Indonesian English
Berita

Berita (505)

Children categories

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017 (0)

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Tarumanegara Medical Competition (TMC) 2017 merupakan suatu acara perlombaan ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat. Kegiatan ini berada di dalam program kerja tahunan BEM FK Untar. Dan pada tahun ini merupakan ajang kegiatan tahunan yang kedua kali nya di gelar dimulai pada tanggal 2 Juni – 4 Juni tahun 2017 yang di buka langsung oleh Rektor Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan semangat berkompetisi dan jiwa sportivitas mahasiswa FK atau rumpun ilmu kesehatan (FKM, Farmasi, dan Keperawatan) di seluruh Indonesia, serta dapat menjadi wadah dalam menuangkan segala ide dan kreasi. Kompetisi ilmiah ini dibagi atas empat cabang lomba, yaitu tinjauan pustaka, poster ilmiah, poster publik, dan fotografi.

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Tema yang diangkat pada kegiatan TMC 2017 adalah: “The Climate Change: How it Affect Tropical Diseases” dan mendatangkan 5 sampai 10 tim finalis untuk tiap cabang lomba yang berasal dari beberapa Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas berhasil mengirimkan satu tim finalis untuk cabang lomba poster ilmiah, yakni Adila Hanna, Dessia Nuraulia Putri, dan Sakinah, semuanya terdiri dari angkatan 2014. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 2 Juni 2017 hingga 4 Juni 2017. Kedatangan finalis, pembukaan acara, serta technical meeting seluruh tim berlangsung pada tanggal 2 Juni 2017. Seminar nasional dan presentasi babak final diadakan pada tanggal 3 Juni 2017, dan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang serta makan bersama pada malam harinya. Keesokan harinya di tanggal 4 Juni 2017, para delegasi pulang ke daerah masing-masing.

 

 

 

Kegiatan utama dalam acara ini adalah presentasi finalis dari tiap cabang lomba, yang diadakan di Gedung Kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara. Kegiatan utama lainnya adalah Seminar Nasional yang bertemakan “Tropical Infection - We Know, We Treat, We Prevent”. Materi-materi dalam seminar ini dibawakan oleh Prof.Dr.Herdiman T.Pohan,Sp.PD,KPTI,DTMH, dr Teguh Sarry Hartono,Sp.MK, dr.Joyce Bratanata,Sp.PD, dr.Dollar,S.H,MH,MM, dr Erni J. Nelwan, Sp.PD-KPTI, dr.Wiyarni Pambudi,Sp.A,IBCLC.

Pada kompetisi kali ini, delegasi dari Universitas Andalas masih bisa sampai tahap finalis, belum berhasil menjadi pemenang. Masih diperlukan evaluasi dan persiapan yang lebih matang agar dapat memenangkan kompetisi ilmiah yang diadakan selanjutnya. Oleh karena itu, diharapkan para delegasi Unand dapat melatih calon delegasi berikutnya untuk persiapan perlombaan berikutnya.

untar 5

Dokumentasi : Edwin Destra

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

View items...
15 November 2019

 Sporadist ok

 

Di sepanjang tahun 2018 kejadian gempa bumi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) naik dua kali lipat dibanding tahun 2017. Pada tahun 2018 aktivitas gempabumi yang terekam ebanyak 454, sedangkan di tahun 2017 sebanyak 204 kali dan ditahun 2016 sebanyak 191 kali. (BMKG SUMBAR 2018)

Berdasarkan data dari BNPB kejadian bencana gempa bumi tsunami di Kota Padang mulai tahun 2000 – 2018 telah menyebabkan 390 nyawa meninggal dan hilang serta 1.240 luka – luka. Hal ini merupakan bencana dengan angka paling tertinggi memakan korban jiwa di Kota Padang. (Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI)

Pada saat ini terdapat 7 agenda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. RPJMN menjelaskan bahwa pulau Sumatera termasuk dalam penduduk terbanyak yang terdampak oleh gempa bumi (±48 juta jiwa) setelah pulau jawa dan bali (±130 juta jiwa). Hal ini sangat mendukung salah satu aktivitas SCORP CIMSA-BEM KM FK UNAND khususnya untuk membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim.

Oleh karena itu,SCORP CIMSA UNAND mengangkatkan sebuah Sustainable Project SPORADIST dalam bentuk penutupan suspro dengan menciptakan kader yang mandiri dan berkelanjutan dalam melaksanakan kegiatan mitigasi bencana gempa dan tsunami di sekolah sehingga kegiatan mitigasi bencana gempa dan tsunami disekolah tersebut dapat berjalan secara terus-menerus dalam bentuk kepanitiaan PMR. Kegiatan ini bergerak pada tahap pra bencana untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan murid SMPN 3 dalam menghadapi gempa dan tsunami, sehingga dapat mengurangi angka korban akibat gempa dan tsunami dan mencegah/memperkecil kemungkinan terlanggarnya hak – hak pengungsi.

SPORADIST juga  mendukung visi Kebijakan Penanggulangan Bencana 2015–2019 yaitu Menjadikan Bangsa yang Tangguh Menghadapi Bencana, SDGs 13 point 13.1 yaitu memperkuat daya lenting dan kapasitas adaptif terhadap bahaya terkait iklim dan bencana alam di semua negara dan CIMSA program Environtment Sustainability

SPORADIST dilaksanakan dalam 1x pre-intervensi dan 3x intervensi. Pre-intervensi SPORADIST dilaksanakan pada hari Jumat, 6 September 2019. Disini member SCORP CIMSA-BEM KM FK UNAND melakukan penyebaran assessment ke kader sebelumnya di SMPN 3 Padang dalam bentuk grup diskusi. Selain itu, member dan kader melakukan kumpul kembali guna merancang guideline dan diskusi mengenai SPORADIST.

 

Pada hari Sabtu, 21 September 2019, SCORP UNAND telah selesai melaksanakan Intervensi 1 yaitu Training SPORADIST. Di training ini, member SCORP CIMSA UNAND diberikan penjelasan materi mengenai Mitigasi Bencana Gempabumi & Tsunami oleh BPBD kota Padang, Dasar Kebencanaan Sekolah oleh KOGAMI  Kota Padang, Basic project,communication skills and team building oleh Cimsa Trainer, dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat oleh HET BEM KM FK UNAND. Acara berlangsung lancar dan member terlihat antusias dalam memahami materi yang diberikan. Setelah training ini, diharapkan member SCORP UNAND menjadi semakin siap dan mantap ketika membagi ilmunya kepada calon Disaster Management Responsive Team di SMPN 3 Padang. Pada training ini, didapatkan peningkatan pengetahuan member SCORP dari 65% menjadi 89,5%.

 

Pada intervensi 2,  Kader PMR SMP Negeri 3 Padang yang telah mendapatkan materi mengenai mitigasi bencana dan pertolongan pertama oleh member SCORP UNAND pada tahun sebelumnya disegarkan kembali ingatannya (recalling). Recall materi diberikan melalui diskusi grup dan quiz. Pada intervensi 2 ini didapatkan peningkatan pengetahuan dari murid PMR tersebut dari 48,5% menjadi 90%.

 

Pada intervensi 3, kader PMR kelas 8 SMPN 3 Padang yang telah dibekali pemahaman mengenai basic project, communication skills & team building bertindak sebagai panitia pelaksana atau sebagai subjek. Kegiatan intervensi 3 terdiri dari pemberian materi mengenai mitigasi bencana gempabumi dan tsunami tingkat sekolah. Dilanjutkan dengan dilakukan simulasi gempa dan tsunami mengikuti rute evakuasi menuju titik evakuasi di hotel Grand Zuri Padang. Akan tetapi, sebelum dilakukan evakuasi tujuan diganti menuju ke titik kumpul di mesjid Nurul Iman Padang karena Hotel Grand Zuri sedang melakukan pembangunan. Setelah melakukan latihan evakuasi ke mesjid nurul iman Padang, seluruh murid kelas 7 dan 8 PMR SMPN 3 Padang dan member SCORP CIMSA-BEM KM FK UNAND kembali ke sekolah untuk melakukan kegiatan praktek pertolongan pertama gawat darurat dengan dibentuk per-kelompok. Dilanjutkan dengan pelantikan tim mitigasi bencana gempabumi dan tsunami SCORP yang tergabung didalam kepanitiaan PMR SMPN 3 Padang.

Disisi lain seluruh murid PMR SMPN 3 Padang dan member SCORP CIMSA-BEM KM FK UNAND melakukan kegiatan makan bersama agar membangun bonding antara member dan murid PMR SMPN 3 Padang. Games-games menarik juga dimainkan untuk meningkatkan kerjasama dalam team sekaligus sebagai strategi bonding.

Disaster Management Responsive Team juga dibekali dengan SPORADIST guideline yang berisikan materi – materi selama SPORADIST berlangsung, yang diharapkan bisa digunakan oleh team sebagai pedoman dalam menjalankan program yang akan dilaksanakan. Dan selanjutnya akan dilakukan follow up rutin tentang program kerja SPORADIST team secara langsung maupun melalui pihak sekolah.

          Terakhir, SPORADIST ditutup dengan  pelatikan kader DMRT dan pemberian kenang- kenangan kepada murid kelas 7 dan kelas 8 SMPN 3 Padang sebagai bentuk terima kasih telah membantu keberlangsungan SPORADIST. Semoga SPORADIST Team bisa terus berperan dalam perluasan ilmu mitigasi bencana, agar seluruh murid  SMPN 3 Padang menjadi masyarakat yang pro aktif dan mandiri bila bencana terjadi.

 

Dokumentasi Cimsa 

 

Last modified on Jumat, 15 November 2019 15:06
14 November 2019

Migas Center Pertama di Sumatera, Diresmikan di Unand

 

Padang (Unand) – Sebagai wadah untuk menambah wawasan dan peluang-peluang yang ada di industri minyak dan gas, SKK Migas bersama PT Rizki Bukit Barisan Energi membangun Migas Center di Universitas Andalas.

Migas Center ini diresmikan langsung oleh Rektor yang didampingi Wakil Rektor IV Universitas Andalas bersama Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut, Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua dan Maluku Alfonso Rinto Pudyantoro dan General Manager K3S PT Riski Bukit Barisan Energi pada Selasa (13/11) di lantai III Perpustakaan Kampus Unand Limau Manis Padang. 

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagut Avicenia Darwis mengatakan Migas Center yang ada di Universitas Andalas merupakan Migas Center yang pertama di bangun di Pulau Sumatera.

Lebih lanjut, ia mengatakan Migas Center tidak hanya dibangun di Universitas Andalas tetapi juga dibangun dibeberapa Perguruan Tinggi lain di Sumatera.

Disebutkannya seperti di Universitas Putra Batam, Universitas Riau (UNRI), di Aceh pada akhir tahun ini dan di awal tahun akan di bangun di Sumatera Utara.

Dijelaskannya Migas Center ini sebagai suatu kepedulian SKK Migas terhadap dunia pendidikan sehingga mahasiswa dapat menambah wawasan terhadap berlangsungnya aktivitas di industri migas dan bisa menentukan pilihan dalam rencana karir kedepannya.

Dengan hadir migas center ini maka masyarakat ataupun oil and gas community betul-betul lahir, dengan lahirnya suatu komuniti ini kebutuhan dan keinginan mahasiswa terpetakan sehingga terstruktur dengan baik.

Diharapkannya ada suatu sistem yang hidup nantinya yang disertai dengan kurikulum dan ia juga akan menghadihadirkan pakar-pakar di industri migas.

“Disamping itu, juga bisa mengadakan Focus Group Discussion (FGD) serta juga bisa mengadakan inter aksi antar migas center nantinya sehingga betul-betul focus terhadap Sumber Daya Manusia menuju indonesia maju,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas mengucapkan terimakasih kepada SKK Migas yang telah menujuk Universitas Andalas untuk bisa membuka Migas Center.

Menurutnya, di industri minyak dan gas tidak hanya orang-orang dari program studi perminyakan saja tetapi juga di  dari prodi-prodi lain seperti civil, mesin, teknik industri, akuntansi dan hokum.

“Migas Center ini juga dapat memberikan informasi-informasi mengenai perkembangan migas dan banyak hal lain yang bisa diketahui,” ujarnya.

Disamping meresmikan Migas Center, juga dilaksanakan penandatanganan MoU antara Universitas Andalas dengan PT. Rizki Bukit Barisan Energi yang dilanjutkan dengan Kuliah Umum mengenai Pengenalan Industri Hulu Migas dan Bisnis Hulu Migas serta mengurai persoalan dan memahami masa depan bisnis hulu migas Indonesia.

 

Humas Unand

12 November 2019

 Unand Kukuhkan Eva Decroli Sebagai Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam

 

Padang (Unand) – Universitas Andalas mengukuhkan Prof. Dr. dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD sebagai Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Penyakit Dalam pada Fakultas Kedokteran.

 

Pengukuhan ini berlangsung di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limau Manis Padang pada Senin (11/11) yang dihadiri oleh Guru Besar tamu dari Universitas lain seperti Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara dan Universitas Udayana.

Pemasangan kalung tanda kehormatan dipasangkan langsung oleh Ketua Majelis Guru Besar (MGB) Universitas Andalas Prof. Dr. Fauzan Azima, MS didampingi oleh Rektor Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA dan Sekretaris MGB Prof. Dr. Erizal Mukhtar, MS, Dekan Fakultas Kedokteran (Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB (K) Onk.

Dalam orasi ilmiahnya Prof. Dr. dr. Eva Decroli, SpPD-KEMD menyampaikan terkait optimalisasi upaya preventif dan promotif menghadapi ancaman Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) di Indonesia pada era revolusi industri 4.0.

Menurutnya, DMT2 merupakan penyakit yang menjadi ancaman utama bagi kesehatan umat manusia pada abad sekarang.

“Berdasarkan perkiraan World Health Organization (WHO) tahun 2000 jumlah penderita DMT2 diatas umur 20 tahun berjumlah 150 juta orang, namun dalam kurun waktu 25 tahun kemudian tepatnya tahun 2025 jumlah membengkak menjadi 300 juta orang dan diestimasikan 439 orang tahun 2030,” ujarnya.

Disampaikannya DMT2 dalam perjalananya selalu didahului oleh keadaan yang dinamakan dengan prediabetes, kemudian prediabetes didahului pula oleh pre-prediabetes yaitu berupa factor resiko seperti obesitas, riwayat keluarga dan bertambah tua.

“Dampak serius dari DMT2 adalah munculnya berbagai komplikasi terutama glukotoksisitas dan lipotoksisitas yang bisa memperburuk resistensi insulin dan fungsi sel β  pangkreas,” jelasnya.

Dengan demikian, dikatakannya DMT2 akan mempermudah komplikasi sehingga apa yang disebut dengan penyakit jantung diabetic, penyakit ginjal diabetic, penyakit pembuluh darah karena diabetic, penyakit kaki diabetic, disfungsi ereksi dan lainnya.

Untuk upaya optimalisasi promotif pada DMT2 ini dengan melakukan pendekatan kesehatan masyarakat, maka insidensi, prevalensi, kebiasaan beraktivitas fisik, diet sehat dan lainnya dapat di optimalisasi.

“Optimalisasi lainnya yang diperlukan menghadapi tantangan diabetes adalah mengkampanyekan pasien prediabetes untuk melakukan program pencegahan guna mencapai penurunan berat badan dibawah 7% dan melaksanakan olahraga minimal 150 menit/minggu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengunggkapkan menurunkan berat badan termasuk mengurangi makan dan meningkatkan aktivitas fisik merupakan hal penting untuk menurunkan resiko diabetes pada orang yang keelbihan berat badan dan gemuk.

Pemanfaatan teknologi untuk perbaikan gaya hidup mungkin efektif dalam hal menurunkan berat badan dan resiko diabetes karena pesan pencegahan diabetes dapat diviralkan melalui smartphone dan aplikasi website. “Kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan resiko DMT2,” tambahnya.

Disampaikannya didunia kesehatan dan kedokteran revolusi 4.0 ditandai dengan munculnya perubahan signifikan dan teknologi medis yang berdampak menyeluruh dalam bidang kesehatan.

“Health 4.0 merupakan cara pengembangan dan model managerial bidang kesehatan yang memungkinkan pengambaran secara gradual keadaan pasien, petugas kesehatan, baik secara formal maupun informal,” unggkapnya.(*)

 

Humas Unand

Last modified on Kamis, 14 November 2019 09:49
11 November 2019

bdik m

Padang (Unand) – Wakil Rektor III Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. Hermansah, MS, MSc menekankan kepada mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi untuk menonjolkan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik.

Hal itu, disampaikannya saat Orientasi Penerima Beasiswa Bidikmisi tahun 2019 di Gedung Auditorium Kampus Unand Limau Manis Padang pada Sabtu (9/11) yang diikuti 1.673 mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi bersama orang tuanya.

Dikatakannya mahasiswa penerima Bidikmisi memang berasal dari keluarga kurang mampu tapi jangan jadikan itu sebagai alasan untuk bermalas-malasan namun hal itulah yang harus dijadikan cambuk untuk menonjolkan kemampuan sendiri dalam bentuk prestasi.

Lebih lanjut, ia juga merasa puas dengan prestasi yang telah dicapai oleh mahasiswa Bidikmisi karena kebanyakan mahasiswa yang mengikuti perlombaan tingkat nasional berasal dari mahasiswa yang meraih beasiswa bidikmisi. 

Dicontohkan dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON MIPA) banyak peserta yang mengikuti olimpiade ini merupakan mahasiswa penerima Bidikmisi ataupun dalam ajang lain seperti MTQ Mahasiswa tingkat nasional serta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dan ajang lainnya baik skala nasional maupun internasional.

Maka dari itu, diingatkannya kepada mahasiswa baik yang menerima bidikmisi maupun tidak bahwa setiap orang itu punya prestasi dibidangnya masing-masing tinggal personalnya saja yang mau mengembangkan atau tidak.

“Sebagai institusi Universitas Andalas sudah menyediakan wadah bagi mahasiswanya untuk menyalurkan bakat, minat dan kreatifitasnya,” unggkapnya.

Dalam kegiatan ini, ia juga menghadirkan narasumber untuk memotivasi mahasiswa penerima Bidikmisi dari Penulis sekaligus motivator Dedi Muhardi serta Dr. Henmaidi, ST, M. Eng (Trainer Karakter Andalasian).

Kepada orang tua mahasiswa, ia mengajak untuk bersama-sama mengontrol dan memantau anak-anaknya dengan selalu menjalin komunikasi begitupun juga mahasiswa untuk selalu melaporkan kepada orang tua atau wali mengenai perkembangan perkuliahannya.

Muslimah (orang tua mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi) sangat bersyukur sekali kepada pemerintah terutama Universitas Andalas karena anaknya telah terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa Bidikmisi.

Menurutnya, dengan adanya beasiswa ini dapat membantu kelanjutan pendidikan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi.

Ia berharap anaknya dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yang berkualitas serta juga dibekali skill lainnya.(*)

 

Humas dan Protokol Unand 

07 November 2019

 IMG 20191107 WA0011 1

            National Camp Midwifery Student Competition (NCMSC) adalah suatu kompetisi tahunan yang diadakan oleh IKAMABI yang tahun ini diselenggarakan di Universitas Airlangga, Surabaya. National Camp Midwifery Student Competition (NCMSC) 2019 diselenggarakan pada tanggal 25-27 Oktober 2019 dengan 6 cabang lomba, yaitu Debat Ilmiah Sarjana, Debat Ilmiah Vokasi, Poster Publik, Artikel Penyegar, Vocal Solo dan Vocal Group.                                                                                 

            Jum’at 25 Oktober 2019 dilaksanakan technical meeting di Hotel Grand Surabaya, registrasi dimulai pada pukul 17.00 dan technical meeting berlangsung sampai pukul 22.00. Dimulai dengan pembukaan oleh perwakilan pengurus IKAMABI, dan dilanjutkan dengan pemaparan teknik presentasi masing-masing cabang lomba, dan diakhiri dengan pengundian nomor urut presentasi serta penentuan mosi untuk cabang lomba debat ilmiah. Setelah itu semua peserta dibubarkan.

           Sabtu, 26 Oktober 2019 pukul 05.00 tim debat menuju ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang menjadi tempat berlangsungnya lomba. Lalu disusul oleh tim cabang lomba lainnya pada pukul 07.00. Kemudian seluruh peserta dikumpulkan di Gedung kuliah untuk menghadiri Opening Ceremony dan sarapan pagi. Setelah itu masing-masing tim cabang lomba menuju ke ruang pelaksanaan lomba. Dan untuk cabang lomba debat ilmiah, dikarantina sampai tiba gilirannya untuk tampil.

IMG 20191028 WA0025

            Cabang lomba poster public terdiri dari 10 tim finalis yang berasal dari 9 Universitas berbeda. Tim Poster Publik dari Universitas Andalas mendapatkan nomor urut presentasi ke 8. Tim poster public melakukan presentasi karya dengan durasi 7 menit dan sesi tanya jawab antara tim dan dewan juri dengan durasi 8 menit. Pada sesi tanya jawab, tim poster public Universitas Andalas mendapatkan pujian karena kreativitas presentasi karyanya yang membawa ciri khas dari minang, yaitu kalimat rancak bana dan ornamen rangkiang.

           Cabang lomba debat ilmiah terdiri dari 22 tim finalis yang berasal dari 18 Universitas berbeda. Universitas Andalas mengirimkan 2 tim Debat Ilmiah. Pada babak kualifikasi Tim A mendapatkan nomor urut 5, dimana tim lawannya  adalah Universitas Airlangga. Dan Tim B mendapatkan nomor urut 3, dimana tim lawannya adalah Universitas Nasional Jakarta. Sambil menunggu giliran sesuai nomor urut, para tim debat ilmiah dikarantina di ruangan yang berbeda-beda dan tidak diperkenankan menggunakan alat komunikasi satu pun serta tidak diperkenankan membawa kertas dan alat tulis. Durasi babak kualifikasi adalah 35 menit, dengan rincian masing-masing pembicara diberi waktu 5 menit 20 detik dan 3 menit 20 detik untuk menyampaikan kesimpulan. Setelah seluruh tim debat ilmiah tampil, panitia mengumumkan tim yang lolos ke babak semi final, dan Tim B dari Universitas Andalas dinyatakan lolos ke tahap semi final dengan kedudukan nomor 3 dari seluruh tim yang ada.  Kemudian tim yang dinyatakan lolos ke tahap semi final dikaratina kembali dan diberikan waktu selama 20 menit untuk melakukan case building dan tim diberikan laptop dan akses internet untuk mencari sumber-sumber terkait mosi yang sudah ditetapkan. Kemudian para peserta kembali memasuki ruangan lomba untuk melakukan tahap semifinal selama 35 menit, dan setelah selesai kembali diumumkan tim yang lolos ke babak final. Dimana Tim B dari Universitas Andalas dinyatakan lolos ke babak final dengan kedudukan nomor 2. Lalu tim yang lolos ke babak final kembali dikaratina untuk melakukan case building dan mosi kembali ditetapkan serta dilakukan pengundian untuk menentukan kedudukan pro dan kontra. Pada babak final, lomba debat ilmiah tidak hanya dihadiri oleh dewan juri namun juga oleh peserta lomba lainnya, durasi pada babak final adalah 50 menit.

           Cabang lomba artikel penyegar terdiri dari 10 tim finalis yang berasal dari 9 Universitas berbeda. Tim Artikel Penyegar dari Universitas Andalas mendapatkan nomor urut presentasi ke 7. Tim artikel penyegar melakukan presentasi karya dengan durasi 7 menit dan sesi tanya jawab antara tim dan dewan juri dengan durasi 8 menit. Presentasi karya dilakukan dengan menggunakan software Microsoft Power Point.

          Setelah waktu perlombaan seluruh cabang lomba selesai, para peserta kembali ke Hotel Grand Surabaya untuk persiapan acara Farewell Party yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Surabaya. Acara dimulai pada pukul 19.00 dan di meja registrasi kami diberikan kartu yang berisi nomor secara acak untuk menentukan tempat duduk. Hal ini bertujuan agar peserta dapat berbaur dan mengenal satu sama lain. Acara berlangsung dengan hangat dan diwarnai dengan penampilan music yang disiapkan oleh panitia.

          Keesokan harinya, Minggu 27 Oktober 2019 rangkaian acara NCMSC 2019 dilanjutkan dengan kegiatan Seminar Nasional ESTRADIOL (Health Seminar and Discussion by Midwifery Students of Airlangga) dengan tema “Improving Maternal Health Through Holistic Care”. Dimana materi seminar ini dibawakan oleh Tantri M. Setyorini, Amd.Keb, E-RYT, RPYT dan Jamilatus Sa’diyah, Amd.Keb. Setelah seminar selesai, acara NCMSC 2019 ditutup dengan pengumuman pemenang dari masing-masing cabang lomba. Dimana tim dari Universitas Andalas mendapatkan Juara 3 Poster Publik, Juara 3 Artikel Penyegar dan Juara 1 Debat Ilmiah Sarjana.

     

 

Dokumentasi : Kebidanan FK Unand

  

 

Last modified on Kamis, 07 November 2019 15:05
04 November 2019

FK Unand Tuan Rumah Kongnas, Temilnas dan Pengabdian Masyarakat KIBI 2019

Padang (Unand) – Fakultas Kedokteran Universitas Andalas menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Kongres Nasional (Kongnas), Temu Ilmiah Nasional (Temilnas) dan Pengabdian Masyarakat Konsorsium Ilmu Biomedik Indonesia (KIBI) 2019.

Ketua Panitia Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto, M.Sc, PhD, Sp. GK mengatakan Kongnas KIBI merupakan kegiatan organisasi yang rutin diselenggarakan setiap 2 tahun, sedangkan Pertemuan Ilmiah Nasional diselenggarakan setiap tahun. 

Kongres Nasional KIBI kali ini yang merupakan Kongres yang ke-3 yang akan di selenggarakan di Padang pada tanggal 31 Oktober hingga 2 November 2019 yang akan diikuti oleh 18 Prodi Magister dan Doktor Biomedik sebagai anggota pendiri KIBI serta Anggota baru KIBI dan bersamaan dengan dilaksanakan Pertemuan Ilmiah Tahunan yang akan diselenggarakan di Convention Hall Universitas Andalas. 

Disampaikannya Kongnas, Temilnas dan Pengabdian Masyarakat KIBI 2019 mengangkat mengusung tema penyakit tidak menular dengan focus pada masalah penuaan atau aging dengan menghadirkan berbagai narasumber diantaranya Prof. Dr. Mohamed Sadikin, MSc (Universitas Indonesia), Prof. Dr. dr. Eriyati Darwin, PA (K) (Universitas Andalas), Dr. dr. Andani Eka Putra, MSc (Universitas Andalas), Prof. Osamu Ohneda, Ph. D (Tsukuba University), Assoc. Prof. Dr. Dimo A. Tejo (USCSI University Malaysia), Dr. dr. Afriwardi, SH, Sp.KO, MA (Universitas Andalas) dan Prof. Dr. dr. Delmi Sulastri, MS, Sp. GK (Universitas Andalas).

Diharapkan Kegiatan ilmiah  ini dapat menjadi sarana bagi pakar, mahasiswa, dosen, dan alumni program studi Biomedik seluruh Indonesia untuk  mendapatkan informasi terkini Ilmu Biomedik yang mendukung pemahaman berbagai fenomena terutama Bioinformatika dan Pemahaman tentang Telomer serta Mitokhondria dalam Ilmu dan teknologi Biomedik yang akan berdampak pada penanganan untuk masalah kesehatan. 

Berbagai rangkaian acara disampaikannya tidak hanya kongres dan temu ilmiah saja tetapi kemarin (31/10) telah dilaksanakan pengabdian masyrakat di daerah Sungai Pisang Teluk Kabung Padang yang diikuti lebih kurang 60 orang terdiri dari dosen Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan peserta yang datang dari berbagai penyelenggaraan ilmu biomedik Fakultas Kedokteran di Indonesia.

Dikatakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan dua kegiatan diantaranya pemeriksaan untuk orang dewasa Artropometri dan pengambilan sampel darah untuk pemerikasaan gula darah, penyuluhan dan pengambilan sampel feces anak usia Sekolah Dasar di SDN 12 Teluk Kabung.

Sementara itu, Ahmadyani staf ahli Gubernur Sumatera Barat bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Sumber Daya Manusia meyambut baik kegiatan yang digelar di Sumatera Barat baik berskala nasional maupun internasional.

“Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mengharuskan kita untuk bersiap menghadapi tantangan akibat perkembangannya,” ujarnya.

Disampaikannya pada satu sisi perkembangan iptek menjadikan urusan manusia lebih mudah namun satu sisi juga berdampak terhadap sendi-sendi kehidupan.

“Era teknologi 4.0 menjadikan semua sudah terkomputerisasi sehingga mengurangi peran manusia dalam kegiatan sehari-hari, situasi ini juga menyambar dunia kedokteran cara pengobatan yang mengunakan pendekatan iptek tentu saja memaksa pihak terkait harus memahami dan mendalami dasar-dasar teori sebelum melakukan pengobatan,” ungkapnya.

Pengembangan proses pendidikan dan riset yang tergabung dalam rukun ilmu biomedik perlu terus dikembangkan.

Ia berharap ajang temu ilmiah KIBI dapat memunculkan pandangan-pandangan baru serta hasil-hasil riset didalam ilmu biomedik dan memberikan sumbangsih langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.(*)

 

 

Sumber : Humas Unand

Last modified on Rabu, 06 November 2019 15:22
29 Oktober 2019

HSP 2019, WR III Unand : Pemuda Dituntut Memiliki Kapasitas Intelektual dan Skill Kepemimpinan

 

Padang (Unand) – Universitas Andalas memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yaitu Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-91 tahun 2019.

Upacara yang di gelar di Lapangan Upacara Rektorat kampus Unand Limau Manis Padang pada Senin (28/10) dihadiri oleh segenap civitas akademika di lingkungan Universitas Andalas.

Wakil Rektor III Universitas Andalas Prof. Dr. Ir. Hermansah, MS, MSc bertindak selaku Pembina upacara mengungkapkan pemuda dituntut harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan.

Selain itu juga harus memiliki jiwa kewirausahaan dan kepeloporan yang mumpuni serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dikatakannya ibarat dua mata pisau, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

“Namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destrukif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara,” sambungnya.

Maka dari itu, disampaikannya pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertagwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas dan tuntas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung individualistik dan gramatik. 

“Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam,” ujarnya.

Ditambahkannya disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang posistif. 

“Pemuda adalah masa depan bangsa dan Negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia, saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia,” tekannya.(*)

 

Humas

Sumber : https://www.unand.ac.id/id/berita-peristiwa/berita/item/3370-hsp-unand-2019.html

Last modified on Selasa, 29 Oktober 2019 15:28
28 Oktober 2019

1570376992014

 

Medical Student Research Center ( MRC ) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas mengadakan ajang Medical Olympiad for School 2019 untuk siswa/i SMA se Sumatera. Acara ini berlangsung di Fakultas Kedokteran Limau Manis Padang , pada tanggal 6 Oktober 2019. Rangkaian acara yang diadakan meliputi lomba olimpiade kedoteran, essai ilmiah dan workshop . Acara yang diikuti oleh total 364 peserta ini, memiliki dua cabang lomba, lomba olimpiade kedokteran berbasis CBT dan lomba esai ilmiah yang diikuti oleh sepuluh finalis. Walau diikuti oleh pelajar tingkat SMA, materi yang dilombakan tidak kalah sulitnya. Dari anatomi, fisiologi, biologi, histologi, dan juga biokimia, dengan jumlah total 60 soal dan waktu pengerjaan 60 menit. Dan juga, lomba esai ilmiah dengan tema utama “ Hubungan Perilaku Remaja dalam Menentukan Kualitas Hidup,“ yang diikuti total 14 orang dan berakhir dengan sepuluh finalis.

Dengan tiga ketukan Wakil Dekan 3 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr. dr. Hj. Netti Suharti, M.Kes, maka Medfos resmi dibuka dan perlombaan pun dimulai. Sembari menunggu giliran, para peserta mengikuti workshop dengan materi yang sangat menarik mengenai pengenalan perguruan tinggi dari jalur masuk, daya saing, dan penentuan jurusan serta manajemen waktu oleh Multazam Fahreza, Ketua MRC periode 2018/2019, dan mengenai kehidupan perkuliahan dan peminatan oleh M. Yusan Pratama, Ketua MRC periode 2017/2018. Kemudian, setelah mengikuti workshop, barulah para peserta yang menunggu giliran tadi memulai perlombaan olimpiade kedokteran dengan menggunakan computer based test di laboratorium komputer Fakultas Kedokteran Unand, Limau Manis. Sedangkan peserta yang baru saja keluar dari laboratorium komputer akan mengikuti workshop juga.

Akhirnya acara ditutup dengan pengumuman pemenang dari tiap cabang lomba. Dengan juara pertama olimpiade kedokteran diraih oleh M.Rizki Siregar dari SMA 10 Padang, juara kedua Hafizah Mutmainnah dari SMA 1 Sumatera Barat, juara ketiga Ibadurrahman dari Man 1 Insan Cendekia Padang Pariaman. Sedangkan untuk juara esai ilmiah, juara pertama diraih oleh Yolanda Pratama Putri dari SMAN 1 Tualang, juara 2 Alifah Azzahra Amanda dari SMAN 1 Padang, dan juara 3 Rahayu Rahmadila dari SMAN 2 Payakumbuh.

Pada MEDFOS tahun ini, SMA Negeri 1 Tualang Provinsi Riau berhasil menyabet gelar sebagai juara umum dan berhak membawa pulang piala bergilir MEDFOS. Penilaian juara umum ini berdasarkan sekolah yang paling banyak mendapatkan juara dalam setiap cabang lomba serta paling banyak masuk ke babak final. Dari penghitungan poin tersebut, nama SMA Negeri 1 Tualang keluar sebagai juara umum MEDFOS 2019.

Semoga dengan adanya acara Medical Olympiad for School ini, diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para peserta, siswa/i SMA se-Sumatera. Dari sisi pengalaman, penggambaran tentang dunia kuliah terutama kuliah di fakultas kedokteran, serta memperluas tali persaudaraan antar peserta .

 

 

ICT FK UA

Last modified on Senin, 28 Oktober 2019 15:30