Indonesian English
Berita

Berita (213)

Children categories

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017 (0)

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Tarumanegara Medical Competition (TMC) 2017 merupakan suatu acara perlombaan ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Grogol, Jakarta Barat. Kegiatan ini berada di dalam program kerja tahunan BEM FK Untar. Dan pada tahun ini merupakan ajang kegiatan tahunan yang kedua kali nya di gelar dimulai pada tanggal 2 Juni – 4 Juni tahun 2017 yang di buka langsung oleh Rektor Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan semangat berkompetisi dan jiwa sportivitas mahasiswa FK atau rumpun ilmu kesehatan (FKM, Farmasi, dan Keperawatan) di seluruh Indonesia, serta dapat menjadi wadah dalam menuangkan segala ide dan kreasi. Kompetisi ilmiah ini dibagi atas empat cabang lomba, yaitu tinjauan pustaka, poster ilmiah, poster publik, dan fotografi.

Kompetisi Ilmiah Tarumanegara Medical Competition 2017

Tema yang diangkat pada kegiatan TMC 2017 adalah: “The Climate Change: How it Affect Tropical Diseases” dan mendatangkan 5 sampai 10 tim finalis untuk tiap cabang lomba yang berasal dari beberapa Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas berhasil mengirimkan satu tim finalis untuk cabang lomba poster ilmiah, yakni Adila Hanna, Dessia Nuraulia Putri, dan Sakinah, semuanya terdiri dari angkatan 2014. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 2 Juni 2017 hingga 4 Juni 2017. Kedatangan finalis, pembukaan acara, serta technical meeting seluruh tim berlangsung pada tanggal 2 Juni 2017. Seminar nasional dan presentasi babak final diadakan pada tanggal 3 Juni 2017, dan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang serta makan bersama pada malam harinya. Keesokan harinya di tanggal 4 Juni 2017, para delegasi pulang ke daerah masing-masing.

 

 

 

Kegiatan utama dalam acara ini adalah presentasi finalis dari tiap cabang lomba, yang diadakan di Gedung Kuliah Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara. Kegiatan utama lainnya adalah Seminar Nasional yang bertemakan “Tropical Infection - We Know, We Treat, We Prevent”. Materi-materi dalam seminar ini dibawakan oleh Prof.Dr.Herdiman T.Pohan,Sp.PD,KPTI,DTMH, dr Teguh Sarry Hartono,Sp.MK, dr.Joyce Bratanata,Sp.PD, dr.Dollar,S.H,MH,MM, dr Erni J. Nelwan, Sp.PD-KPTI, dr.Wiyarni Pambudi,Sp.A,IBCLC.

Pada kompetisi kali ini, delegasi dari Universitas Andalas masih bisa sampai tahap finalis, belum berhasil menjadi pemenang. Masih diperlukan evaluasi dan persiapan yang lebih matang agar dapat memenangkan kompetisi ilmiah yang diadakan selanjutnya. Oleh karena itu, diharapkan para delegasi Unand dapat melatih calon delegasi berikutnya untuk persiapan perlombaan berikutnya.

untar 5

Dokumentasi : Edwin Destra

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

View items...
21 February 2018

Kuliah Umum Bersama Walikota Surabaya melalui Inovasi dan Pengembangan SDM

 

Padang (Unand) – Universitas Andalas berkesempatan menghadirkan Walikota Surabaya, Dr. (H.C), Ir. Tri Rismaharini, MT memberikan kuliah umum dihadapan ribuan civitas akademika Universitas Andalas pada Selasa (20/2) di Convention Hall Unand Kampus Limau Manis Pada.

Kuliah umum ini juga dihadiri oleh Walikota/Bupati se-Sumatera Barat, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Padang, alumni Unand serta undangan lainnya.

“Setelah sekian lama Unand akhirnya berkesempatan menghadirkan buk Risma. Kita semua tahu, Buk Risma merupakan salah satu Walikota perempuan di Indonesia yang memiliki prestasi ditingkat nasional dan internasional” ucap Rektor Unand, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA.

Pada kesempatan ini kita meminta Buk Risma untuk berbagi kita sukses beliau dalam membangun Kota Surabaya. Banyak penghargaan yang telah didapatkan seperti pada akhir tahun 2014, Surabaya menerima penghargaan internasional Future City versi Future Gov untuk Surabaya Single Window (SSW). Penghargaan ini diberikan untuk sistem pelayanan kemudahan izin investasi Kota Surabaya. Pada Februari 2015, Tri Rismaharini dinobatkan sebagai wali kota terbaik ketiga di dunia versi World City Mayors Foundation atas keberhasilannya dalam mengubah wajah Kota Surabaya dari yang kumuh penataannya menjadi kota yang lebih hijau dan tertata rapi. Penghargaan ini diberikan kepada Risma karena dianggap sebagai figur enerjik yang antusias mempromosikan kebijakan sosial, ekonomi dan lingkungan secara nasional maupun internasional serta dinilai berhasil memanfaatkan lahan mati dan menyulapnya menjadi taman kota. Risma juga dipuji karena keberaniannya menutup kawasan lokalisasi terbesar di Asia Tenggara yaitu Gang Dolly, serta respon cepatnya dalam menangani korban insiden AirAsia QZ8501.

Selain itu, pada Maret 2015, nama Tri Rismaharini masuk dalam jajaran 50 tokoh berpengaruh di dunia versi majalah Fortune bersama dengan tokoh-tokoh lain seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan tokoh lainnya. Risma dinilai berhasil melakukan banyak terobosan luar biasa di Surabaya tentang lingkungan, dan ia juga dinilai telah berhasil mengubah kota besar dengan jutaan penduduk yang sarat polusi, kemacetan, dan kekumuhan menjadi kota metropolitan yang tertata, kaya akan taman landscap dan ruang hijau lainnya. Risma juga dinilai berhasil mengubah banyak lahan pemakaman gersang menjadi ruang penyerapan air sehingga dapat menangkal banjir. Serta tentu banyak capaian lainnya yang telah di capai Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Buk Risma.

Untuk itu, saya mengajar kepada seluruh hadirin untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dari Buk Risma serta mengambil kesempatan ini untuk bertanya kiat sukses beliau membangun Kota Surabaya.

Sementara, Tris Rismaharini mengawali paparannya dengan menyampaikan bahwa menjadi pemimpin itu berat, karena saat awal dilantik kita tidak hanya berjanji kepada manusia, tetapi juga berjanji kepada Allah SWT. Itu harus pertanggungjawabakan dunia dan akhirat.

“Untuk apa membangun kota, jika  warga saya tidak menikmati hasil pembangunan yang dilakukan. Untuk itu peran serta warga saat dibutuhkan dalam mengawasi dan memberikan masukan terhadap pemerintahan”jelasnya.

Sebagai komitmen melayani masyarakat, Pemerintahan Kota (Pemko) Surabaya menyediakan layanan pengaduan yang diberi nama  Command Center Surabaya yang diperuntukan buat warga Surabaya untuk melaporkan persoalan yang terjadi di sekitar mereka seperti kebakaran, banjir, kecelakaan dan sebagainya. Layanan ini akan terintegrasi langsung dengan dinas yang bersangkutan dan akan direspon cepat selama 24 jam. 

Lebih lanjut ia menyebutkan, untuk memajukan sebuah kota diperlukan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Untuk itu, ia telah meng gratiskan sekolah dengan mengalokasikan biaya pendidikan hingga 30 %. Bagi siswa yang kurang mampu pemerintah juga menyediakan buku, seragam dan alat-alat tulis secara gratis. Pemko Surabaya telah memberikan 1.100 beasiswa bagi siswa yang kurang mampu.

Selain itu, untuk menunjang kualitas pendidikan Pemko telah mendirikan 1.400 Perpustakaan yang tersebar hingga ke RT dan RW, sekolah hingga ke Masjid dan Mushalla. Sehingga warga yang ingin belajar dan menyelesaikan tugas dapat di lakukan di Pustaka saja.

Pemko juga menyediakan rumah matematika dan rumah bahasa guna membantu siswa dan warga. Saat ini sudah ada 12 bahasa yang dipelajari di rumah bahasa yang hampir sebagian pengajarnya dari orang asing yang mengajar secara sukarela.

Banyak perubahan lainnya yang dilakukan seperti pengelolaan manajemen pemerintah berbasis daring, dan melaksanakan pembangunan Kota Surabaya yang anggaran dan pelaksanaan penggunaan anggarannya bisa diawasi oleh masyarakat serta beberapa kebijakan lainnya.

Ia menyebutkan kemajuan suatu daerah atau organisasi sangat ditentukan oleh pemimpin yang mampu membawa perubahan dan memiliki Inovasi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

Sumber : Humas Unand

Last modified on Wednesday, 21 February 2018 09:45
19 February 2018

Logo Dikti

Pemerintah Republik India menyampaikan pembaharuan tawaran program beasiswa/pelatihan ITEC Training Programme untuk Tahun Anggaran 2017/2018 di India melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. Kuota untuk setiap penawaran program dua (2) orang calon peserta per kegiatan.

Adapun biaya sehubungan dengan keikutsertaan pada program tersebut antara lain tiket internasional, biaya pelatihan, akomodasi dan uang saku akan ditanggung oleh Pemerintah India.


Berkas calon peserta yang berasal dari instansi dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dapat disampaikan paling lambat 19 Februari 2018 dengan memperhatikan persyaratan dan melampirkan kelengkapan sebagai berikut:

Daftar riwayat hidup dalam Bahasa Inggris
Formulir pencalonan rangkap (3) tiga diisi lengkap dan diketik rapi serta disetujui oleh pejabat yang berwenang dengan dilengkapi 3 buah foto berwarna ukuran 4×6 cm (latar belakang putih)
Medical report yang ditandatangani oleh dokter yang berwenang
Mampu berkomunikasi dan menulis dalam Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan hasil nilai tes TOEFL minimal 450
Secara pararel melakukan register dalam jaringan pada website India Technical and Economic Cooperation (ITEC) http://bit.ly/2lDes3G
Berkas lengkap disampaikan dalam bentuk hard copy kepada Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik, Kemenristekdikti, yang beralamat di Gedung II BPPT lantai 18, Jalan MH. Thamrin No. 8 Jakarta Pusat 10340 dan soft copy dalam bentuk pdf file disampaikan ke alamat surel This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. dengan subjek email “Pendaftaran ITEC 2017-2018”.


Sumber : http://bit.ly/2oeXQQf

Last modified on Monday, 19 February 2018 15:58
15 February 2018

Brevet Obgyn 2018

        Pada hari Rabu tanggal  14/ 02/ 2018, telah dilaksanakan penyerahan Surat Keterangan keahlian ( Brevet ) kepada 3 orang lulusan baru untuk profesi  Spesialis Obstetri dan Ginekologi  yaitu : dr. Tia Reza SpOG,dr. Roni Afriadi, dan dr Eko Apriandi di Aula FK Unand dimulai pada pukul  10.30 –Selesai. Brevet ini di hadiri oleh tokoh sesepuh Obgyn, Ketua FOGI sumbar,Wakil Dekan I,Staf pengajar Obgyn, KPS,Ketua Bagian, Keluarga Besar peserta Brevet, Kasubag Akademik, Dirut RS. Dr. M. Djamil Padang, Dinkes Provinsi Sumbar, serta tamu undangan lain nya.

      Kegiatan ini diawali dengan sambutan KPS Obgyn dr. Syahredi SpOG ( K ), dalam sambutan nya, dr. Syahredi sampaikan kalau peserta Brevet berhak di laksanakan Brevet kepada mereka setelah peserta ini di nyatakan lulus Ujian Nasional dari pusat dan kepada mereka layak diberikan surat keterangan keahlian ( Brevet) di bidang Spesialis Obgyn.

 

       Selanjutnya, Sambutan Ketua Bagian DR.dr.Yusrawati, Sp.OG ( K ) sang kandidat guru besar di bagian Obgyn menyampaikan kalau kalau proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik juga, bahkan bisa bersaing di kancah internasional sekalipun. DR Yusrawati himbau untuk jaga kode etik, janji dokter jangan salah dalam melakukan tindakan.

 

      Dalam lanjutan kata sambutan Ketua POGI Sumbar  dr. Firman Abdullah SpOG, dalam sambutan ketua POGI berpesan : jangan sekedar mengejar materi dalam profesi ini, tapi jaga kode etik, sumpah dokter. POGI usulkan ke KPS Obgyn untuk proses perekrutan diharapkan merekrut lulusan terbaik dengan seleksi yang ketat. Ketua POGI usulkan ke pusat untuk pelaksanaan Beban Kerja Dokter Spesialis ( BKDS) ke daerah  bisa di laksanakan kalau ada jaminan dari kepala daerah bersangkutan untuk melindungi profesi dokter spesialis yang ditempatkan  di daerah tidak ditunggangi dengan kepentingan politik kepartaian / faktor lain.

 

        Dilanjutkan dengan sambutan Wakil Dekan I DR.dr. Rika Susanti, Sp.F, dalam sambutan Dekan , DR. Rika sampaikan maaf Dekan, karena berhalangan hadir di Brevet kali ini, karena agenda rapat rutin ketua bagian  mesti dihadiri dan sudah di jadwalkan sebelumnya. Dalam pesan kali ini, Wadek I  sampaikan dokter harus kompeten dalam teori dan praktek, janji, kode etik dan serta perundang-undangan jadikanlah pedoman dalam menjalankan profesi.  Menjawab usulan ketua POGI, DR .Rika sampaikan untuk proses perekrutan calon dokter  spesialis sudah dilakukan dengan proses online dengan harapan akan terpilih kandidat yang bisa jadi harapan sesuai ketentuan .

Wakil Dekan I sampaikan maaf bagi untuk periode wisuda I ini kali ini, bagian Obgyn belum bisa melaksanakan wisuda terhadap mahasiswa nya yang sudah menamatkan studi nya. Hal ini terkait dengan sudah habis masa akreditasi nya Obgyn, pada Desember 2017 lalu dan baru bisa dilakukan wisuda setelah prodi mendapatkan Nilai Akreditasi kembali dari LAMPTKes. Hal ini mengacu kepada peraturan yang berlaku.

 

      Kegiatan selanjutnya, sambutan dari Andi Yuswadi, M.Kes selaku mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar sampaikan Angka Kematian Ibu (AKI) masih tinggi di Indonesia pada tahun 2017 sudah mencapai angka 4 ribuan lebih tercatat. Diharapkan dengan lulusan SpOG yang baru AKI tersebut bisa dikurangi dan di tekan semaksimal mungkin.

       Sebelum rangkaian Brevet ini di tutup, Dirut  RS.dr. M. Djamil Padang DR.dr. Yusirwan Yusuf, Sp.B SpBA ( K ) sampaikan profesi  ini bukan untuk materi semata, namun lebih kepada hal Ibadah dan amanah yang di pikulkan kepundak kita, yang mesti di jalankan dengan bijak dengan kutipan” dalam menjalani profesi “selalu ingat tuhan” .  Kegiatan ini ditutup dengan doa dan photo bersama.

 

Humas dan Multimedia FK Unand 2018

Pebriyantoson,SS

Last modified on Thursday, 15 February 2018 16:04
14 February 2018

Erasmus untuk Dosen

Padang (Unand) - Universitas Andalas melalui UPT Layanan Internasional bekerja sama dengan kantor Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam menyelenggarakan Diseminasi Program Erasmus+ yang merupakan pendanaan untuk kegiatan riset, community services, short course dan pengembangan kapasitas organisasi pada Selasa (13/2) di Ruang Sidang Senat Lantai 4 Kampus Limau Manis Padang.

Destriani Nugroho Manager Program Erasmus+ Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam mengatakan bahwa Uni eropa memiliki kemitraan dengan Indonesia dan Brunei Darussalam dalam pendidikan. Uni Eropa sangat mendukung pendidikan di Indonesia melalui program Erasmus+ dengan memberikan beasiswa untuk studi S2 dan S3 ke Eropa bagi para civitas akademik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

 

Sosialisasi ini adalah sosialisasi perdana Uni Eropa mempromosikan program Erasmus+ ke Sumatra Barat di Kampus Limau Manis Universitas Andalas. Selain itu, Universitas Andalas juga mengundang para akademisi dari universitas lain di Sumatra Barat. Pada kesempatan itu, hadir sekitar 160 peserta dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.

”Ini adalah sosialisasi pertama program Erasmus+ bagi Uni Eropa ke Sumbar di Universitas Andalas. Harapannya setelah kita sosialisasi ini para civitas akademik dapat membuat dan mengajukan proposal sebelum tenggat waktu yang diberikan,” ujarnya.

Destriani Nugroho Manager Program Erasmus+ Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam mengatakan bahwa Eropa memiliki penjaminan mutu pendidikan yang sangat bagus dan sangat ketat. Kualitas pendidikan dan pengembangan keterampilan di dunia Internasional itu sangat penting untuk melatih kemandirian seseorang. Sehingga penerima beasiswa dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia.

”Uni Eropa menyelenggarakan Erasmus+ meliputi bidang pendidikan, pelatihan, pemuda dan olahraga, yang didukung anggaran yang cukup besar. Erasmus+ memberikan dana beasiswa kepada penerimanya sejumlah 24.000 Euro per mahasiswa untuk program pendidikan satu tahun, dan 48.000 Euro per mahasiswa untuk program pendidikan dua tahun.

Uni Eropa berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui pemberian skema beasiswa untuk menempuh pendidikan di pusat-pusat pendidikan unggulan di seluruh Eropa. Beasiswa Erasmus+ menjangkau 140 program magister (S2) dan 42 program doktoral (S3). Bidang studi yang didanai mencakup berbagai bidang, seperti teknologi, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, bisnis, ilmu ekonomi, hukum, serta ilmu pengetahuan budaya dan sastra. 

 

Sumber : Humas Unand

 

12 February 2018

 

Wisuda Unand Sabtu 10 Februari 2018

Padang (Unand) - Universitas Andalas luluskan wisudawan sebanyak 610 lulusan Pascasarjana pada rapat wisuda I tahun 2018 di Gedung Auditorium Kampus Unand Limau Manis Padang (10/2).

“Lulusan Pascasarjana ini terdiri dari program Profesi, Spesialis (Sp), Magister (S2) dan Doktor (S3), kata Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Andalas Syafwardi, SE, MPd.

Ditambahkannya dari 610 wisudawan ini didominasi dari program kesehatan yaitu Fakultas Kedokteran dengan jumlah wisudawan 142 yang sebagian besar merupakan program profesi dokter sebanyak 49 wisudawan, Doktor Biomed 9 lulusan, Magister Kebidanan 22 lulusan,  Spesialis 20 lulusan, Magister Kesehatan Masyarakat 13 lulusan dan Magister Biomedik 29 lulusan.

“Selanjutnya berasal dari Fakultas Farmasi sebanyak 107 lulusan yang sebagian besar merupakan lulusan profesi Apoteker,” ungkapnya.

Selain itu Universitas Andalas juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaiknya yang berasal dari berbagai fakultas.

Disamping memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik kampus juga memberikan ucapan selamat secara langsung oleh pimpinan kepada mahasiswa asing yang melanjutkan pendidikannya di Universitas Andalas.

Ia juga menyampaikan untuk sabtu depan tepatnya tanggal 24 Februari pelaksanaan wisuda ini akan diikuti oleh mahasiswa program Diploma dan Sarjana.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dan berhak menyandang gelar Profesi, Spesialis, Magister dan Doctor sesuai aturan yang berlaku.

Ia berpesan kepada wisudawan untuk terus menuntut ilmu tanpa henti karena ini hanyalah batu loncatan untuk menuju kesuksesan selanjutnya.

Ia juga menyampaikan terutama mahasiswa lulusan doctoral untuk jangan berhenti melakukan riset karena riset atau penelitian pada umumnya menghasilkan inovasi dan inovasi akan sangat membantu bangsa ini terutama dalam pembangunan dan daya saing.

Dikatakanya Negara ini berada pada peringkat 87 berdasarkan laporan Global Innovation Index 2017 dan berada jauh dibawah Negara tetangga seperti Malaysia dan Singapure bahkan Vietnam.

Oleh karena itu, disampaikannya terutama bagi yang baru diwisuda ini akan menjadi tantangan dalam menghasilkan berbagai produk inovasi dan produk turunannya sehingga dapat meningkatkan nilai tambah, pertumbuhan ekonomi dan devisa Negara yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan serta kemakmuran masyarakatnya.

“Kunci dari perkembangan suatu bangsa adalah inovasi, kekayaan sumber daya alam dan kesuburan tanah tidaklah banyak membantu jika tidak dibarengi dengan karya-karya inovatif,”sebutnya.

Dalam upacara wisuda ini Wakil Gubernur Provinsi Sumatra Barat Drs. Nasrul Abit didampingi istrinya juga turut hadir menyaksikan prosesi wisuda putranya yang telah menyelesaikan program Magister Kenotariatan di Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Selain itu juga tampak Rektor Universitas Muhammad Yamin Solok yang juga dosen Universitas Andalas dan tamu undangan lainnya.

 

 

Sumber : Humas Unand

 

12 February 2018

Serah Terima Direksi RS Unand 2018

Padang (Unand) – Penandatangan dan serah terima teknis Direksi Rumah Sakit Universitas Andalas dari Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama Prof. dr. Rahmatina B, Herman Ph.D kepada Direktur Utama Rumah Sakit yang baru Dr.dr. Yevri Zulfikar, Sp.B, Sp.U disaksikan oleh Wakil Rektor II Prof. Dr. Syafrizal Sy, M. Si dan Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Wirsma Arif Harahap, SpB pada Jumat (9/2) di Ruang Seminar Rumah Sakit Universitas Andalas Padang. 

Setelah pelantikan Direksi Rumah Sakit Universitas Andalas pada 6 Februari lalu di Convention Hall dilantik secara resmi oleh Rektor Universitas Andalas Prof. Tafdil Husni, SE, MBA yaitu Dr.dr. Yevri Zulfiqar, Sp.B-Sp.U sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Andalas, Dr.dr. Arina Widya Murni, SpPD-KPsi, Finasim sebagai Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Unand, Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc sebagai Direktur Umum dan Sumber Daya Rumah Sakit Unand.

Pada hari ini telah dilaksanakan penandatangan dan serah terima teknis Direksi Rumah Sakit Universitas Andalas.

Prof. dr. Rahmatina B, Herman Ph.D mengucapkan terima kasih banyak kepada civitas akademika Unand khususnya Pegawai Rumah Sakit Universitas Andalas yang telah bekerja keras bersama-sama mempersiapkan dari sebelum operasional sampai diresmikan Rumah Sakit ini pada 4 November lalu.

Prof. dr. Rahmatina B, Herman Ph.D juga mengucapkan mohon maaf atas segala kekurangan selama dalam menjalankan tugas ini. Semoga bisa dilanjutkan oleh Direksi Rumah Sakit Unand yang baru.

”Saya berharap pada Direksi Rumah Sakit yang baru agar memaksimalkan dalam pengoperasionalkan Rumah Sakit ini. Sejak diresmikan, Rumah Sakit Unand baru mengoperasikan 100 dari 200 tempat tidur yang  tersedia,” ujarnya.

Dengan sudah terbentuknya struktur organisasi Rumah Sakit ini, maka kita bisa berperan di tingkat nasional,” tambahnya.

Dr.dr. Yevri Zulfikar, Sp.B, Sp.U mengatakan bahwa berkomitmen untuk menjadikan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai rumah sakit pelayanan yang disenangi masyarakat dengan kualitas terbaik.

Sementara itu, Wakil Rektor II Prof. Dr. Syafrizal Sy. berharap kepada direksi yang baru agar dapat menjadikan rumah sakit ini sebagai rumah sakit recommended bagi masyarakat. 

“Kami meminta kepada Direksi Rumah Sakit Universitas Andalas untuk membuat suatu perbedaan antara rumah sakit ini dengan rumah sakit lainnya. Sehingga membuat masyarakat terkesan untuk berobat ke sini,” ungkapnya.

Ditambahkannya Insha Allah dengan niat bersama-sama dari pimpinan yang baru dapat mewujudkan visi-misi Rumah Sakit Universitas Andalas untuk kedjajaan bangsa yang dapat memberikan kepuasan, pelayanan yang sangat baik serta ditunjang dengan fasilitas kesehatan yang memadai untuk masyarakat.

 

 

Sumber : Humas Unand

Last modified on Monday, 12 February 2018 14:33
12 February 2018

Kuliah Umum Ir. Arcandra Tahar M

             Pada hari Sabtu / 10 Februari 2018 pada pukul 09.00 WIB – Selesai , FK Unand gelar kuliah umum oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ir. Arcandra Tahar, M.Sc, PhD di aula FK Unand dengan dihadiri oleh Rektor, Dirut RS Unand, Dekan FK Unand, Wakil Dekan FK Unand, Kabag TU FK Unand, Kasubag FK Unand, unsur tenaga kependidikan FK, Mahasiswa dan civitas akademika FK Unand.

           Kegiatan kuliah Umum di awali dengan pembacaan ayat suci Alqur'an, lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan Dekan FK Unand DR.dr. Wirsma Arif Harahap,Sp.B ( K )Onk. Dalam sambutan Dekan FK Unand kali ini, menyampaikan diharapkan dengan kuliah umum ini, bisa memberikan motivasi kepada seluruh mahasiswa dan tenaga kependidikan dalam rangka mengikuti jejak sukses dan semangat kerja beliau. Kehadiran Wamen di undang secara Khusus oleh FK Unand dalam rangka memberikan motivasi kepada mahasiswa, agar bisa mengikuti jejak sukses Wamen ESDM ini yang kebetulan merupakan putra Minang, berfikiran terbuka dan  global.

 

         Selanjutnya, dilanjutkan dengan kuliah umum dari Wamen ESDM Ir. Arcandra Tahar, M.Sc, PhD dengan tema “ Human Capital”. Dalam kuliah umum nya, Wamen ESDM  sampaikan  “ dimana masa sekarang jangan terlalu mudah send dan share “ informasi apalagi berprasangka buruk dan memberikan justifikasi penilaian negatif terhadap sesuatu di luar pengetahuan dan kompetensi kita.

 

        Dimasa sekarang, kita bukan lagi menganut sistem Human Resources sebagai pekerja yang di perkerjakan, tapi pekerja yang mampu berinovasi  mampu menciptakan pemikiran hebat untuk kemajuan sebuah sistem. Kompetensi yang dimiliki manusia adalah  Knowledge, Skill,  dan Experiences. Kalau tidak punya ketiga unsur ini berarti bukan kompeten. Dengan modal ketiga unsur ini manusia bisa menilai sesuatu secara bijak. Orang yang beruntung adalah orang yang menjadikan hari ini lebih baik dari hari kemaren dan mari menjadi orang bermanfaat bagi seluruh umat di muka bumi ini.

 

 Dilanjutkan sesi tanya jawab, terkait geothermal, dan isu pemerintahan terkini dengan beberapa penanya dari 6 orang dokter muda dan mahasiswa.

             Sebelum  Kuliah Umum ini berakhir Dekan FK Unand menyerahkan cendramata dan foto bersama dengan Wamen bersama segenap civitas akademika yang hadir pada hari tersebut.

 

Sumber : Humas FK Dan tim Terkait Kuliah Umum 2018

Last modified on Monday, 12 February 2018 15:39
09 February 2018

 

Pengabdian Masyarakat Kardio VAskular 2018

Dalam rangka HPN ( Hari Pers Nasional tahun 2018 yang di adakan di Padang, Sumatera Barat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar bekerjasama dengan bagian Kardiologi dan kedokteran Vaskular FK Unand dan RS dr. M. Djamil  Padang, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) cabang SUmatera Barat mengadakan Pengabdian masyarakat dengan tema " Skrinning Penyakit Jantung Koroner" yang di adakan pada tanggal 7- 9 Februari 2018 bertempat di pelataran gedung persatuan Wartawan Indonesia (PWI) cabang Sumatera Barat dan di awali dengan pelepasan oleh Dekan FK Unand DR.dr. Wirsma Arif HArahap,Sp.B (K) Onk di halaman Gedung Dekanat  FK Unand.

 

Rangkaian acara Skrinning Penyakit Jantung Koroner ini berupa pemeriksaan darah ( kolesterol dan gula darah), pemeriksaan rekam jantung dan pembuluh darah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit jantung koroner.

Pelepasan Simbolik oleh Dekan

Kegiatan pengabdian masyarakat ini didukung oleh partisipasi dari dokter spesialis bagian jantung dan pembuluh darah, dokter  muda dan perawat dari bagian Kardiologi dan bagian Kardiovaskular RS. dr M.Djamil Padang. Kegiatan ini tidak hanya di ikuti oleh kalangan pers saja, namun, juga terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Terlihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi terhadap acara ini, dengan ditandai dengan jumlah peserta yang sudah mencapai lebih dari 1000 orang peserta pada hari ketiga.

 

Diharapkan kegiatan seperti dapat terlaksana secara rutin bukan karena terkait event saja, sebagai bentuk kepedulian dari bagian Kardiovaskular terkait pencegahan khususnya penyakit jantung dan pembuluh darah sebagaimana pengamalan dari TRI Dharma Perguruan Tinggi.

 

 

Humas Dan Multimedia FK Unand 2018

 

Last modified on Monday, 12 February 2018 14:49