Indonesian English

Farmakologi

Sejarah

Kegiatan perkuliahan farmakologi dimulai sejak tahun 1960 dengan didatangkannya dosen dari FKUI. Pada tahun 1962, Drs.Med. Junaidi (koordinator perlengkapan) bersama Drs.Med.M.Zein Zainudin dan Drs.Med Yap Tjai Kiat (koordinator perkuliahan dan praktikum) memotori berdirinya bagian farmakologi sekalipun masih harus menumpang pada bagian fisiologi. Pada tahun 1971, dr. Yavis diutus untuk mengikuti pendidikan di FKUI dan kembali dengan brevet Ahli Farmakologi pada tahun 1972. Pendidikan serupa baru terlaksana kembali pada tahun 1980 yang diikuti oleh dr. Bahroelim Bahry (brevet 1982). Pada tahun 1976, dr. Syaifullah rani mengikuti TERC di Australia dan tahun 1981 beliau mengikuti pendidikan pasca sarjana di FK UNAIR Surabaya. Mulai tahun 1975, Dra. Salma Salim, Apt menjadi staf pengajar dan diikuti tahun 1978 oleh dr. Hasni Syam. Tahun 1981 Dra. Salma Salim mengikuti Orientasi Bidang Farmakologi Analitik (Analisa Obat) di bagian Farmakologi FKUI. Pada tahun 1980, dr. M. Husni Gani bergabung menjadi staf pengajar, namun pada tahun 1989 beliau pindah ke bagian Forensik FK Unand. Tahun 1992, Dra. Salma Salim dan dr. Hasni Syam mendapatkan akreditasi dari IKAFI sebagai Ahli Farmakologi.

Pada tahun 1988, Dra. Yusticia Katar, Apt mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan S2-S3 di Universitas Erlangen-Nuremberg Jerman dan kembali dengan gelar Doktor pada tahun 1993. Program pendidikan magister kemudian diikuti pula oleh dr. Handayani di FK UNAIR tahun 2000 dan dr. Rahmatini di FK UGM pada tahun 2001. Dra. Elly Usman, Apt, MS, Dra. Erlina Rustam, Apt, MS serta Drs. Hari Purnomo, Apt, MS bergabung sebagai dosen Bagian Farmakologi dan Terapeutik pada tahun 1999, namun tahun 2006 Drs. Hari Purnomo, Apt, MS pindah tugas ke UGM. Kekurangan staf diisi oleh dr. Laila Isrona tahun 2003 dan dr. Ilmiawati pada tahun 2008.

Pada tahun 2014 Bagian Farmakologi harus melepaskan dua orang staf yang sangat potensial untuk menempati posisi lain; Dr. dr. Handayani akan menjabat sebagai Dekan pada sebuah fakultas kedokteran swasta di pulau Jawa, sedangkan dr. Laila Isrona, M.Sc akan berkiprah di Bagian Pendidikan Kedokteran FK Universitas Andalas.

Tahun 2014 juga ditandai oleh kepulangan dr. Ilmiawati yang telah menyelesaikan pendidikan doktor di bidang Toksikologi Lingkungan di Jichi Medical University, Jepang. Pada tahun yang sama dr. Rozi Abdullah diterima sebagai staf pengajar dan beliau segera melanjutkan pendidikan profesinya, menyusul dr. Gestina Aliska, pada Program Pendidikan Dokter Spesialis Farmakologi Klinik di Universitas Indonesia.

 

Kegiatan

1. Pendidikan

Bagian Farmakologi berperan dalam pendidikan farmakologi pada Program Studi Pendidikan Dokter dan Program Studi Kebidanan di Fakultas Kedokteran, Program Studi Kesehatan Masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat, dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Andalas. Selain memberikan perkuliahan di FK Unand, Bagian Farmakologi dan Terapeutik juga melayani perkuliahan pada jenjang pendidikan lain seperti AKPER, AKBID, APKTS, AKZI dan pendidikan swasta sejenis lainnya. Selain itu, Bagian Farmakologi dan Terapeutik juga aktif berpartisipasi bersama Dit POM Sumbar dan Dirjen POM Pusat dalam penyelengggaraan dan pelatihan di bidang obat seperti Obat Generik Berlogo, Pengobatan Secara Rasional, Narkoba, Manajemen Obat, dan lain-lain.

2. Penelitian

Penelitian endokrinologi molekuler dan toksikologi lingkungan menjadi fokus penelitian dr. Ilmiawati, Ph.D. Sementara itu, dr. Rahmatini, M.Kes dan dr. Gestina Aliska aktif meneliti mengenai penggunaan antibiotika dan pola resistensinya. Penelitian tersebut telah dipublikasi di tingkat internasional (lihat profil staf).

3. Pengabdian Masyarakat

Untuk pelayanan konsultasi terapeutik di RS dr. M. Djamil dipercayakan kepada staf Farmakologi dan Terapeutik FK Unand dalam wadah SMF Farmakologi Klinik RS dr. M. Djamil Padang dan Instalasi Farmakologi Klinik.

Bagian Farmakologi aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat antara lain penyuluhan peresepan yang rasional untuk tenaga kesehatan dan penyuluhan terkait toksisitas polutan lingkungan. Pada tanggal 12 Oktober 2014 Bagian Farmakologi bekerja sama dengan Kantor Kecamatan Bungus Teluk Kabung mengadakan penyuluhan masyarakat yang bertajuk “Edukasi pemakaian plastik sebagai kemasan makanan dan minuman serta risikonya terhadap kesehatan” dengan narasumber dr. Ilmiawati,Ph.D dan dihadiri oleh pemuka masyarakat di Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

 

Staf Pengajar

  1. Dra. Erlina Rustam, MS, Apt (Ketua Bagian)
  2. dr. Rahmatini, M.Kes (Sekretaris Bagian)
  3. Dra. Elly Usman, MS, Apt
  4. DR. Yusticia Katar, Apt
  5. dr. Ilmiawati, Ph.D
  6. dr. Gestina Aliska (PPDS Farmakologi Klinik FKUI)
  7. dr. Rozi Abdullah (PPDS Farmakologi Klinik FKUI)
Read 251 times