Indonesian English
Profile

Profile (59)

Kamis, 02 Maret 2017 02:42

Mikrobiologi

Written by

Sejarah

Kegiatan perkuliahan dibagian Mikrobiologi dimulai sejak tahun 1961, atas kerjasama dengan Bagian Mikrobiologi FKUI dengan diperbantukannya beberapa dosen terbang ke FKUA Unand. Dosen yang pertama kali dikirimkan adalah Prof.Gan Koan Han, Prof.Tan Thiam Hok, dr. Lau Show Koen, Drs. Slamet Djais dan dr. Sujudi. Pada tahun 1962 dikirim pula 2 orang dosen terbang untuk melanjutkan tugas memberikan kuliah sekaligus memulai kegiatan praktikum Mikrobiologi untuk mahasiswa. Kedua dosen itu adalah Suharto,MSc dan drs. Sardjito. Sementara itu diawal tahun 1962 dimulai merekrut tenaga staf dari FK- Unand sendiri. Pada awalnya seorang mahasiswa yaitu Masri Noran dan dibantu dengan tenaga karyawan yaitu Yahya. Y mulai menyusun peralatan Laboratorium Mikrobiologi Kedokteran disebuah ruangan di Jalan Niaga 156, Yahya Y sekaligus tidur diruangan itu. dan sekali seminggu pulang kekampungnya di Kayu Tanam dengan bersepeda. Jadi di merupakan karyawan perintis berdirinya Laboratorium Mikrobiologi Kedoktrean FK-Unand. Karena kesibukan kuliah, kemudian Masri Noran mrngundurkan diri . Kemudian 3 orang mahasiswa dipersiapkan sebagai tenaga staf, yaitu Basyiruddin Ahmad, Ahmad Sanusi dan Injominoto . Pada tahun 1962 ketiganya dikirim ke FK –UI Jakarta untuk mengikuti pelatihan selama 3 bulan dalam rangka mempersiapkan praktikum mahasiswa, sehingga pada tahun 1962 – 1964 kegiatan perkuliahan Mikrobiologi Kedokteran diberikan oleh dosen terbang Suharto,MSc dan Drs. Sarjito, sedangkan kegiatan praktikum dibantu oleh 3 orang asisten yang sudah mengikuti pelatihan tsb. Dari pelatihan tadi, Basyiruddin Ahamd dkk sekaligus membawa berbagai jenis Agar dan puluhan spesies kuman , yang dibantu oleh staf Bagian Mikrobiologi FKUI , yaitu Drs. A.Rahim Pane dan Ibu Lina . Tahun1964 Basyiruddin Ahmad dikirm lagi ke Jakarta atas kirima Bpk. Sahim untuk membeli peralatan Laboratorium termasuk lemari es yang dimanfaatkan pula untuk membawa obat-obat untuk dijual di Padang . Tahun 1964 itu juga secara resmi berdirilah Bagian Mikrobiologi FK – Unand. Staf Pendidik Dr. H. Aziz Djamal, MSc DTM&H, Sp.MK Dr. Roslaili Rasyid, M.Biomed Dr. Erly, Sp.MK Dr.Netti Suharti, M.Kes Dra. Ellizabet Bahar, M.Kes Dr. Andani Eka Putra, MSc Dr. Yulistini

Kamis, 02 Maret 2017 02:41

Patologi Anatomi

Written by

Sejarah

Bagian Patologi Anatomi FK-UNAND dirintis pendiriannya oleh dr. Oey Hok Kim pada tahun 1961, yang waktu itu masih berstatus wamil dan bertugas di Rumah Sakit Kodam III Padang. Bagian ini kemudian dikembangkan menjadi Lembaga Patologi FK-UNAND pada tanggal 30 Juni 1965 dengan Kepala Bagian pertamanya adalah dr. Oey Hok Kim (Wijaya Hakim). Beliau diangkat menjadi Guru Besar pada tahun 1967 dan tetap memimpin Bagian ini sampai masa pensiunnya tahun 1988.

Termasuk sebagai Staf perintis Bagian Patologi Anatomi FK-UNAND adalah dr.Yusril, dr. Hari Purnomo, dr. Zainal Hakim, dr.Asri Todo, dr.Firdaus Iskandar, dr.Bustami Bey, dr.Ali Umar Hamzah, dr.Rusydi Abbas, dr.Muhammad Din. Kemudian dalam pengembangannya diterima angkatan ke-2 yaitu pada era tahun 1970-an, yakni dr. Salmiah Agus, dr.R Z Nizar (pindahan dari Bagian PA FK-UNPAD Bandung) dan dr. Esther H Mashuri.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, perlu dilakukan peningkatan kualitas Staf Bagian, maka usaha untuk itu adalah mengirim Staf Pengajar keberbagai tempat pendidikan. Dr.Asri Todo dikirim ke FK-UI Jakarta tahun 1973 dan mendapatkan Brevetnya tahun 1976, beliau juga mendapatkan kesempatan belajar ke Belanda. Dr. RZ Nizar dikirim ke Singapura tahun 1975 dan dr. Ali Umar Hamzah dikirim ke Semarang tahun 1976, disusul kemudian oleh dr. Muhammad Din dan Dr. Salmiah Agus ke Semarang tahun 1980 dan dr.Esther H Mashuri dikirim ke Singapura tahun 1981.

Kaderisasi berikutnya telah diterima dr. Grace Wijawa Hakim sebagai Staf Pengajar muda pada tahun 1985 dan dikirim ke FK-USU Medan untuk pengambilan Brevetnya, namun kemudian beliau mengundurkan diri. Pada tahun 1999, dr Aswiyanti Asri diterima sebagai Staf Pengajar dan melanjutkan Pendidikan S2 dan Spesialis-1 PA di FK-UNDIP Semarang mulai tahun 2000, dan tahun 2005 telah aktif kembali sebagai staf pengajar. Pada tahun 2002 dr. Yenita dan dr Noza Hilbertina diterima sebagai Staf Pengajar, tahun 2005 diterima kembali staf pengajar baru untuk kaderisasi yaitu dr. Henny Mulyani dan dr. Tofrizal. Keempat staf muda tersebut saat ini sedang melanjutkan pendidikan Spesialis-1 PA di Fakultas Kedokteran UNAND yang saat ini masih diampu oleh Fakultas Kedokteran USU Medan dan S2 Biomedik di Fakultas Kedokteran UNAND.

Pengembangan Bagian Patologi Anatomi

Pada awal tahun 2005 Bagian Patologi Anatomi FK UNAND diusulkan untuk menjadi salah satu Sentra Pendidikan Dokter Spesialis-1 oleh Kolegium Patologi Anatomi.

Pada tanggal 7 September 2005, diadakan penanda tanganan MOU Kerjasama antara FK-USU sebagai pengampu dan FK-UNAND, dalam menindak lanjuti pembukaan Bagian Patologi Anatomi FK UNAND sebagai salah satu Sentra Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Anatomi.

Pada bulan Juli 2006, Bagian ini mulai menerima 2 orang peserta didik dan bertambah dua orang lagi pada 6 bulan berikutnya. Dalam pelaksanaan Program Pendidikan Dokter Spesialis ini, maka Bagian Patologi Anatomi FK-USU telah membimbing peserta didik dengan mendatangkan Staf Pengajarnya beberapa kali ke kota Padang, begitu juga adanya sharing ilmu dan pengalaman diantara sesama staf pengajar.

Peserta didik juga dikirim untuk mengikuti kursus histopatologi yang diadakan regular 2 kali dalam setahun yang selenggarakan oleh kerjasama antara Kolegium Patologi Anatomi dengan IAP-Divisi Indonesia yang bertempat di Bagian Patologi Anatomi FK-UI di Jakarta.

Selain itu, peserta didik juga dikirim untuk mengikuti Basic Course of FNAC di Bagian Patologi Anatomi FK UNAIR di Surabaya, kursus Biologi Molekuler di FK UGM di Yokyakarta, kursus Imunohistokimia di FK UI Jakarta. Hal tersebut dilakukan semata agar peserta didik di FK UNAND memiliki kemampuan yang sama dengan peserta didik dari sentra pendidikan lainnya. Staf pengajar pun terus mengikuti kursus-kursus Patologi Anatomi yang diselenggarakan oleh perkumpulan profesi untuk dapat memperkaya pengalaman.

Pengembangan sarana dan prasarana pun dilakukan demi maksimalnya suasana pendidikan. Kerjasama dengan Rumah Sakit jejaring diintesifkan. Instalasi Patologi Anatomi RSUP M Jamil di Padang dan RS Ahmad Mukhtar di Bukit Tinggi merupakan tempat belajar peserta didik disamping Laboratorium Patologi Anatomi yang ada di Fakultas Kedokteran UNAND.

Selain fasilitas yang telah dimiliki di Bagian Patologi Anatomi, adanya perubahan paradigma pendidikan kedokteran menuju KBK, membawa perubahan yang berdampak sangat baik terhadap suasana akademik di bagian ini. Adanya fasilitas Hot Spot yang dapat diakses semua staf dan PPDS PA sangat memperluas wawasan. Fasilitas ini dapat diakses melalui laptop yang sudah terdaftar ataupun melalui komputer bagian yang sudah dipasang jaringan internet. Website FK.Unand yang baru di’launching” pada bulan September 2008 ini menambah satu lagi sumber pembelajaran melalui dunia maya dengan ketersediaan e-learning dan e-book yang dapat didownload secara gratis. Bagian PA juga memiliki perpustakaan tersendiri, dengan judul buku yang semakin ditingkatkan setiap tahunnya.

Untuk Instalasi Patologi Anatomi di RSUP M Jamil, telah memiliki peralatan laboratorium Patologi Anatomi yang modern dan automatic. Dengan ruangan yang luas dan peralatan yang modern sangat membantu dalam kelancaran pelayanan dan pendidikan. Direncanakan pengembangan pemeriksaan imunohistokimia untuk tahun 2009 dengan mengirimkan tenaga dokter dan tekhnisi untuk mengikuti pelatihan di Departemen Patologi Anatomi FKUI, disertai pengadaan alat dan reagen untuk imunohistokimia. Ditunjuknya RSUP Dr M. Jamil Padang sebagai Rumah Sakit World Class Hospital sangat menunjang rencana ini, sehingga diharapkan kedepannya fasilitas di SMF Patologi Anatomi RSUP M Jamil Padang dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kegiatan pelayanan tetapi juga pendidikan dan penelitian, terutama pendidikan spesialisasi Patologi Anatomi.

Bagian Patologi Anatomi terus berbenah diri demi kesempurnaan pelaksanaan pendidikan. Pada tahun 2008, Program Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Anatomi FK UNAND, mendapatkan Rekomendasi dari pengampu yaitu Bagian Patologi Anatomi FK USU, untuk dapat lepas sebagai Sentra Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Anatomi yang mandiri. Untuk itu pada tahun 2008 ini PPDS Patologi Anatomi FK.Unand sudah menerima 2 orang residen yaitu Dr Laila Isra dan Dr Loli Devianti melalui jalur yang sama dengan penerimaan PPDS lain di FK.Unand.

Kamis, 02 Maret 2017 02:40

Ilmu Gizi

Written by

Sejarah

Bagian Ilmu Gizi didirikan tahun 1980 oleh dr. Zulkarnaen Agus, MPH, MSc, yang sebelumnya merupakan Sub Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat. Pendirian Bagian ini diawali dengan 1 orang staf Bagian yang langsung menjadi Kepala Bagian, yang dikukuhkan dengan SK Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Sejak bulan Mei 1999 Ketua Bagian dijabat oleh DR.Dr. Masrul, MSc,SpGK. Pada tahun 2004 hingga tahun 2010 ini Bagian Ilmu Gizi diketuai oleh Prof.Dr. Nur Indraty lipoeto, PhD dan Sekretasis Dr.dr. Delmi Sulastri, MS,SpGK. Tahun 2011 bagian Ilmu Gizi dikepalai oleh Dr.dr. Delmi Sulastri, MS, SpGK.

Pada saat ini staf bagian Ilmu Gizi adalah dr Zulkarnain Agus, MPH MSc, Prof dr Fasli Jalal, PhD, Dr dr Masrul, Prof dr Nur Indrawaty Liputo, PhD, Dr.dr Delmi Sulastri, MS, dr Ulya Uti Fasrini, dr Desmawati. Secara umum ilmu gizi mencakup ilmu gizi masyarakat dar i lmu Gizi Klinik. Sesuai dengan perkembangan Ilmu Gizi dan masalah Gizi yang di hadiri semakin rumit, sebagai contoh bidang nutrigenomik, ilmu gizi klinik yang telah berkembang demikian luas, sehingga Bagian Gizi masih membutuhkan Staf sekurang-kurangnya 5 orang lagi dari berbagai disiplin ilmu yang terkait dengan Gizi.

Untuk meningkatkan kualiatas staf pengajar di bagan gizi, saat ini sedang giat-giatnya melakukan penelitian, presentasi ilmiah, baik di seminar maupun publikasi media kedokteran dan mengikuti berbagai word shop di dalam maupun di luar negeri. Dalam hal partisipasi ilmiah baik sebagai penyaji ataupun peserta bagian gizi termasuk produktif, tercatat lebih dari 50 seminar di ikuti sebagai penyaji dalam dan luar negeri dan lebih dari 30 judul publikasi ilmiah dalam dan luar negeri yang telah dilakukan oleh staf pengajar bagian gizi ini.

Bagian Gizi FK-Unand adalah Bagian Gizi yang pertama di lingkungan FK Negeri setelah FKUI. Oleh karena sejak awal sudah terlihat dan mendapatkan kepercayaan dalam berbagai kegiatan / program gizi secara nasional, terutama dalam penelitian, baik penelitian yang multidisipliner ataupun penelitian multisenter. Dalam kaitan ini, kerja sama yang intens telah dilakukan dengan BKKBN, Depkes RI, WHO,JICA, Hellen Keller Internasional (HK), The Japan Foundation dan lain-lain. Staf bagian gizi termasuk staf yang cukup aktif meneliti, dalam lima tahun terakhir bidang penelitian telah merambah tidak hanya bidang gizi masyarakat tapi juga bidang gizi klinik dan nutrigenomik.

 

Prestasi yang pernah diperoleh antara lain :

1. Pada tahun 1997 Bagian Gizi FK-Unand mendapat kepercayaan dari LIPI melaksanakan Pra Widyakarta Gizi Nasional di Padang.

2. Studi pemetaan GAKY di propinsi ( Aceh , Sumatera Utara, Sumatera Barat dan    Riau ) pada tahun 1997-1998.

3. Kepala Bagian Gizi di percayakan untuk :

 

Menjadi konsultan BAPPENAS dalam penyusunan buku studi evaluasi dampak nasional PMT-AS, 1998.
Dipercayakan menjadi konsultan dan Tim Panel Studi Evaluasi Dampak PMT-AS, 1999.
Anggota Tim Konsultan Bappenas untuk studi SC3CB propinsi Sumatera Barat, tahun 1998.
Menjadi Pembina Risbinkes (Depkes) untuk wilayah Sumbar, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Selatan.

4. Melaksanakan studi Multisenter yang bersifat nasional di antaranya :

Studi evaluasi Kinerja Posyandu, bersama UNAIR dan UNHAS (Unicef).
Studi kualitastive tentang Posyandu bekerjasama dengan UNHAS (JICA) (2000).
Studi Surveilance Gizi dan kesehatan bekerjasama dengan HKI (1998 – 1999).
Pemetaan GAKY Nasional untuk 4 orang (1998 dan 2004).2

5. Melaksanakan penelitian kerjasama dengan Dept of Science of Phillipine dan Dept of Nutrition and Dietetics, Universiti Putra Malaysia dengan biaya dari The Japan Foundation (2008/2009)

6. Melaksanakan penelitian kerjasama dengan University of Sheffield di Inggris (2010-2012)

7. Penelitian nutrigenomik tentang hubungan konsumsi zat gizi dengan beberapa penyakit kronis. Pada tahun 2009 hingga saat ini Dr.dr Delmi Sulastri dkk meneliti ekspresi gen pada penyakit hipertensi dan hubungannya dengan pola makan pada masyarakat Minang

8. Studi potensi protektif makanan Minang yang kaya antioksidan flavonoid terhadap peneyakit kronik, baik studi epidemiologi dan juga eksperimental.

 

Staf Pendidik

  1. Prof.Dr. Nur Indrawati Lipoeto, M.Sc, PhD
  2. Dr. H. Zulkarnain Agus, MPH, M.Sc
  3. DR.dr. Masrul, M.Sc
  4. Dr. Delmi Sulastri, MS.
  5. Dr. Ulya Uti Fasrini
  6. Dr. Desmawati
Kamis, 02 Maret 2017 02:39

Ilmu Kesehatan Masyarakat

Written by

Sejarah

Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) pertama kali berdiri di FK Unand pada tahun 1967 dengan kepala bagiannya yang pertama adalah dr. Hari Purnomo, dan dibantu oleh 2 orang staf yaitu dr. Bastian Manalu dan dr. Sabaruddin Abbas. Kemudian masuk dr. Zulkarnain Agus dan dr. Faisal R. Djamal.

Dalam perjalanannya, staf IKM bertambah dengan masuknya dr. Saidal Bahauddin yang semula staf bagian Fisika Kedokteran ke bagian IKM. Begitu juga dr. Azwar Idris, pindah dari bagian Histologi dan dr. Nadra B. Azwar dari bagian Patologi Klinik ke Bagian IKM. Staf bagian IKM kemudian bertambah lagi dengan masuknya dr. Luknis Sabri, dr. Hafni Bachtiar, dr. Edison, dr. Suhasyril dan selanjutnya dengan keberadaan staf IKM seperti saat ini.

Guru Besar pertama bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat FK Unand adalah Prof. Dr. Sabaruddin Abbas, MPH, kemudian diikuti oleh Prof. Dr. Faisal R. Djamal, MPH dan pada tahun 2010 dikukuhkan lagi seorang Guru Besar di Bagian IKM yaitu Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, MKes.

 

Saat ini staf pengajar Bagian IKM terdiri dari 11 orang.

  • Guru Besar Bagian IKM yaitu Prof. Dr. dr. Rizanda Machmud, MKes.
  • Satu orang dosen gelar doktor yaitu : Dr. dr. Rosfita Rasyid, MKes yang merupakan lulusan Pascasarjana Universitas Indonesia, bergabung di bagian IKM tahun 2011.
  • Sementara itu ada 5 orang staf IKM yang sedang dalam pendidikan S3 di dalam dan luar negeri, yaitu dr. Edison, MPH (Unand), dr. Yuniar Lestari, MKes (Unand), dr. Rima Semiarty, MARS (Unand), dr. Firdawati, MKes (UKM, Malaysia), dr. Husna Yetti (Jepang).
  • Dua orang staf IKM sedang dalam pendidikan S2, yaitu dr. Ida R. Burhan ( Unand ), dr. Nelmi Silvia (FK UI).
  • Satu orang staf baru masuk bagian IKM tahun 2011 yaitu Abdiana, SKM, M.Epid.
  • Satu orang dosen luar biasa gelar doktor yaitu : Dr. dr. Hafni Bachtiar, MPH yang merupakan lulusan Pascasarjana Unair

Kegiatan Pendidikan di Bagian IKM

Kegiatan pendidikan terhadap mahasiswa untuk tahap pre klinik saat ini sudah tersebar dan terintegrasi ke dalam 21 blok. Sedangkan kegiatan pendidikan untuk mahasiswa tahap klinik (profesi), bagian IKM melaksanakan kegiatan preceptor ship selama 4 minggu di kampus dan di luar kampus. Proses pendidikan di luar kampus dilaksanakan di 4 puskesmas di Kota Padang yaitu Puskesmas Andalas, Puskesmas Pauh, Puskesmas Ambacang Kuranji dan Puskesmas Lubuk Kilangan. Selain melaksanakan proses belajar tentang manajemen pelayanan kesehatan, mahasiswa di puskesmas juga terlibat dalam pelaksanaan program Puskesmas serta melakukan perencanaan pemecahan masalah yang ditemukan di puskesmas sebagai bentuk pengalaman belajar. Di samping itu ada juga praktek hiperkes yang dilakukan di PT Semen Padang.

Kegiatan Lain Bagian IKM

Bagian IKM dan staf IKM juga bermitra dengan institusi lain seperti :

  • Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Barat dalam hal penelitian, pengabdian masyarakat dan perencanaan bidang kesehatan
  • Dinkes Padang dalam penelitian, pengabdian masyarakat dan evaluasi Indikator Padang Sehat
  • Kerjasama dengan Pemda Pasaman dalam penyusuna Grand Design bidang Kesehatan
  • Kerjasama penelitian dengan FK UGM
  • Anggota Badan Kerjasama IKM/IKP/IKK Fakultas kedokteran se Indonesia

 

Kamis, 02 Maret 2017 02:38

Histologi

Written by

Sejarah

Bagian Histologi didirikan pada tahun 1955, semasa kampus Kedokteran Unand masih berada di Bukittinggi. Kepala bagian Histologi yang pertama adalah Prof. dr. M. Syaaf, yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unand. Pada tahun 1957 kampus Kedokteran pindah ke Padang, demikian juga dengan Bagian Histologi. Awalnya laboratorium Bagian Histologi bertempat di derah Pondok, namun kemudian pindah ke Jln. Situjuh No.1, bersama dengan Bagian Anatomi, Biokimia dan Fisiologi. Terakhir Bagian Histologi pindah ke Jalan Perintis Kemerdekaan, sejak tahun 1970-an sampai dengan sekarang.

Sampai dengan tahun 2004, pelaksanaan kuliah dan praktikum di Bagian Histologi dilakukan setiap minggu sebanyak 2 SKS per semester, pada semester I dan semester II, hal ini sesuai dengan ketentuan KIPDI I. Selanjutnya dengan adanya perubahan KIPDI II, maka setelah itu beban perkuliahan dan praktikum menjadi 3 SKS per semester, yang muncul di semester I, II dan III.

Bagian Histologi selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM maupun fasilitas pendukung proses perkuliahan dan praktikum. Sebagai upaya pengembangan kualitas SDM, bagian Histologi selalu memotifasi dan memfasilitasi staf pengajar untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan diri melalui program pendidikan yang lebih tinggi (S2 dan S3), mengikuti pelatihan-pelatihan serta membuat tulisan-tulisan ilmiah, serta mendorong staf pengajar untuk mengikuti proses sertifikasi dosen. Sebagai salah satu wujud proses tersebut, pada saat ini Bagian Histologi telah memiliki seorang guru besar dan dua orang dosen yang lulus sertifikasi tahun 2009 serta tiga orang dosen yang sedang dalam pengurusan sertifikasi tahun 2010. Selain itu, sejak tahun 2008, bagian ini telah menerima dosen baru setiap tahunnya untuk proses regenerasi staf pengajar di bagian Histologi.

 

Staf Pendidik

  1. Prof. Dr. dr. Hj. Eryati Darwin, PA
  2. Dr. dr. H. Rusydi Aziz, PA
  3. Dr. H. Ahlidar Matondang
  4. Dr. H. Jonas R. Dahler
  5. Dr. Ifdellia Surjadi
  6. Dr. Sudirman Lubait
  7. Dr. Nita Afriani
  8. Dr. Roza Silvia
Kamis, 02 Maret 2017 02:37

Fisiologi

Written by

Sejarah

Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK-UNAND) didirikan di Bukittinggi pada tahun 1957, dipimpin oleh dr.Nizar yang merupakan kepala bagian yang pertama. Pada saat itu kuliah Fisiologi diberikan oleh dr. Nizar sendiri yang dibantu oleh dr.Liem Giem Tjiang dan dr.A.Roesma.

Dengan pindahnya FK-UNAND ke Padang, maka Bagian Fisiologi FK-UNAND juga ikut pindah ke Padang dan laboraorium Fisiologi ditempatkan di Jalan Situjuh No.1 Padang. Pada tahun 1960 -1962, kuliah Fisiologi dilaksanakan oleh 7 orang dosen terbang yang didatangkan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Praktikum Fisiologi pada saat itu dilaksanakan di laboratorium Fisiologi yang dilaksanakan oleh beberapa orang mahasiswa FK-UNAND yang dilatih di FK-UI, antara lain Julius, Yusril, Junaidi, M.Zein Zainuddin dan Masri Noran. Pada tahun 1978, laboratorium Fisiologi dipindahkan ke kampus FK-UNAND di Jalan Perintis Kemerdekaan sampai saat ini.

 

Staf Pendidik

  1. Prof.Dr.Rahmatina B.Herman, PhD, AIF
  2. Dr.Izwar Wahab
  3. Dr.Detty Iryani, M.Kes, M.Pd.Ked, AIF
  4. Dr.Erkadius, M.Sc, AIF
  5. Dr.Afriwardi, SpKO, AIFO
  6. Dr.Yaswir Yasrin, AIF
  7. Dr. Aulia
  8. Dr.Sofina Rusdan, Cert.Med.Sc
Kamis, 02 Maret 2017 02:34

Biokimia

Written by

Sejarah

Bagian Biokimia pada awalnya dikembangkan oleh Prof. H. Schulelts di Bukittinggi pada tahun 1957. Pada masa itu terjadi pergolakan daerah sehingga dosen luar negeri yang diperbantukan pada Universitas Andalas berkurang dan menyebabkan perkuliahan dan praktikum terhenti.

Pada tahun 1961 bagian Biokimia pindah ke Padang dimana tempat kuliah dan praktikum tidak pada satu tempat, staf pengajar waktu itu adalah Prof. A. Roesma. Untuk memenuhi kebutuhan staf pengajar, Laboratorium Biokimia Unand mengirim staf pengajar ke FKUI, diantaranya adalah Havid Ardi, Marias Marianas dan Zainil D Muchtar. Disamping itu Lab Biokimia Unand mendapat bantuan beberapa orang staf pengajar Biokimia dari FKUI.

Laboratorium Biokimia pindah ke Jl. Situjuh No. 1 pada tahun 1970, perkuliahan dan praktikum sudah pada satu tempat, disini praktikum kwantitatif sudah pakai alat foto calorimeter buatan Jepang. Perkuliahan dibagi dua tahap yaitu pada mahasiswa tingkat II yunior dan tingkat II senior

Tahun 1977 Laboratorium biokimia pindah lagi dan menempati ruangan yang permanen sampai sekarang, yaitu Jl Perintis Kemerdekaan No. 77. Materi perkuliahan dan praktikum diberikan sebanyak 7 Sks, 3sks diberikan pada mahasiswa tingkat I dan pada tingkat II diberikan 4 Sks. Staf pengajar biokimia yang menyelesaikan program strata 3 (S3) diluar dan dalam negeri sudah 3 orang sampai tahun 1988.

Pada tahun 2004 metode perkuliahan pada FKUA Unand berubah dari sistem lama Teacher Center Learning (TCL) menjadi Student Center Learning (SCL) atau lebih dikenal dengan Problem Base Learning (PBL). Pada sistem PBL kuliah Biokimia seluruhnya lebih kurang 16 x 50 menit atau 1 Sks sedangkan praktikum hanya ½ Sks. Selain kuliah dan praktikum mahasiswa mengikuti proses tutorial, khusus untuk metabolisme karbohidrat, protein, lemak, nukleotida dan hubungan metabolisme diselesaikan dua kali tutorial ( 4 jam ).

Alat laboratorium yang dimiliki Bagian Biokimia sampai 2010 belum banyak perubahan diantaranya berupa spectrofotometer dan Gama counter / Radio Immuno Assay (RIA).

 

Staf Pendidik

  1. Prof Prof.dr. Fadil Oenzil PhD, SpGK
  2. Prof. Dr. dr. H. Nursal Asbiran
  3. Dr.Susila Sastri M.Biomed
  4. Dr. Husnil Kadri, M.Kes
  5. Dr. Zulkarnain Edwar PhD
  6. Dr. Hirowati Ali
  7. Dr. Rauza Sukma Rita
  8. Dra. Eti Yerizel, MS
  9. Dra Yutini Alioes, Apt Ms
  10. Dessy Arisanty, S.Si, M.Sc
Kamis, 02 Maret 2017 01:59

Iventaris

Written by

Data inventari yang dimiliki Fakultas Kedokteran Universitas Andalas :

  1. Iventaris 2012
  2. Iventaris 2013
  3. Iventaris 2014
  4. Iventaris 2015

 

Kamis, 02 Maret 2017 01:58

Peralatan Laboratorium

Written by

Peralatan Laboratorium yang tersedia di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas

No.

Nama Alat/Peraga/Manekin

Jumlah

Kondisi

(Berfungsi atau Tidak Berfungsi)

(1)

(2)

(3)

(4)

 

Newborn Baby Doll 

8 unit

Berfungsi

 

Baby Boy & Girl Asian

6 unit

Berfungsi

 

The Resusci Baby Manikin

1 unit

Berfungsi

 

Resusci Baby CPR Skills Guide

8 unit

Berfungsi

 

Timbangan Bayi

10 unit

Berfungsi

 

Advanced childbirth Simulator

12 unit

1 unit

Berfungsi

 

Obstetric Phantom With Fetal Doll

3 unit

Berfungsi

 

Maternity Model Type I

8 unit

Berfungsi

 

Female Organ Model

8 unit

Berfungsi

 

Advance Venipunture and Injection Arm

4 unit

Berfungsi

 

Gyn Trainer

8 unit

Berfungsi

 

Gyneocology Diagnostic Training Model

2 unit

5 unit

Berfungsi

 

One Year Paediatric Care Simulator Mike and Michelle

4 unit

Berfungsi

 

Vena Puncture and Infusion Training Arm

4 unit

 

 

Infusion/ Injection Arm Trainer

2 unit

Berfungsi

 

Injection and Blood Sampling Practice

10 unit

Berfungsi

 

Female Catheterization And Rectal Injection Model Type II

6 unit

Berfungsi

 

Male Chateterization Model Type I

6 unit

Berfungsi

 

Suture Practice Arm

2 unit

Berfungsi

 

Pediatric Injection Training Head Simulator

2 unit

Berfungsi

 

Pediatric Injection Training Arm Simulator

2 unit

Berfungsi

 

Instramuscular Injection Simulator

6 unit

Berfungsi

 

Blood Pressure Simulator

3 unit

Berfungsi

 

Phantom for practicing catheterization

Alat kelamin pria

Alat kelamin wanita

Tabung Urine kelamin

 

8 unit

8 unit

8 unit

8 unit

Berfungsi

 

Breech Intramuscular Injection

 

4 unit

Berfungsi

 

Spinal Injection Simulator

2 unit

Berfungsi

 

Ostomy Cere Simulator

3 unit

Berfungsi

 

Zack Multipurpose Male Care Simulator

8 unit

Berfungsi

 

Inspection And Palpation Of Breast Cancer Training

 

8 unit

Berfungsi

 

Female Pelvic Organ Models

8 unit

Berfungsi

 

IUD Trainer

14 unit

Berfungsi

 

Episiotomy Suturing Simulator

Male Catheterisatio Model (adam rovilly)

8 unit

8 unit

7 unit

Berfungsi

 

Rectal Examination Trainer

9 unit

Berfungsi

 

Breast Examination Simulator

7 unit

Berfungsi

 

Breast Self Examination Simulator (gaumar)

2 unit

 

 

Ear Diagnostic Trainer

2 unit

Berfungsi

 

Ear examination simulator (Nasco)

6 unit

Berfungsi

 

Trial Lens + Frame

10 set

Berfungsi

 

Eye Retinopathy Trainer

8 unit

Berfungsi

 

Resuscitation Anne With Skills Guide

 

3 unit

5 unit

Berfungsi

 

Alat EKG ( Elektrokardiogram)

10 unit

Berfungsi

 

Tension Pheumothora

8 unit

 

 

Lampu Sorot Haloge

8 unit

 

 

Auscultation Trainer Smart,Stetoscope and Speaker

8 unit

Berfungsi

 

Airway Management Trainer

8 unit

Berfungsi

 

ALS

1 unit

Berfungsi

 

Full Body CPR Trauma Manikin With Elektic

 

6 unit

1 unit

Berfungsi

 

Timbangan Berat Badan Berdiri

9 unit

Berfungsi

 

Tiang Infus

4 unit

10 unit

Berfungsi

 

Trolly Instrumen

22 Unit

Berfungsi

 

Trolly Waskom

2 unit

Berfungsi

 

Tabung Oksigen

6 unit

Berfungsi

 

Bak sampah tertutup (medis)

18 unit

Berfungsi

 

Bantal Kepala

21 Unit

Berfungsi

 

Matras Hitam

17 unit

Berfungsi

 

Sepeda Roda Tiga

4 unit

Berfungsi

 

Instramascular Injection Set Besar + laminating

Menengah + laminating

Kecil tidak laminating

 

9 unit

4 unit

49 unit

Berfungsi

 

Anatomical Chart :

The Human Skeleton

10 unit

Berfungsi

 

Human Musculature

8 unit

Berfungsi

 

Ear, Nose and Throat

8 unit

Berfungsi

 

The Skin

8 unit

Berfungsi

 

Human Eye

8 unit

Berfungsi

 

Human Ear

8 unit

Berfungsi

 

The Respiratory System

8 unit

Berfungsi

 

The Human Heart

8 unit

Berfungsi

 

The Vascular system

6 unit

Berfungsi

 

The Gastrointestinal System

6 unit

Berfungsi

 

The Urinary Tract

9 unit

Berfungsi

 

The Male Reproductive System

11 unit

Berfungsi

 

The Female Genital Organs

8 unit

Berfungsi

 

Pregnancy

8 unit

Berfungsi

 

The Female Breast

8 unit

Berfungsi

 

Nervous System

9 unit

Berfungsi

 

Lymphatic system

7 unit

Berfungsi

 

Mitosis 9 Sel

4 set

Berfungsi

 

Mitosis 10 sel

6 set

Berfungsi

 

Bed Pasien 3 Crank Complete

6

Berfungsi

 

X- Ray Viewer

8

Berfungsi

 

Bet Pasien dan Tempat tidur

9

Berfungsi

 

LCD TV 22 Inc

16

Berfungsi

 

DVD LG

15

Berfungsi

 

Snellen Chart

15

Berfungsi

 

Circumcision Training Set

19

Berfungsi

 

Baby Manikin – Boy Asian

1

Berfungsi

 

Baby Manikin – Girl Asian

1

Berfungsi

 

Airway Management Tranier

3

Berfungsi

 

Fingertip Pulse Oxymeter

9 Unit

Berfungsi

 

Ganting WD Sielbold

22 Unit

Berfungsi

 

INSTRUMENT

 

Berfungsi

 

Head lamp Medicindo

19

Berfungsi

 

Adaptor Head Lamp

20

Berfungsi

 

Compressor Nebulizer

2 unit

2 unit

Berfungsi

 

Thermometer Telinga

8

Berfungsi

 

Pengukur Lemak Kulit

5

Berfungsi

 

Goniometer

20

Berfungsi

 

Alat Ukur Gula Darah

9

Berfungsi

 

Headlamp Ryne

36

Berfungsi

 

Tes Buta Warna

10

Berfungsi

 

Album Kulit

9

Berfungsi

 

Alat Tumbuh Kembang

10

Berfungsi

 

Kaca Pembesar

49

Berfungsi

 

Haemometer

10

Berfungsi

 

Sonde Uterus

13

Berfungsi

 

Tena Culum

8

Berfungsi

 

Tampong Tang

17

Berfungsi

 

Fenestra Klem/ Korentang

8

Berfungsi

 

Doyen Vaginal Specula

2

Berfungsi

 

Sims Vaginal Specula

9

Berfungsi

 

Speculum Vagina

L = 22

M = 24

S = 16

Berfungsi

 

Pelvimeter Obstetrik (Pengukur Panggul)

9

Berfungsi

 

Alligator Forceps

2

Berfungsi

 

Verban Elastis Kaki

42

Berfungsi

 

Verban Elastis Tangan

44

Berfungsi

 

Mitella

23

Berfungsi

 

Parlak

5

Berfungsi

 

Parlak plastic

9

Berfungsi

 

Alas partus

8

Berfungsi

 

Kain penutup

27

Berfungsi

 

Kain Selimut Bed Pasien

26

Berfungsi

 

Kain Linen Putih

12

Berfungsi

 

Kain Penutup Hijau kecil

11

Berfungsi

 

Kain Sarung

2

Berfungsi

 

Apron

10

Berfungsi

 

Handuk

7

Berfungsi

 

DUK steril

18

Berfungsi

 

Opthalmoscope Ref. 71020 B

8

Berfungsi

 

Opthalmoscope Ref. 11735

8

Berfungsi

 

Otoscope

2

Berfungsi

 

Otoscope Rsiter

8

Berfungsi

 

Otoscope Heine

5

Berfungsi

 

Microtoise

5

Berfungsi

 

Panjang Bayi

8

Berfungsi

 

Stopwach

Stopwach Sewan

6

2

Berfungsi

Berfungsi

 

Partus Set

8

Berfungsi

 

Suture Kit

8

Berfungsi

 

LSR Adult Basic w/o Mask, in Carton

11

Berfungsi

 

LSR Paediatric Complete w/o Mask, in Carton

8

Berfungsi

 

Alat Endotracheal

10

Berfungsi

 

Thermos ES

7

Berfungsi

 

Stateskop Litman

Steteskop Rister

Steteskop Novzi

11

15

9

Berfungsi

Berfungsi

Berfungsi

 

Stateskop Paediatric

8

Berfungsi

 

Spygnometer Raksa

16

Berfungsi

 

Spygnometer Jarum

9

Berfungsi

 

Manset Tensi Meter Anak

8

Berfungsi

 

Bak Instrument Besar + Tutup

48

Berfungsi

 

Bak Instrument Kecil + Tutup

21

Berfungsi

 

Nierbecken/Bengkok

13

Berfungsi

 

Waskom

2

Berfungsi

 

Minor Skin Surgery Apparatus

7

Berfungsi

 

Minor set

27

Berfungsi

 

Garpu Tala

7

Berfungsi

 

Garpu Tala Frekuensi

10

Berfungsi

 

Refleks Hammer (Palu)

7

Berfungsi

 

Refleks Hammer (Kapak)

40

Berfungsi

 

Pinset Anatomi

44

Berfungsi

 

Pinset Cirugis

5

Berfungsi

 

Pinset Bayonet

6

Berfungsi

 

Kateter Logam

8

Berfungsi

 

Penlight

40

Berfungsi

 

Thermometer

21

Berfungsi

 

Laenec/Funandoskopi

8

Berfungsi

 

Tourniquet

10

Berfungsi

 

Meteran

19

Berfungsi

 

Kaca Laring

21

Berfungsi

 

Speculum Hidung

14

Berfungsi

 

Spatula Lidah/Tong Spatel

68

Berfungsi

 

Gunting Verban

19

Berfungsi

 

Gunting Episiotomi

7

Berfungsi

 

Needle Holder

9

Berfungsi

 

Mosquito Lurus

22

Berfungsi

 

Mosquito Bengkok

3

Berfungsi

 

Gunting Tajam Bengkok

1

Berfungsi

 

Kocher Lurus /Gunting chirugis

2

Berfungsi

 

Gunting jaringan lurus

6

Berfungsi

 

Dandy

3

Berfungsi

 

Racun Api

2

Berfungsi

LABORATORIUM HISTOLOGI

 

Mikroskop Monokuler

10

Berfungsi

 

Mikroskop + Monitor

2

Berfungsi

 

Mikroskop Binokuler Monitor Olympus BX 43F

18

1

Berfungsi

 

Mikroskop Olympus SX 31

2

Berfungsi

 

Preparat Lengkap

96 x 7 set

Berfungsi

 

Mikrotom

1

Berfungsi

 

Centrifuge

1

Berfungsi

 

Water Bath

1

Berfungsi

 

Oven

2

Berfungsi

 

Tabung Oksigen

1

Berfungsi

 

Neraca Kasar

1

Berfungsi

 

Inkubator

1

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN ANATOMI

 

Gerobak Dorong Kadaver

5

Berfungsi

 

Bak Kadaver

2

Berfungsi

 

Kadaver lengkap

7

Berfungsi

 

Kadaveer tidak lengkap

25

 

 

Rangka Manuasia (Tulang)

6

Berfungsi

 

Pinset

107

Berfungsi

 

Pisau (escavel)

50

Berfungsi

 

Gunting

7

Berfungsi

 

Pengait

12

Berfungsi

 

Female Pelvis General Doctor,GD/A15106

1

Berfungsi

 

Neuro-Anatomical Brain,8-Part (C22) 3B Scientific,1000228

1

Berfungsi

 

Larinx General Doctor,GD/A13004

1

Berfungsi

 

Magnifield Artery and Vein Model General Doctor,GD/A16002

1

Berfungsi

 

Brain with Arteries General Doctor,GD/A18220

1

Berfungsi

 

Inguinal Hernia Model (3B-H13) 3B Scientific,1000284

2

Berfungsi

 

Childbirth Demonstration (3BL30) 3B Scientific, 1000334

1

Berfungsi

 

Eye,5 time,full-size,12 part (VJ500A) : 3B Scientific, 1001264

1

Berfungsi

 

Regional Brain,4-Part (W42565) : 3B Scientific, 1005555

1

Berfungsi

 

Liver And Gall Bladder General Doctor,GD/A12009

2

Berfungsi

 

Nasal,Oral,Pharynx And Larynx Cavities General Doctor,GD/A13001

2

Berfungsi

 

Circulatory System Model : General Doctor, GD/A16001

2

Berfungsi

 

Sympathetic Nerves System General Doctor,GD/A18110

2

Berfungsi

 

Mouth,Nose,Pharynx And Larynx With Vessels And Nerves General Doctor,GD/A18108

1

Berfungsi

 

EAR,3 Times Liff,Size,6 Part (E11) 3B Scientific : E11

1

Berfungsi

 

Neuron Model : General Doctor, GD/A18001

1

Berfungsi

 

Mammary Gland In Resting Period General Doctor,GD/A15110

1

Berfungsi

 

Mammary Gland In Lactation General Doctor,GD/A15111

1

Berfungsi

 

Brain Section Model With Medial and Sagittal Cust3B Scientific W19026

1

Berfungsi

 

Larynx With Tongue And Teeth General Doctor, GD/A13003

1

Berfungsi

 

EYE,3 Times Full,Size,7 Part (F13) 3B Scientific : 1000258

1

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN BIOKIMIA

 

Hot Plate

1

Berfungsi

 

Vortex Mixer

1

Berfungsi

 

Centrifuge EBA 20

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 25 ul

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 10 ul

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 50 ul

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 100 ul

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 500 ul

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 10-100 ul

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 0,5-10 ul

1

Berfungsi

 

Pipet Eppendord 100-1000 ul

1

Berfungsi

 

Gamma Counter Nucleus

1

Berfungsi

 

Centrifuge Dingin Thermo Sorvall

1

Berfungsi

 

Centrifuge Biasa

 

 

 

Spectrofotometer, spetonic 21

1

Berfungsi

 

Spectrofotometer, spetonic 21 D

1

Berfungsi

 

Spectrofotometer, Thermo

1

Berfungsi

 

Spectrofotometer, Microl 300

1

Berfungsi

 

Neraca digital

1

Berfungsi

 

Lemari Asam

1

Berfungsi

 

Tensi Meter Prester

1

Berfungsi

 

Mikroskop Binokuler

2

Berfungsi

 

Oven

3

Berfungsi

 

Water Bath

2

Berfungsi

 

Mikroskop Monokuler

1

Berfungsi

 

Tabung reaksi

500

Berfungsi

 

Mikroburet

3

Berfungsi

 

Buret

10

Berfungsi

 

Lumpang/mortal

10

Berfungsi

 

Papanporselin

10

Berfungsi

 

Rak tabung reaksi

20

Berfungsi

 

Penjepit tabung

20

Berfungsi

 

Kaca arloji

20

Berfungsi

 

Cawan porselin

20

Berfungsi

 

Botol reagensia

100

Berfungsi

 

Alat HB Sahli

2

Berfungsi

 

Tabung Fermentasi

20

Berfungsi

 

Beaker Glas (100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml)

50

Berfungsi

 

Erlemmayer ((100 ml, 250 ml, 500 ml)

50

Berfungsi

 

Botol semprot (500 ml)

10

Berfungsi

 

Batang pengaduk

20

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN FISIOLOGI

 

Stetoskop Littman

15

Berfungsi

 

Tensimeter Riester

25

Berfungsi

 

Spirometer

1

Berfungsi

 

Optik Snellen (England)

1

Berfungsi

 

EKG Manual Cardimax

2

Berfungsi

 

Mikroskop Nikon

6

Berfungsi

 

Buku Isiara (Handayana Japan)

2

Berfungsi

 

Metronome

3

Berfungsi

 

Jangka Sorong (Vernier Calipers)

9

Berfungsi

 

Reflex Hammer (Vernier Calipers)

18

Berfungsi

 

Garputala (RRT)

32

Berfungsi

 

Timbangan Badan (Olda Works)

2

Berfungsi

 

Pengukur Tinggi Badan

1

Berfungsi

 

Back Streng (Nagaya)

1

Berfungsi

 

Hand grip (Nagaya)

1

Berfungsi

 

Skimpo Caliper (Adifax)

1

Berfungsi

 

Sheet Lens (RRT)

1

Berfungsi

RUANG FITNES FISIOLOGI

 

Sepeda Fitnes

4

Berfungsi

 

Alat Fitnes Body fit

2

Berfungsi

 

Timbangan Badan

1

Berfungsi

 

Tempat Tidur Besi

3

Berfungsi

 

Alat Fitnes Treadmill

1

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN PARASIT

 

Mikroskop

2

Berfungsi

 

Centrifuge

1

Berfungsi

 

Timbangan Digital

1

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN BIOLOGI

 

Mikroskop

1

Berfungsi

 

Centrifuge Hetti EBA 20

1

Berfungsi

 

Rees Ecker

1

Berfungsi

 

Digital Benchtop Shaker

1

Berfungsi

 

Glass celll

2

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN PATOLOGI ANATOMI

 

Mikroskop Binokuler

10

Berfungsi

 

Oven Steinlestil

1

Berfungsi

 

Bed Pasien

1

Berfungsi

 

Oven Slide

1

Berfungsi

 

Centrifuge

1

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN MIKROBIOLOGI

 

PH Meter 215

1

Berfungsi

 

Mikroskop Nikon SE 100

2

Berfungsi

 

Mikroskop Olympus CX 31

1

Berfungsi

 

Mikroskop Binokuler

4

Berfungsi

 

Autoclave

1

Berfungsi

 

Incubator

3

Berfungsi

 

Freezer Minus 80

1

Berfungsi

 

Centrifuge

3

Berfungsi

 

Hot Plate Stirrer

1

Berfungsi

 

Freezer biasa

2

Berfungsi

 

Oven

1

Berfungsi

 

Centrifuge Hettich

1

Berfungsi

 

Maqnetic Stirrer Thermo

1

Berfungsi

 

Vortex Mixer

1

Berfungsi

 

Neraca digital

1

Berfungsi

 

Alat Pembuat Aquades

1

Berfungsi

 

Beaker Glass

5

Berfungsi

 

Corong

3

Berfungsi

 

Erlenmeyer

5

Berfungsi

 

Gelas Ukur 500

1

Berfungsi

 

Gelas Ukur 250

1

Berfungsi

 

Lemari Es

3

Berfungsi

 

Anaerobik jar

2

Berfungsi

 

Mortar

2

Berfungsi

 

Rak tabung

10

Berfungsi

 

Pipet Volume

5

Berfungsi

 

Petridis

100

Berfungsi

 

Penjepit tabung

10

Berfungsi

 

Tabung Reaksi

500

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN KIMIA

 

Neraca Analitik

3

Berfungsi

 

Waterbath Sibata

1

Berfungsi

 

Spektrofotometer 21

1

Berfungsi

 

Centrifuge Heragues

1

Berfungsi

 

Neraca Kasar Heragues

1

Berfungsi

 

Tabung Oksigen

1

Berfungsi

 

PH Meter

1

Berfungsi

 

Micropipet Otomatis

1

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN FARMAKOLOGI

 

Centrifuge

1

Berfungsi

 

Neraca Analitik

1

Berfungsi

 

Neraca Listrik

1

Berfungsi

 

Oven Listrik

1

Berfungsi

 

Tensimeter

8

Berfungsi

 

Stoteskop

5

Berfungsi

 

Labu Didih dasar rata besar

3

Berfungsi

 

Teletermometer

6

Berfungsi

 

Spektrofotometer 21D

1

Berfungsi

 

HPLC/Alat labor

1

Berfungsi

 

Sendok Porselen

35

Berfungsi

 

Shaker

1

Berfungsi

 

Neraca Digital

2

Berfungsi

 

Waterbath

1

Berfungsi

 

Waterbath Branson1200

1

Berfungsi

 

Waterbath Sibata

1

Berfungsi

 

Waterbath Oulabo USR 12

1

Berfungsi

 

Shaker Bath SBB-16

1

Berfungsi

 

Mikroskop Monoculer Olympus

1

Berfungsi

 

Intraret Thermometer

1

Berfungsi

 

Disetting Set

6

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN LABOR SENTRAL

 

Mikroskop CX22-LED

20

Berfungsi

 

Mikroskop CX 23 Olympus

8

Berfungsi

 

Mikroskop Nikon YS 100

44

Berfungsi

 

Mikroskop Nikon SE Bikuler

4

Berfungsi

 

Mikroskop Olympus CH 20 Bikuler

10

Berfungsi

 

Mikroskop CX 22-RSSI Olympus CH 22 Bikuler

10

Berfungsi

 

Mikroskop Olympus CH 21 Bikuler

1

Berfungsi

 

Mikroskop Mono

31

Berfungsi

 

Stopwatch

1

Berfungsi

LABORATORIUM ANIMAL HOUSE

 

Kandang Tikus

50

Berfungsi

 

Wastafel

1

Berfungsi

 

Rak Besi

3

Berfungsi

LABORATORIUM BAGIAN LABOR BIOMEDIK

Ruang Post Cell Culture

 

Kojair Kr-130 Biowizard Biological Safety Cabinet

1

Berfungsi

 

Neraca Analitik And German

1

Berfungsi

 

Mikroskop Inverted + PC

1

Berfungsi

 

CO2 Incubator

1

Berfungsi

 

Micropipette stand corousel

1

Berfungsi

 

pH meter + ion meter

1

Berfungsi

 

Autometed Elektroforesis station +PC

1

Berfungsi

 

Experion Vortex Station

1

Berfungsi

 

PCR work station

1

Berfungsi

 

Gel Doc + Printer

1

Berfungsi

 

Real-Time PCR Detection System Komputer + Printer UPS

1

Berfungsi

 

Nano Drop 2000

1

Berfungsi

 

Dual Block PCR C1000 thermal cycler

1

Berfungsi

 

Imaging system for 2D

1

Berfungsi

 

Realtime PCR Roche + PC

1

Berfungsi

 

Vortexer

1

Berfungsi

 

Smart Spec Plus Spectrophotom eter

1

Berfungsi

 

T100 Thermal Cycler

1

Berfungsi

 

C1000tm Thermal Cycler

1

Berfungsi

 

Mini Sentrifuge

1

Berfungsi

 

Chromatografi for protein purification

1

Berfungsi

 

Incubator

1

Berfungsi

 

Cooled inkubator

1

Berfungsi

 

Rotary vavorator

1

Berfungsi

 

Freez dryer

1

Berfungsi

 

Zeiss Axio Lab.A1 Compound Microscope

1

Berfungsi

 

Primo Star Reliable Trasmitted Light Microscope

2

Berfungsi

 

HLC Heating-ThermoMixer MHR 11 from DITABIS-Digital

 

Berfungsi

 

Biomedical Imaging Systems AG

1

Berfungsi

Ruang Pre Cell Culture

 

CO2 Incobator series 8000 wj

1

Berfungsi

 

Laminar Flow Clean Benches Cabinat

1

Berfungsi

 

Automated cell counter (Bio Rad)

1

Berfungsi

 

Neraca Analitik KERN ABJ

1

Berfungsi

 

Vortex Maxi Mix II

1

Berfungsi

 

Legend Micro 21R Centrifuge/Microcentri fuge Refrigerated

1

Berfungsi

 

Mikroskop

1

Berfungsi

 

Kulkas

1

Berfungsi

 

Kulkas elektrolux 2 pintu

1

Berfungsi

 

Freezer -20oC

1

Berfungsi

 

Kulkas

1

Berfungsi

 

Deep freezer-86 C

1

Berfungsi

 

Ultra sentrifuse

1

Berfungsi

 

Hematologi analyzer

1

Berfungsi

 

Glomax Multi Detection System

1

Berfungsi

 

Multiplex suspentin arry

1

Berfungsi

 

Elisa Reader + PC Komputer

1

Berfungsi

 

Kulkas

1

Berfungsi

 

Dispense Repeated micropipet

1

Berfungsi

 

Micropipette multichanel

2

Berfungsi

 

Digital Benchtop Shaker

1

Berfungsi

 

Vacuum pomp

1

Berfungsi

 

Thermo Shaker

1

Berfungsi

 

Multiwash III Microplate washer

1

Berfungsi

Ruang Kerja & Umum

 

Water destilation system

1

Berfungsi

 

Orbital shaker

1

Berfungsi

 

Heating Thermo Mixer

1

Berfungsi

 

Water Bath

3

Berfungsi

 

Nano Pure

1

Berfungsi

 

Homoginayzer

1

Berfungsi

 

Neraca Analitik

1

Berfungsi

 

Block Heater

1

Berfungsi

 

Autoclave

1

Berfungsi

 

Autoclave

1

Berfungsi

 

Shaker

1

Berfungsi

 

Mini Centrifuge

1

Berfungsi

 

Magnetic stirring + Hot Plate

2

Berfungsi

 

Horizontal Electroforesis UPS

2

Berfungsi

 

Vortex Maxi Mix II

1

Berfungsi

 

Freezer 20o C

1

Berfungsi

 

Meja ½ Biro

2

Berfungsi

 

Centrifuge/micro sentrifuge non Refrigerated

4

Berfungsi

 

Incubator

1

Berfungsi

 

Ultra Rocking

1

Berfungsi

 

Mutation Detection system

1

Berfungsi

 

Gene Pulser Systems Plus Stabilyzer

1

Berfungsi

 

Vacuum pomp for DNA cocentrator

1

Berfungsi

 

Hybridization oven

1

Berfungsi

 

Automatic nuclic Acid Purification Sistem

1

Berfungsi

 

Lemari Asam

1

Berfungsi

 

Liquid nitrogen storage

1

Berfungsi

 

Micropipetor single chanel

1

Berfungsi

 

Heating Thermo Mixer

1

Berfungsi

 

Shaking waterbath

1

Berfungsi

 

Mini-PROTEAN Tetra Cell with Mini Trans-

1

Berfungsi

 

Microwave

1

Berfungsi

 

Ice Maker

1

Berfungsi

 

Sonikator

1

Berfungsi

 

Protean IEF cell

1

Berfungsi

 

Microrotofor

1

Berfungsi

 

Pulse Field Gel Elektroforesis

1

Berfungsi

 

Micropipette Carousd

1

Berfungsi

 

Kamis, 02 Maret 2017 01:57

Laboratorium

Written by

Laboratorium Keterampilan Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Andalas 

No.

Jenis Prasarana

Total Luas (m2)

Banyaknya tempat kerja (Workstation)

Jumlah Mahasiswa Per Sesi Pratikum

(Jumlah Mahasiswa/ Workstation)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

1

Labraatorium Gedung F (Skills Lab)

410.81

20

260

13

2

Labraatorium Histologi (Lantai I)

127.10

2

70

35

3

Labraatorium Anatomi (Lantai I)

344.06

4

308

77

4

Labraatorium Fisiologi (Lantai 2)

51.47

1

35

35

5

Labraatorium Biokimia (Lantai 2)

140.91

1

50

50

6

Laboratorium Central

120.55

1

80

80

7

Laboratorium Mikrobiologi

46.66

2

20

10

8

Laboratorium Komputer

161.54

1

69

69

9

Laboratorium Parasitologi

28.90

1

10

10

10

Ruang Pratikum Fisika, Kimia, Biologi

116.50

2

100

50

11

Laboratorium Farmakologi

50.75

1

40

40

12

Laboratorium Biomedik

71.28

1

15

15

13

Animal House

35.25

1

5

5

 

Halaman 4 dari 5