin dari Prodi PPDS Patologi Anatomi, prediket lulus Sangat Memuaskan
  • Terbaik 3 : dr.Septry Larissa dari Prodi PPDS Ilmu Bedah, prediket lulus Sangat Memuaskan

Dalam kata sambutannya, Ketua TKP PPDS FK Unand mengucapkan selamat kepada seluruh Dokter Spesialis baru FK Unand, beliau berpesan agar para Dokter Spesialis baru dapat terus termotivasi untuk menuntut ilmu, karena setelah ini masih ada jenjang pendidikan yang dapat ditempuh seperti sub spesialis hingga program doktor.

Dekan FK Unand menyampaikan bahwa jumlah dokter spesialis di Provinsi Sumatera Barat sudah mencukupi kebutuhan saat ini, hanya saja penyebarannya tidak merata, dimana banyak dokter spesialis yang terpusat di kota-kota besar, oleh karena itu beliau berpesan agar para dokter spesialis baru nantinya bersedia mengabdi di daerah-daerah terpencil agar kesejahteraan kesehatan di Indonesia dapat tercapai.

berpesan bahwa adanya Pandemi COVID-19 ini bukanlah halangan bagi kita untuk berkarya maupun beraktivitas, FK Unand sendiri telah membutikan bahwa meskipun dalam masa pandemi, namun segala hak dan kewajiban setiap civitas akademika tetap berjalan sebagaimana mestinya salah satunya pelaksanaan yudisium Program Sarjana, Yudisium dan Sumpak Dokter serta Yudisium PPDS. 

Yudisium merupakan titik tolak untuk memulai tanggung jawab sebagai dokter spesialis, dimana kedepannya akan semakin banyak berhubungan dengan masyarakat dan tenaga medis yang lain, oleh karena ini gunakanlah keilmuan yang dimiliki dengan sebaik - baiknya, tetap menjaga nama baik almamater dan tidak melakukan hal - hal yang melanggar moral dan etika 

Selain itu, dalam yudisium kali ini juga ada kata sambutan perwakilan dari Orang Tua dari Dokter Spesialis baru yang diwakili oleh Syahrial, SH, MM orang tua dari dr.Septry Larissa dan sambutan perwakilan dari Dokter Spesialis baru yang diwakili oleh dr.Septry Larissa.

 

 NEW LOGO 2020 ORI BLACK

07 November 2020

 Yudisium Profesi Bidan

Padang (FK Unand) - Fakultas Kedokteran Universitas Andalas melalui Unit Penelitian dan Kegiatan Ilmiah (UPKI) FK Unand menyelenggarakan acara Welcome Party pada Sabtu (07/11) secara daring.

Welcome Party merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Unit Penelitian dan Kegiatan Ilmiah (UPKI) FK Unand yang bertujuan untuk transfer pengetahuan dari staf yang baru menyelesaikan pendidikan baik S2, S3 ataupun spesialisasi terkait dengan peneletian yang dilaksanakan selama menempuh pendidikan. Nantinya para narasumber akan mempresentasikan hasil penelitian yang telah dilakukan di tempat pendidikannya kepada staf pengajar yang ada sehingga diharapkan akan memberikan masukan, merangsang keluarnya ide / gagasan untuk melakukan penelitian selanjutnya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan II FK Unand Dr. Adrial, M.Kes, Ketua UPKI Prof.Dr.dr. Yusrawati, SpOG-KFM dan Ketua Panitia dr. Tuti Handayani, SpRad. Peserta pada acara ini merupakan civitas akademika yang berasal dari berbagai institusi.

Wakil Dekan II FK Unand dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa diharapkan dengan adanya Welcome Party ini dapat lebih memotivasi civitas akademika dalam melakukan penelitian baik itu di bidang klinis maupun non klinis.

Pada Welcome Party kali ini, UPKI menghadirkan beberapa narasumber yang akan membawakan berbagai materi utnuk menambah pengetahuan peserta :

  1. Dr. dr. Amel Yanis, Sp.KJ (K) - Pengaruh Pengayaan Lingkungan Terhadap Gejala Autistic Like Behavior Pada Tikus Percobaan
  2. Dr. dr. Dwi Yulia, Sp.PK - Kajian Desoxyribonucleic acid Virus Hepatitis B pada darah donor dengan Hepatitis B Surface Antigen negatif dan Anti Hepatitis B Surface positif
  3. dr. Noverika Windasari, Sp.F.M - Perbandingan Manajemen Kasus Kekerasan Seksual di RSUP Dr. Hasan Sadikin dan RSUP Dr. M. Djamil
  4. dr. Ulya Uti Fasrini, M.Biomed - Efek Neuroprotektif Katekin Gambir (Uncaria gambir [Hunter] Roxb) terhadap Protein Tau Terfosforilasi pada Tikus Model Alzheimer Sprague dawley Betina

Dr. dr. Amel Yanis, Sp.KJ (K) dalam pemaparan materinya menyampaikan bahwa atusime sangat efektif dalam menilai emosional seseorang,. Seorang ibu yang merupakan seorang pengasuh anak harus mampu menjadi pribadi yang kretaif dalam melalkukan pengasuhan sehingga segala sesuatu  yang dikerjakan oleh anak menjadi menyenangkan.agar motoric halus seorang anak dapat terlatih dengan baik.

 NEW LOGO 2020 ORI BLACK

05 November 2020

 Yudisium Profesi Bidan

Padang (FK Unand) - Fakultas Kedokteran Universitas Andalas bersama Program Studi Pendidikan Profesi Bidan sukses melaksanakan Yudisium dan Pengucapan Lafal Sumpah Bidan Periode I Tahun 2020 pada Kamis (05/11) secara daring.

Yudisium dan Pengucapan Lafal Sumpah Bidan ini merupakan yudisium bagi angkatan pertama Prodi Pendidikan Profesi Bidan FK Unand dan merupakan penyelenggaraan  perdana di FK Unand. Sebanyak 58 orang mahasiswa Profesi Bidan FK Unand mengikuti prosesi yudisium yang dilaksanakan secara daring dengan didampingi oleh keluarga masing-masing.

Yudisium ini dihadiri oleh Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H, Dekan FK Unand Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F.M (K), Wakil Dekan 1 FK Unand Dr. dr. Efrida, Sp.PK (K), M.Kes, Wakil Dekan II FK Unand Dr. Adrial, M.Kes, Wakil Dekan III FK Unand Dr. dr. Netti Suharti, M.Kes, Dirut RS Unand Dr. dr. Yevri Zulfiqar, Sp.B, Sp.U dan Ketua Senat FK Unand

Acara dimulai dengan pengambilan absen dan pembacaan nama-nama calon Bidan baru oleh Bd. Erda Mutiara Halida, S.St, M.Keb selaku Sekretaris Program Studi Profesi Bidan FK Unand. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Yudisium yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Profesi Bidan, Lusiana El Sinta Bustami, SST, M.Keb.

Sebelum mengucapkan lafal sumpah bidan, masing-masing calon bidan disumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing yang dipandu oleh rohaniawan dari masing-masing agama para calon bidan.

Pelantikan dan Pengucapan lafal sumpah bidan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Profesi Bidan yang diikuti oleh 58 calon Bidan. Setelah Pelantikan dan Pengucapan lafal sumpah bidan dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan pengalungan medali pada perwakilan bidan ang diikuti oleh pengalungan medali oleh orang tua kepada bidan baru di tempat masing-masing.

Pada yudisium periode I tahun 2020 ini, sebanyak 58 orang lulusan Pendidikan Profesi Bidan FK Unand meraih perdikat lulus Dengan Pujian dengan rincian IPK tertinggi 4.00, IPK terendah 3.94, IPK rata-rata 3.97 dan lama studi tercepat 1 tahun 9 bulan. 

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Unand mengucapkan selamat kepada dokter baru yang telah diyudisium.

"Kami mengucapkan selamat kepada semua lulusan, dimana 58 mahasiswa yang di yudisium hari ini lulus dengan cumlaude dan predikat dengan pujian. Kami berharap prestasi ini dapat dipertahankan oleh para lulusan hingga ujian kompetensi (UKOM) yang akan segera diselenggarakan nanti serta senantiasa menjaga nama baik almamater,” kata Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F. M. (K).

Turut hadir dan memberikan kata sambutan dalam acara ini yaitu , Ketua AIPKIND Pusat Dra. Jumiarni Ilyas, M.Kes dan Ketua IBI Pusat Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes. 

Ketua IBI Pusat, Dr. Emi Nurjasmi, M.Kes berpesan kepada seluruh lulusan bahwa “Yudisium dan Pengucapan lafal sumpah Bidan ini bukanlah Langkah akhir, melainkan Langkah awal bagi para bidan baru untuk mengabdi seuai dengan keilmuannya.”

Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri, S.H., M.H mengucapkan selamat kepada dokter baru yang baru saja dilantik hari ini. 

“Saya memberikan apresiasi dan selamat kepada para lulusan, dimana ini adalah lulusan pertama dari profesi bidan, dan prestasi yang diraih sangat luar biasa dimana nyaris semuanya lulus dengan pujian. Saya mengharapkan kedepannya para lulusan tidak pernah puas dalam menuntut ilmu hingga terus berjuang dalam mengembagkan keahliannya.,” katanya.  

Selain itu, dalam yudisium kali ini juga ada kata sambutan perwakilan dari Orang Tua dari Bidan baru yang diwakili oleh DBapak H. Maslan Nasution, SH orang tua dari Rahmiza Eka Putri, S.Keb, Bd dan sambutan perwakilan dari Bidan baru yang diwakili oleh Rahma Yani Afrah, S.Keb, Bd. 

 

 NEW LOGO 2020 ORI BLACK

25 Oktober 2020

Sakato

Padang (FK Unand) – Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat / Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Andalas melaksanakan Webinar Seri IV secara live teleconference via zoom meeting dan live streaming melalui Youtube serta live di Padang TV pada Sabtu (24/10) dengan tema : SAKATO (Satukan Asa, Kuatkan Usaha, Tuntaskan COVID-19)

SAKATO, Satukan Asa, Kuatkan Usaha, Tuntaskan COVID-19, merupakan serangkaian acara yang diangkatkan oleh dokter muda sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran tingkat profesi Dokter Muda di bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat – Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedoketreran Universitas Andalas. SAKATO memiliki 1 acara utama, yaitu Webinar, yang mana diangkat sebagai acara daring serial Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat – Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. BASAMO juga memiliki 2 acara daring pendamping, berupa Instagram Live, yang mengundang pakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan  talk on radio, yang berdiskusi seputar Covid-19 bersama dokter muda.

Acara Webinar SAKATO merupakan acara webinar seri 4, dengan tema “Harapan dan Kesiapan Masyarakat untuk Vaksin Covid-19” yang diselenggarakan oleh Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat-Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Webinar ini terbuka untuk umum dan bertujuan untuk menjangkau sebagian besar elemen masyarakat di Indonesia.

Hingga pendaftaran ditutup, tercatat kurang lebih 4607 orang pendaftar Webinar, berasal dari berbagai kalangan dan usia, yang mana sebagian besar berasal dari berbagai daerag di indonesia.  Sebanyak 43,4% merupakan peserta dengan tingkat pendidikan S1, S2 dan S3 dari berbagai universitas dan jurusan pendidikan yang berbeda. Selebihnya terdiri dari bapak, ibu, remaja SMP dan SMA, dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan

Webinar ini dibuka oleh pembawa acara, salah seorang dokter muda Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat – Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Tiara Mardalifa, S.Ked dan dimoderatori oleh Ibu  Dr. Ricvan Dana Nindrea, S.KM, M.Kes yang merupakan staff Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat – Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Webinar ini dilaksanakan melalui Zoom Cloud dan Live Streaming Youtube dengan total penonton dari kedua platform tersebut adalah sebanyak lebih dari 4700 orang. 

Webinar ini membahas topik-topik yang menarik, dan relevan dengan situasi Indonesia saat ini terutama di kota Padang - Sumatera Barat, yaitu terkait Harapan dan Kesiapan Masyarakat untuk Vaksin Covid-19.

Webinar seri 4 ini terdiri dari 3 sesi. Sesi pertama membahas tentang “Pemetaan Situasi Covid-19 di Indonesia” yang dijelaskan oleh Narasumber, Prof. Drh. Wiku Adisasmito, M.Sc., Ph.D, ketua Tim dan Juru Bicara Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Lalu dilanjutkan dengan membahas “Epidemiologi Herd Immunity” yang dijelaskan oleh Narasumber,  Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, M.Kes, Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komununitas Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

Sesi kedua merupakan kegiatan pembacaan Hasil Survey "Harapan dan Kesiapan Masyarakat untuk Vaksin Covid-19" oleh : dr. Hardisman, MHID,Dr.PH (Med), Staff Pengajar Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Sebelumnya telah dilakukan penyebaran kuisioner tentang kesiapan masyarakat untuk vaksin covid-19 oleh panitia.

Sesi ketiga membahas  “Proses vaksin, Kandungan, dan Keamanan Covid-19” yang dijelaskan oleh Narasumber, Dr. Apt. Neni Nurainy,  Project Senior Integration Manager Research and Development PT Bio Farma. Dilanjutkan dengan pembahasan “Rencana Road Map, Implemantasi Vaksin, Permasalahan, Tantangan dan Persiapannya” yang dijelaskan oleh Narasumber, dr. Achmad Yurianto Staf Ahli Menkes bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi

Selain Webinar, pada seri ke IV ini  juga diselenggarakan 2 acara lain yaitu Instagram Live dan talk on RadioPada acara Instagram Live ini, SAKATO, melalui dokter muda Bagian IKM/IKK FK UNAND, bekerja sama dengan akun Instagram @gadihbujang_minang dalam pelaksanaannya. Dalam acara ini kami mengundang Dr.dr.Hj. Arina Widya Murni, SpPD-K Psi, FINASIM sebagai narasumber yang akan mejelaskan tentang “Aspek Psikologis Masyarakat Terhadap Prosedur Penatalaksanaan Pasien Covid-19.

Pada acara Talk on Radio kami berdiskusi mengenai Covid-19 dengan narasumbernya dari dokter muda IKM. Acara ini terlaksana di dua waktu dan tempat yaitu di Treat Radio Indonesia pada tanggal 16 Oktober 2020 dan Pesona 105 FM pada 22 Oktober 2020

Harapannya melalui webinar dan acara pendamping, masyarakat akan menjadi lebih cerdas dan paham tentang pandemi covid-19. Tentunya dengan terbentuknya masyarakat yang cerdas ini, masyarakat bisa memilah informasi yang benar ditengah berita hoax yang tersebar yang tentunya.

NEW LOGO 2020 ORI BLACK