Indonesian English
Berita

Berita (371)

Children categories

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017 (0)

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Tarumanegara Medical Competition (TMC) 2017 merupakan suatu acara perlombaan ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat. Kegiatan ini berada di dalam program kerja tahunan BEM FK Untar. Dan pada tahun ini merupakan ajang kegiatan tahunan yang kedua kali nya di gelar dimulai pada tanggal 2 Juni – 4 Juni tahun 2017 yang di buka langsung oleh Rektor Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan semangat berkompetisi dan jiwa sportivitas mahasiswa FK atau rumpun ilmu kesehatan (FKM, Farmasi, dan Keperawatan) di seluruh Indonesia, serta dapat menjadi wadah dalam menuangkan segala ide dan kreasi. Kompetisi ilmiah ini dibagi atas empat cabang lomba, yaitu tinjauan pustaka, poster ilmiah, poster publik, dan fotografi.

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Tema yang diangkat pada kegiatan TMC 2017 adalah: “The Climate Change: How it Affect Tropical Diseases” dan mendatangkan 5 sampai 10 tim finalis untuk tiap cabang lomba yang berasal dari beberapa Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas berhasil mengirimkan satu tim finalis untuk cabang lomba poster ilmiah, yakni Adila Hanna, Dessia Nuraulia Putri, dan Sakinah, semuanya terdiri dari angkatan 2014. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 2 Juni 2017 hingga 4 Juni 2017. Kedatangan finalis, pembukaan acara, serta technical meeting seluruh tim berlangsung pada tanggal 2 Juni 2017. Seminar nasional dan presentasi babak final diadakan pada tanggal 3 Juni 2017, dan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang serta makan bersama pada malam harinya. Keesokan harinya di tanggal 4 Juni 2017, para delegasi pulang ke daerah masing-masing.

 

 

 

Kegiatan utama dalam acara ini adalah presentasi finalis dari tiap cabang lomba, yang diadakan di Gedung Kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara. Kegiatan utama lainnya adalah Seminar Nasional yang bertemakan “Tropical Infection - We Know, We Treat, We Prevent”. Materi-materi dalam seminar ini dibawakan oleh Prof.Dr.Herdiman T.Pohan,Sp.PD,KPTI,DTMH, dr Teguh Sarry Hartono,Sp.MK, dr.Joyce Bratanata,Sp.PD, dr.Dollar,S.H,MH,MM, dr Erni J. Nelwan, Sp.PD-KPTI, dr.Wiyarni Pambudi,Sp.A,IBCLC.

Pada kompetisi kali ini, delegasi dari Universitas Andalas masih bisa sampai tahap finalis, belum berhasil menjadi pemenang. Masih diperlukan evaluasi dan persiapan yang lebih matang agar dapat memenangkan kompetisi ilmiah yang diadakan selanjutnya. Oleh karena itu, diharapkan para delegasi Unand dapat melatih calon delegasi berikutnya untuk persiapan perlombaan berikutnya.

untar 5

Dokumentasi : Edwin Destra

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

View items...
17 Desember 2018

 

Lowongan Pekerjaan Dosen Tetap Non PNS di Prodi Psikologi FK Unand

Persyaratan:

1. Warga Negara Indonesia ( WNI)

2. Sehat jasmani,rohani dan bebas  dari narkoba

3. Magister Psikologi (S2) Dan Linear

4. Pekerja keras, penuh inisiatif, dan mampu  

   beradaptasi

7. Umur Maksimal 35 Tahun Pada Saat Melamar 

8. IPK Minimal 3.00

 Dokumen Lamaran :

1. Surat lamaran dan Curriculum Vitae ( sertakan alamat

   email dan no HP pada surat lamaran )

2. Fotocopi KTP yang masih berlaku

3. Pas Photo warna ukuran 3x4 ( dua lembar )

4. Legalisir Ijazah dan Transkrip Nilai.

 

Lamaran di tujukan kepada Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas paling   lambat diterima pada hari Selasa tanggal 18 Desember 2018

di Sekretariat FK Unand Kampus Limau Manis Padang.

 

Last modified on Senin, 17 Desember 2018 11:14
14 Desember 2018

 

Jadwal Pelaksanaan Tes Wawancara dan Tes Praktek Mengajar SKB CPNS Tahun 2018

 

Kepada seluruh Peserta Ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Universitas Andalas yang lulus Tes Kemampuan Dasar, berikut diinformasikan Jadwal Pelaksanaan Tes Wawancara dan Tes Praktek Mengajar Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kemenristekdikti pada Unit Kerja Universitas Andalas.

Dengan rincian sebagai berikut:

Jadwal Tes wawancara dan tes Praktek mengajar - Download

Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

 
Read 218 times
 
 
 Humas
14 Desember 2018

 

268 Peserta CPNS Unand Ikuti Tes SKB

 

Padang (Unand) – Universitas Andalas telah mengumumumkan hasil tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang melamar untuk profesi dosen.

Pengumuman tersebut telah diumumkan pada tanggal 8 Desember 2018 melalui web https://www.unand.ac.id/id/berita-peristiwa/berita/item/3042-pengumuman-hasil-seleksi-kompetensi-dasar-skd-kemenristekdikti-dan-informasi-terkait-seleksi-kompetensi-bidang-skb-penerimaan-cpns-di-universitas-andalas.html  

Melalui pengumuman tersebut sebanyak 268 orang yang lulus SKD yang selanjutnya akan mengikuti Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) yang dimulai hari ini (13/12) hingga beberapa hari kedepan.

Wakil Rektor II Universitas Andalas Prof. Dr. Syafrizal Sy mengucapkan selamat kepada peserta yang telah lulus uji SKD yang dilaksanakan pada bulan November lalu dan akan mengikuti uji selanjutnya yakni SKB.

Dikatakannya untuk SKB ini akan ada 4 tahap yang akan dilalui yaitu kompetensi dibidang keahlian dengan skor 40%, tes mengajar skornya 25%, wawancara 20% dan kesehatan dengan skor 15%.

“Semua hasilnya ini akan dikirimkan kepusat karena yang mengkoordinir langsung dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia, sehingga tidak perlu ada kecurigaan terhadap panitia maka maksimalkanlah kemampuan kita masing-masing dalam mengikuti ujian ini,” Ujarnya.

Dari semua peserta yang ikut ujian nantinya akan ada yang tidak lulus karena memang formasi yang terbatasnya, untuk Universitas Andalas sendiri akan menerima CPNS formasi dosen sebanyak 175.

Ia berharap nantinya peserta yang lulus adalah orang-orang yang memang tepat, yang mau mengabdi di Universitas Andalas untuk kedjajayaan bangsa. 

Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian dan Hukum Tata Laksana Universitas Andalas Erijon, S. Sos, MM mengatakan dari semua peserta yang lulus SKD ternyata masih ada yang tidak datang untuk mengikuti ujian SKB.

Baginya pelamar yang tidak hadir mengikuti ujian dengan alasan apapun akan dinyatakan gugur.

Kemudian ia juga mengingatkan untuk mewaspadai tawaran atau janji dari oknum tertentu yang menjanjikan kelulusan pada tahap seleksi untuk diangkat menjadi CPNS, kalaupun ada oknum tersebut ia meminta untuk segera melaporkan kepanitia.

“SKB ini akan berlangsung hingga hari Sabtu mendatang, khusus hari ini akan berlangsung ujian keahlian (kemampuan bidang) kemudian hari Jumat dan Sabtu akan dilaksanakan tes wawancara dan praktek mengajar (Micro Teaching) atau lengkapnya dapat membuka link ini sebutnya.

Humas

13 Desember 2018

Profesi Apoteker Unand Terima Mahasiswa Baru Angkatan I 2019

 

Padang (Unand) – Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Andalas membuka pendaftaran mahasiswa baru angkatan I tahun 2019/2020.

Pendaftaran ini dilakukan secara online (langsung antar berkas) dari tanggal 2-9 Januari 2019 melalui laman http://pendaftaran.pmb.unand.ac.id/web/,”kata Dekan Fakultas Farmasi Universitas Andalas Prof. Dr. Fatma Sri Wahyuni, Apt pada Jumat (14/12) di Ruang Kerjanya.

Bagi pendaftar dari luar Universitas Andalas tes tertulisnya akan dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2018 yang terdiri Tes Kemampuan Kefarmasian (TKK) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Selain itu juga akan ada tes wawancara (Interview) mengenai bidang farmasi science, bidang farmasetika dan bidang farmakologi/klinis pada 11 Januari 2019.

“Sedangkan untuk pendaftar dari Universitas Andalas sendiri registrasinya online (langsung antar berkas) masih pada ditanggal yang sama.

Pengumuman kelulusan akan diumumkan tanggal 14 Januari dan pendaftaran ulangnya bagi yang lulus pada tanggal 14-16 Januari 2019,”ujarnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan kuliah perdananya akan dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2019.

Sementara itu mengenai persyaratanya yakni telah menyelesaikan program strata 1 Farmasi pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi dengan IPK minimal 3.20 dari luar Universitas Andalas, tidak berasal dari mahasiswa konversi D3 Farmasi (mahasiswa transfer), memiliki ijazah SMA/MA/SMK Farmasi dengan jurusan IPA, membayar uang kuliah sesuai yang telah ditetapkan oleh Rektor dan Hardcopy Biodata.

Selain itu,  khusus bagi mahasiswa yang berasal dari Universitas Andalas harus melampirkan fotocopy ijazah dan transkrip sarjana farmasi atau surat keterangan sudah lulus ujian sarjana, surat keterangan bermaterai akan menyerahkan ijazah  paling lambat 1 bulan setelah wisuda dan surat keterangan bebas dari dokter pemerintah.

Kemudian bagi mahasiswa yang berasal dari luar Universitas Andalas harus melampirkan bukti pembayaran pendaftaran melalui Bank Syariah Mandiri, fotocopy ijazah dan transkrip yang sudah dilegalisir, fotocopy ijazah SMA yang sudah dilegalisir, surat keterangan tidak buta warna dan bebas narkoba dari dokter pemerintah serta tidak berasal dari mahasiswa konversi DIII.

Mengenai info lengkapnya dapat membuka pada link berikut.

 

Humas 

 

Last modified on Jumat, 14 Desember 2018 17:24
12 Desember 2018

Unand Jalin Kerjasama dengan Universitas Alicante Spanyol

 

Spanyol (Unand) – Menjajaki kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi dari luar negeri merupakan salah satu upaya untuk mempercepat internasionalisasi universitas.

Berkaitan dengan itu, Universitas Andalas baru-baru ini menjalin kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Alicante Spanyol Wakil pada Kamis (29/11) yang lalu.

Kerjasama ini dilakukan langsung oleh Wakil Rektor IV Universitas Andalas Dr. Endry Martius, MSc bidang Perencanaan, Pengembangan dan Kerjasama .

Dikatakannya penandatangan MOU ini adalah tindak lanjut dari kerjasama yang sedang berlangsung melalui skema Capacity Building in Higher Education (CBHE). 

“Skema CBHE adalah grant dari European Commission dalam bentuk pengembangan Kewirausahaan Sosial di perguruan tinggi,” sambungnya.

Disebutkannya Grant ini diberikan nama INSPIRE atau Introduction of Social Entrepreneurship (SE) in Higher Education

Lebih lanjut ia menyampaikan Universitas Andalas sejak Oktober 2017 bersama dengan tiga universitas partner dari Indonesia: Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) dan Universitas Udayana (UNUD) Bali serta tiga universitas partner dari Uni Eropa telah melaksanakan grant CBHE untuk jangka waktu tiga tahun. 

“Pada tahun 2018 ini diadakan project meeting untuk melakukan evaluasi terhadap implementasi grant dengan tempat di Universitas Alicante, Spanyol sebagai salah satu partner dari negara Uni Eropa,” ujarnya. 

Project meeting ini dihadiri oleh semua Project Manager dari masing-masing universitas partner dan Universitas Andalas diwakili oleh Dr. Ma’ruf. 

Selain menjalankan agenda project meeting, pertemuan di kota Alicante ini juga melaksanakan agenda Training of Trainer (TOT) yang melibatkan dosen-dosen dari universitas partner dari Indonesia, dan trainer dari universitas FH Johanneum, Krakow University of Economics dan University of Alicante. 

Training berlangsung selama 3 hari dari tanggal 26-28 November dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor bidang kerjasama Universitas Alicante dan juga dihadiri oleh Rektor dan Wakil Rektor bidang Kerjasama Universitas Udayana dan Rektor Universitas Sumatera Utara. 

Setelah pelaksanaan training ini, para trainer akan melaksanakan beberapa kegiatan lanjutan dari INSPIRE Project berupa World Café, Workshop on Social Entrepreneurship, business plan competition dan mentoring untuk start-up di area SE. Peserta training dari Universitas Andalas terdiri dari: Dr. Hafiz Rahman, MSBS, Dr. Rahmi Fahmy, MBA, Dr. M. Fany Alfarisi, MsFin dan Asmi Abbas, MM. 

Humas

07 Desember 2018

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan mengkaji wacana penurunan jumlah satuan kredit semester (SKS) yang harus ditempuh mahasiswa di jenjang pendidikan perguruan tinggi. Pasalnya, jumlah SKS yang harus dituntaskan mahasiswa di Indonesia dinilai lebih banyak dibandingkan dengan di luar negeri.

“Kami ingin tetap pelajari dulu (soal pengurangan SKS di perguruan tinggi). Kami sudah pernah bicarakan di antara para dirjen (direktur jenderal),” kata Menristekdikti Mohamad Nasir di Jakarta, Senin (3/12/2018). 

Dia mengatakan, di luar negeri, beban kredit yang harus dicapai mahasiswa S-1 adalah 120 SKS. Sementara, di Indonesia untuk mendapatkan gelar sarjana harus menuntaskan 144 SKS. “Apakah harus turun menjadi 120 SKS atau tetap 144 SKS, tapi dia sampai di pendidikan apanya nanti harus kami selesaikan,” tuturnya. 

Menurut Nasir, masih banyak perbedaan pandangan tentang jumlah SKS yang harus dirampungkan mahasiswa, sehingga sejauh ini penurunan jumlah SKS di perguruan tinggi masih sebatas wacana saja. Dia menuturkan, undang-undang tidak mengatur 10 SKS untuk mata kuliah dasar umum (MKDU), yakni Pendidikan Kewarganegaraan, Agama, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris, sehingga ada peluang untuk perampingan jumlah SKS.

“Karena tarik menariknya sangat tinggi. Ini problem yang muncul di lapangan adalah tidak hanya itu. Kami mau terapkan itu, ternyata masih ada perbedaan pandangan tentang 144 SKS. Karena apa? Yang 10 SKS ini adalah ada dalam undang-undang yang wajib dilakukan yang namanya Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU). Pertanyaan saya, di dalam undang-undang ditetapkan 10 SKS tidak? Tidak ada itu. Nah nanti ke depan akan saya coba merge (susutkan) supaya lebih sederhana. Kami bicara dulu dengan para dirjen. Mudah-mudahan tahun depan sudah mulai diaplikasikan,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Sumber : https://bit.ly/2Pp16TH

 

 

04 Desember 2018

1.400 Makalah Dipersentasikan pada KNKHRB IV Unand

Padang (Unand) – Sebanyak 1.400 makalah dipresentasikan pada Konferensi Nasional Klaster dan Hilirisasi Riset Berkelanjutan (KNKHRB) Universitas Andalas ke IV tahun 2018 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Prof. Dr. Dachriyanus, Apt pada Senin (3/12) di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang.

Ketua pelaksana kegiatan Dr. Eng Mukammad Makky, STP, MSi mengatakan kegiatan ini merupakan momentum yang sangat berharga, diera distruptive innovation seperti saat ini perguruan tinggi harus senantiasa melakukan terobosan agar tetap unggul dalam persaingan global.

“Perguruan tinggi harus mampu menciptakan inovasi agar tetap berkontribusi, Universitas Andalas sebagai salah satu perguruan tinggi dengan visi menjadi universitas terkemuka dan bermartabat perlu beradaptasi dan menerapkan stategi yang tepat dalam menghadapi era ini,” ungkapnya.

Disampaikannya percepatan dalam beradaptasi dan perkembangan serta prilaku konsumen menjadi kunci utama, oleh sebab itu, Universitas Andalas harus peka dan harus insptropeksi diri sehingga mampu menempatkan posisinya ditengah perkembangan ilmu dan pengetahuan serta teknologi.

Untuk itu, melalui kegiatan KNKRHB ke IV ini dikatakannya arahan kegiatan penilitian dan pengabdian masyarakat Universitas Andalas telah memposisikan dirinya untuk beradaptasi dan berubah menuju kegiatan riset dan pengabdian masyarakat berbasis muatan atau output yang mengarah kehilirisasi riset menuju Entrepreneurship University.

Lebih lanjut ia menyampaikan kegiatan ini akan dilaksanakan selama 7 hari berturut-turut dari tanggal 3 - 9 Desember 2018 yang akan mempresentasikan 1.400 hasil kegiatan penilitian dan pengabdian masyarakat Universitas Andalas.

“Setiap pemakalah akan menyajikan karya ilmiah dalam bentuk tulisan dan barang penelitian lainnya sehingga kegiatan ini akan menghasilkan lebih 1.400 produk karya ilmiah yang akan diterbitkan dalam bentuk jurnal dilingkungan Universitas Andalas,” tuturnya.

Pada kegiatan ini juga memamerkan lebih dari 150 produk hasil-hasil riset dosen dan mahasiswa Universitas Andalas dan juga terlihat lebih dari 30 poster hasil dari penelitian yang disajikan oleh para periset.

Selain itu, juga ada 77 buah buku disajikan pada kegiatan ini yang merupakan luaran dari penelitian serta telah dihasilkan 300 kakayaan intelektual dari seluruh kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Andalas ditahun 2018.

“Untuk artikel ditingkat internasional hasil riset dosen Universitas Andalas telah memberikan 292 publikasi artikel ilmiah yang tercantum pada jurnal terindeks dan bereputasi, 453 buah artikel yang telah dipresentasikan pada ajang konferensi internasional pada prosiding terindeks serta lebih dari 300 makalah atau artikel ilmiah lainnya yang telah diterbitkan dalam berbagai jurnal internasional,” ujanya. 

Seluruh hasil karya dosen baik penelitian dan pengabdian dikatakannya telah menempatkan Universitas Andalas pada peringkat lima nasional pada bidang Penilitian dan peringkat empat pada bidang Pengabdian Masyarakat.

Ia berharap akan banyak manfaat didapat dari kegiatan ini yang dirasakan tidak hanya oleh Universitas Andalas namun juga dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Andalas Dr. Ing Uyung Gatot S Dinata, MT mengatakan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) untuk memfasilitasi peneliti agar mengumumkan dan melaporkan hasil risetnya sehingga diketahui oleh publik, reviewer yang pada akhirnya akan menghasilkan output-output penelitian seperti, jurnal, HAKI, buku ajar, produk-produk rekayasa social dan lain-lain.

“Berbeda dengan tahun sebelumnya tahun ini jumlah makalah yang dipresentasikan mengalami peningkatan yakni sebanyak 1.400 makalah, dimana tahun sebelumnya sekitar 800  makalah,” sebutnya. 

Selain itu kegiatan ini setiap harinya menghadirkan narasumber salah satunya ketua Komisi Penyiaran Indonesia Yuliandre Darwis, Ph. D sebagai keynote speaker. 

 

Sumber : Humas Unand

30 November 2018

Beasiswa Indonesia Cerdas BRI 2018

 

Persyaratan:

  1. Mahasiswa reguler/ non extension program Strata-1 (S1) dan Diploma (D3) yang berprestasi dan atau kurang mampu
  2. Bagi mahasiswa berprastasi dibuktikan dengan Bukti Prestasi (Piagam, Sertifikat, copy IPK yang dilegalisir) dan atau Surat Keterangan dari / Perguruan Tinggi yang menerangkan prestasi ybs.
  3. Untuk mahasiswa dengan kategori kurang mapu dibuktikan dengan Keterangan Keluarga tidak mapu yang dikeluarkan oleh Kelurahan atau Kantor Desa.
  4. IPK Minimal 3.00
  5. Surat Permohonan dari Mahasiswa penerima beasiswa
  6. Mahasiswa yang mengajukan permohonan minimal sedang mem=nempuh semester 3 dan maksimal semester 7 (untuk strata 1) atau semester 5 (untuk Diploma 3)
  7. Tidak dalam status ikatan dinas , dibuktikan dengan Surat Pernyataan yang menyatakan bahwa mahasiswa penerima beasiswa tidak dalam status ikatan dinas.
  8. Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain, dibuktikan dengan Surat Pernyataan yang menyatakan bahwa mahasiswa penerima beasiswa tidak sedang memperoleh beasiswa sejenis dari pihak lain.
  9. Memperoleh rekomendasi dari Perguruan Tinggi yang bersangkutan

Adappun persyaratan yang dikumpulkan ke Fakultas adalah :

  1. KRS semester sekarang yang ditandatangani Penasehat Akademik (PA).
  2. Transkrip Nilai Semestara yang ditanda tangani Ketua Jurusan.
  3. Sertifikat / piagam /bukti sebagai mahasiswa berprestasi
  4. Surat keterangan tidak mapu dari lurah / wali Nagari (Bagi yang kurang mapu)
  5. Surat permohanan dan pernyataan (Download disini)

Semua berkas dimasukan dalam map yang ditulis nama,No BP, Jurusan dan No HP di depanya dengan warna :

Biru (Sistem informasi)

Merah (Sistem Komputer)

Berkas Seleksi Penerimaan Beasiswa paling lambat di kumpul ke Fakultas Tanggal 3 Desember 2018 jam 10.00 WIB.

 

Sumber : https://bit.ly/2zwHPL2