Indonesian English

Histologi

Sejarah

Bagian Histologi didirikan pada tahun 1955, semasa kampus Kedokteran Unand masih berada di Bukittinggi. Kepala bagian Histologi yang pertama adalah Prof. dr. M. Syaaf, yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Unand. Pada tahun 1957 kampus Kedokteran pindah ke Padang, demikian juga dengan Bagian Histologi. Awalnya laboratorium Bagian Histologi bertempat di derah Pondok, namun kemudian pindah ke Jln. Situjuh No.1, bersama dengan Bagian Anatomi, Biokimia dan Fisiologi. Terakhir Bagian Histologi pindah ke Jalan Perintis Kemerdekaan, sejak tahun 1970-an sampai dengan sekarang.

Sampai dengan tahun 2004, pelaksanaan kuliah dan praktikum di Bagian Histologi dilakukan setiap minggu sebanyak 2 SKS per semester, pada semester I dan semester II, hal ini sesuai dengan ketentuan KIPDI I. Selanjutnya dengan adanya perubahan KIPDI II, maka setelah itu beban perkuliahan dan praktikum menjadi 3 SKS per semester, yang muncul di semester I, II dan III.

Bagian Histologi selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM maupun fasilitas pendukung proses perkuliahan dan praktikum. Sebagai upaya pengembangan kualitas SDM, bagian Histologi selalu memotifasi dan memfasilitasi staf pengajar untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan diri melalui program pendidikan yang lebih tinggi (S2 dan S3), mengikuti pelatihan-pelatihan serta membuat tulisan-tulisan ilmiah, serta mendorong staf pengajar untuk mengikuti proses sertifikasi dosen. Sebagai salah satu wujud proses tersebut, pada saat ini Bagian Histologi telah memiliki seorang guru besar dan dua orang dosen yang lulus sertifikasi tahun 2009 serta tiga orang dosen yang sedang dalam pengurusan sertifikasi tahun 2010. Selain itu, sejak tahun 2008, bagian ini telah menerima dosen baru setiap tahunnya untuk proses regenerasi staf pengajar di bagian Histologi.

 

Staf Pendidik

  1. Prof. Dr. dr. Hj. Eryati Darwin, PA
  2. Dr. dr. H. Rusydi Aziz, PA
  3. Dr. H. Ahlidar Matondang
  4. Dr. H. Jonas R. Dahler
  5. Dr. Ifdellia Surjadi
  6. Dr. Sudirman Lubait
  7. Dr. Nita Afriani
  8. Dr. Roza Silvia
Read 283 times